Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Terupdate

Sub Satgas Gakkum Ilegal Drilling dan Illegal Refinery Musi Banyuasin Langsung Bertindak, Tutup 93 Sumur

798
×

Sub Satgas Gakkum Ilegal Drilling dan Illegal Refinery Musi Banyuasin Langsung Bertindak, Tutup 93 Sumur

Sebarkan artikel ini

Palembang,Snipernew.id- Sat­gas penang­gu­lan­gan Ille­gal Drilling dan Ille­gal Refin­ery provin­si Sum­sel tan­cap gas. Salah satu Wak­il Ket­ua Sat­gas Penang­gu­lan­gan Ille­gal Drilling dan Ille­gal Refin­ery diprovin­si Sumat­era Sela­tan, Irjen Pol A Rach­mad Wibowo SIK lang­sung memer­in­tahkan sub­sat­gas pene­gakan hukum bertin­dak dan action di lapan­gan.

Sub­sat­gas Gakkum dari Pol­res Musi Banyuasin mem­bongkar ille­gal drilling dan ille­gal refin­ery, sete­lah Surat Kepu­tu­san (SK) Nomor 510 ditan­datan­gani Pj Gube­nur Sum­sel Elen Setia­di selaku Kasat­gas, Rabu (30/7/2024).

Irjen Pol A Rach­mad Wibowo SIK yang juga Kapol­da Sum­sel, berg­er­ak cepat melakukan kon­sol­i­dasi inter­nal di lingkup Pol­da Sum­sel dan jajaran­nya memas­tikan tugas tiap-tiap Sub­sat­gas dap­at dilak­sanakan dan diim­ple­men­tasikan secepat­nya di lapan­gan.

  Azan Magrib Bergema di Masjid Al Munawwarah Pascabanjir

”Alham­dulil­lah sete­lah melalui pros­es dan koor­di­nasi yang sol­id, usu­lan dari Pol­da Sum­sel untuk pem­ben­tukan Sat­gas dis­e­tu­jui dan SK Guber­nur sudah ditan­datan­gani Rabu kemarin. Harus segera kita tin­dak­lan­ju­ti di lapan­gan,” tegas Rach­mad, Kamis (1/8).

Dalam SK dirin­cikan, Sat­gas terba­gi dalam 4 Sub­sat­gas. Yakni, pre­emtif, pre­ven­tif, pene­gakan hukum dan reha­bil­i­tasi. Guber­nur Sum­sel seba­gai Ket­ua Sat­gas.

Usai mener­i­ma ara­han, Kapol­res Muba AKBP Lis­tiy­ono Dwi Nugro­ho SIK MH, meng­gan­deng Pemkab Muba, Kamis, 1/8/2024) lang­sung berg­er­ak menut­up sumur-sumur minyak ile­gal di Dusun V Parung, Desa Sri­gu­nung, Keca­matan Sun­gai Lilin.

Tim juga menger­ahkan alat berat beru­pa exca­va­tor untuk mem­bongkar sejum­lah titik sumur minyak ile­gal yang ada.

“Penu­tu­pan sumur ini meru­pakan langkah ter­akhir yang diam­bil dan pen­ert­iban ini akan ber­jalan terus. Sebelum­nya kami sudah melakukan penyekatan dan mem­berikan imbauan agar dilakukan pem­bongkaran mandiri,” tegas man­tan Kapol­res Okus terse­but.

  Parkir Liar Warnai Pergantian Tahun Baru Medan

Dikatakan Lis­tiy­ono, seba­gian besar atau sebanyak 95 lubang sumur minyak ile­gal sudah dibongkar secara mandiri oleh pemi­liknya. Namun masih ada 27 lubang sumur lagi yang belum dibongkar.

“Kare­na lokasinya tidak memu­ngkinkan untuk pem­bongkaran mandiri, den­gan alasan kea­manan maka hari ini (Kamis, 1/8), dilakukan pem­bongkaran oleh tim gabun­gan,” terang Listy­ono, kelahi­ran Pati, Jawa Ten­gah.

Pem­bongkaran dilakukan demi kese­la­matan dan kea­manan masyarakat, juga untuk men­ja­ga kawasan dari kerusakan sek­i­tar aktiv­i­tas ile­gal terse­but.

Sete­lah dibongkar secara man­u­al ataupun alat berat, sumur-sumur ile­gal terse­but benar-benar ditut­up agar tidak dap­at diper­gu­nakan lagi.

Lis­tiy­ono berharap bah­wa sete­lah dilakukan pem­bongkaran skala besar oleh tim gabun­gan ini, tidak ada lagi aktiv­i­tas pengeb­o­ran minyak ile­gal di lokasi terse­but.

“Saya minta untuk tidak ada lagi masyarakat yang men­ja­di kor­ban dan rusaknya lingkun­gan aki­bat kegiatan ini,” hara­p­nya.

  Air Mata Perantau Saat Aceh Tamiang Tenggelam

Sebab, aktiv­i­tas pengeb­o­ran minyak ile­gal atau ille­gal drilling di wilayah terse­but telah menim­bulkan berba­gai masalah. Mulai dari pence­maran lingkun­gan, hing­ga anca­man kese­la­matan bagi masyarakat sek­i­tar dan keru­gian negara yang san­gat banyak.

“Den­gan penu­tu­pan sumur-sumur ile­gal ini dihara­p­kan dap­at men­gu­ran­gi risiko-risiko terse­but, dan memulihkan kea­manan dan ketert­iban didesa Sri­gu­nung ini,” tan­das­nya.

Dirinya meneruskan him­bauan Wakasat­gas bagi masyarakat yang masih main ille­gal drilling atau ille­gal refin­ery, agar mening­galkan kegiatan­nya itu beral­ih pro­fe­si lain yang legal seba­gai sum­ber penghidu­pan.

“Kami bersama tim Sat­gas kabu­pat­en Musi Banyuasin akan terus mem­ban­gun komu­nikasi secara inten­sif, pemer­in­tah daer­ah den­gan masyarakat untuk mem­berikan solusi bagi masyarakat kita,” tutup­nya.

Dike­tahui, aki­bat kegiatan ile­gal ini di peri­ode Juni-Juli 2024 saja,5 orang harus mere­gang nyawa di desa Sri­gu­nung, Keca­matan Sun­gai Lilin, Muba. Den­gan jum­lah keru­gian negara men­ca­pai Rp 4,8 tril­i­un.(Fir­daus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *