Terupdate

Tinjau Lokasi Terdampak Bencana Pasca Hujan Deras, Bupati Gencarkan Upaya Penanganan Pasca Banjir dan Normalisasi Sungai

412
×

Tinjau Lokasi Terdampak Bencana Pasca Hujan Deras, Bupati Gencarkan Upaya Penanganan Pasca Banjir dan Normalisasi Sungai

Sebarkan artikel ini

Pesawaran, SniperNew.id — 28 Feb­ru­ari 2025 – Bupati Pesawaran Den­di Ramad­hona, bersama jajaran pemer­in­tah daer­ah dan dinas terkait menin­jau lang­sung lokasi ter­dampak ben­cana ban­jir dan tanah long­sor di beber­a­pa desa di Keca­matan Teluk Pan­dan pada Jumat (28/2/2025).

Desa Suka­jaya Lem­pas­ing men­ja­di tujuan awal pen­in­jauan Bupati untuk meli­hat kon­disi tanah long­sor yang menut­up akses jalan dekat Sim­pang Pan­tai Mutun. Pen­in­jauan berlan­jut ke beber­a­pa titik long­sor di Desa Muncak ser­ta ali­ran sun­gai yang men­gala­mi pen­dan­gkalan sehing­ga men­ja­di penye­bab ban­jir.

Kegiatan pen­in­jauan terse­but dilakukan pas­ca hujan den­gan inten­si­tas ting­gi kem­bali meng­guyur seba­gian besar wilayah di Provin­si Lam­pung pada Kamis, (27/2) kemarin. Aki­bat­nya sejum­lah kerusakan infra­struk­tur, pemuki­man, ser­ta akses war­ga ter­ham­bat di beber­a­pa keca­matan, yaitu Gedong Tataan, Teluk Pan­dan, dan Negeri Katon.

  Peringati HUT ke-79 RI, Gelar Upacara Bendera di Lapangan SMK NEGERI 01 Tanjung lubuk

Bupati Den­di Ramad­hona men­je­laskan bah­wa curah hujan ting­gi dan ali­ran air dari gunung yang ter­lalu deras telah menye­babkan daya dukung tanah menu­run, men­gak­i­batkan long­sor dan ban­jir di berba­gai lokasi, ter­ma­suk Hanu­ra, Suka­jaya Lem­pas­ing, Mutun, dan Gedong Tataan.

Selain itu, pola hidup masyarakat yang masih mem­buang sam­pah sem­barangan di ali­ran sun­gai juga dap­at men­ja­di penye­bab ter­jadinya sed­i­men­tasi dan penyum­bat­an ali­ran air.

Untuk itu, Bupati juga meny­oroti pent­ingnya nor­mal­isasi sun­gai untuk men­gatasi pen­dan­gkalan yang dap­at mem­per­parah ban­jir. Selain itu, ia mengim­bau masyarakat untuk tidak mem­buang sam­pah sem­barangan agar tidak ter­ja­di penyum­bat­an ali­ran air.

Seba­gai langkah awal penan­ganan pas­ca ban­jir, sejum­lah alat berat pun ditu­runk­an untuk mem­ber­sihkan sisa long­so­ran tanah dan pohon tum­bang, ser­ta mengeruk sun­gai yang men­gala­mi pen­dan­gkalan.

“Pemer­in­tah daer­ah bersama TNI, Pol­ri, keca­matan, desa, dan Dinas PUPR Kabu­pat­en Pesawaran beru­paya mem­per­cepat penan­ganan pas­ca-ban­jir. Ban­tu­an dari Pemer­in­tah Provin­si Lam­pung di bawah ara­han Guber­nur Rah­mat Mirzani Djausal turut men­dukung upaya ini den­gan menu­runk­an alat berat untuk mem­per­cepat pros­es nor­mal­isasi dan pem­ber­si­han wilayah ter­dampak,” ujar Bupati Den­di.

  Buka Rakerda PPNI PLH Sekda Sukabumi, Bersinergi Sehatkan Negeri

Berdasarkan data Pusat Pen­gen­dalian Operasi Penang­gu­lan­gan Ben­cana (Pus­dalops) BPBD Pesawaran, ting­gi genan­gan air bervari­asi antara 30 hing­ga 100 cm. Ada­pun beber­a­pa wilayah lain yang ter­dampak meliputi Keca­matan Gedong Tataan, di mana Desa Bage­len men­gala­mi ban­jir yang mengge­nan­gi Jalan Ahmad Yani sehing­ga sem­pat menye­babkan kemac­etan pan­jang. Selain itu, sebanyak 400 rumah ter­dampak dan beber­a­pa kolam ikan jebol.

Selain itu, ban­jir juga menim­pa 3 Dusun di Desa Kutoar­jo, yakni Dusun 1, Dusun 2, dan Dusun 3 . Di Desa Karang Anyar, dua unit seko­lah, satu bal­ai desa, dan 345 rumah ter­dampak. Semen­tara itu, di Desa Gedong Tataan ter­catat 26 rumah ter­dampak, dan di Desa Sukara­ja, sebanyak 21 rumah, tujuh kolam ikan, ser­ta 2,5 hek­tare sawah terke­na dampak ban­jir. Desa Bogore­jo juga men­gala­mi abrasi di area pemaka­man umum aki­bat lua­pan dari Sun­gai Way Sebatin ser­ta satu kolam ikan yang rusak.

  Satgas Preventif Polres Muara Enim Gelar Patroli Malam, Pastikan Situasi Aman di Tengah Pilkada Serentak

Atas keja­di­an itu, Pemer­in­tah Kabu­pat­en Pesawaran melalui Ket­ua TP PKK Kabu­pat­en Pesawaran Nan­da Indi­ra, Asis­ten Pemer­in­ta­han dan Kesra, ser­ta dinas terkait, turut melakukan pen­in­jauan di lokasi ben­cana.

Pemer­in­tah Kabu­pat­en Pesawaran juga turut meny­er­ahkan ban­tu­an bahan pokok beru­pa beras, paket sem­bako, minyak, mie, air min­er­al, ser­ta beras untuk masyarakat ter­dampak. Ket­ua TP PKK Kabu­pat­en Pesawaran Nan­da Indi­ra, turut menyam­paikan bela sungkawa atas musi­bah ini. Masyarakat Kabu­pat­en Pesawaran juga diim­bau untuk tetap was­pa­da mengin­gat kon­disi cua­ca ekstrem yang masih mungkin bisa ter­ja­di, teruta­ma di daer­ah-daer­ah rawan ben­cana.

Jika ter­ja­di ben­cana yang mem­bu­tuhkan penan­ganan mende­sak masyarakat juga dim­inta untuk segera mela­por melalui call cen­ter BPBD Kabu­pat­en Pesawaran di Telepon/WhatsApp: +62 811–716-552.

“Segera laporkan kepa­da Dinas terkait jika memang ter­ja­di ben­cana yang mem­bu­tuhkan penan­ganan mende­sak. Mudah-muda­han kita selalu diberikan kese­hatan, dan dijauhkan dari segala musi­bah,” ujarnya.(yusron)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *