Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Terupdate

Kapolda Sumsel: Satgas Penanganan Illegal Drilling dan Illegal Refinery Libatkan 50 Satuan Kerja

237
×

Kapolda Sumsel: Satgas Penanganan Illegal Drilling dan Illegal Refinery Libatkan 50 Satuan Kerja

Sebarkan artikel ini

Palem­bang, SniperNew.id — Kapol­da Sum­sel Irjen A Rach­mad Wibowo mengge­lar kon­fer­en­si pers usai rap­at bersama Forkopim­da dan stake hold­er terkait dikan­tor Guber­nur Sum­sel, men­sikapi maraknya akti­fi­tas ile­gal dibeber­a­pa wilayah di Sumat­era Sela­tan, Rabu (24/7/2024).

Kapol­da men­gatakan rap­at yang dip­impin Guber­nur Sum­sel Elen Setiya­di telah meng­hasilkan poin pent­ing men­sikapi akti­fi­tas ile­gal yang ter­ja­di dibeber­a­pa wilayah. Dise­butkan­nya forum rap­at telah menyetu­jui pem­ben­tukan Sat­gas Penang­gu­lan­gan Ile­gal Drilling dan Ille­gal Refin­ery.

“Sesuai den­gan petun­juk ara­han Bapak Guber­nur saat audi­ens Senin kemarin, Sat­gas Ille­gal Drilling dan Ille­gal Refin­ery yang meli­batkan 50 sat­u­an ker­ja ini kita ran­cang men­ja­di empat Sub­sat­gas,” ujarnya.

  Kunjungan Kajari Pasaman Sobeng Suradal SH,MH, Pembangunan Musholla Al Barokah, Kabun Daliak  Nagari Aia Manggih Utara

Kapol­da menye­butkan pem­ben­tukan Sat­gas men­ja­di empat Sub­sat­gas untuk memak­si­malkan penan­ganan dila­pan­gan.

“Sub­sat­gas per­ta­ma adalah sub­sat­gas pre-emp­tive. Ini terkait den­gan kegiatan-kegiatan mit­i­gasi beru­pa sosial­isasi, juga meman­faatkan media kepa­da masyarakat, kalayak ramai, baik yang bek­er­ja di hulu maupun yang dihilir, bah­wa pemer­in­tah daer­ah bersama stake­hold­er sudah lain­nya mem­ben­tuk Sat­gas. Oleh kare­na itu, mulai dari sekarang, hara­pan­nya bagi indi­vidu yang melak­sanakan kegiatan ille­gal drilling maupun ille­gal refin­ery dari hulu sam­pai kehilir ini sudah bersi­ap untuk men­cari pro­fe­si yang lain,” ungkap­nya.

“Sub­sat­gas ked­ua adalah sub­sat­gas pre­ven­tif atau pence­ga­han. Baik pre-emp­tive pre­ven­tive pene­gakan hukum maupun reha­bil­i­tasi, selu­ruh­nya ter­diri dari instan­si pemer­in­tah, TNI, Pol­ri, juga didukung dari Kejak­saan Pen­gadi­lan ser­ta dari SKK Migas dan Per­t­a­m­i­na,” lan­jut­nya.

Kapol­da men­gatakan Sat­gas pre­ven­tif akan mengede­pankan pence­ga­han hing­ga ke camat, ke desa, ke tokoh-tokoh masyarakat dan semua ele­men masyarakat sesuai ara­han Guber­nur. Pemer­in­tah juga akan mem­ban­gun pos-pos, por­tal-por­tal, memasang CCTV, meningkatkan patroli, meningkatkan razia dan sesuai ara­han Guber­nur akan meli­batkan instan­si terkait untuk pen­gelo­laan barang berba­haya terse­but.

  Polisi Ungkap Kasus Pembunuhan Korban Perempuan Berbaju Futsal

Kare­na menyangkut barang yang mudah meledak dan mence­mari lingkun­gan, Kapol­da men­gatakan penan­ganan­nya harus dilakukan secara khusus baik oleh Per­t­a­m­i­na, Rum­basan dan SKK Migas.

“Sub­sat­gas keem­pat adalah sub­sat­gas reha­bil­i­tasi ter­hadap lingkun­gan dan masyarakat. Untuk kerusakan lingkun­gan ada SKK Migas, Dinas Lingkun­gan Hidup, Dinas Per­tan­ian diban­tu oleh TNI-Pol­ri melakukan reboisasi, rekla­masi, menghin­dark­an pence­maran lingkun­gan ser­ta reha­bil­i­tasi ter­hadap fisik dan psikis masyarakat yang ter­dampak dari akti­fi­tas ille­gal ini. Mungkin kare­na mere­ka (masyarakat) hidup diarea yang tidak sehat yang tan­pa mere­ka sadari. Ini bagian­nya Dinas Kese­hatan yang akan turun dan mem­berikan trau­ma heal­ing terkait kon­disi
psikologinya,” paparnya.

  Berlangsung Hikmat, Desa Sukaraja Adakan Pengajian Akbar

Man­tan Kapol­da Jam­bi terse­but men­gu­raikan, tidak semua Sat­gas dan Sub­sat­gas akan bek­er­ja secara sekali­gus, namun akan dil­i­hat skala pri­or­i­tas­nya.

“Untuk Sub­sat­gas pene­gakan hukum, teman-teman media faham apa yang sudah dilakukan oleh Pol­ri sela­ma ini. Kita melakukan penangka­pan, kita juga melakukan pem­bongkaran ser­ta pene­gakan hukum bagi para pelaku,” tan­das­nya.

Semen­tara Pj Guber­nur Sum­sel Elen Setiya­di men­gatakan Sat­gas dari semua unsur akan melakukan penan­ganan ter­hadap kegiatan Ille­gal Drilling dan Ille­gal Regin­ery yang secara nya­ta telah menim­bulkan dampak yang luas, kor­ban jiwa masyarakat dan kerusakan lingkun­gan ser­ta eko­sis­tem­nya.

“San­gat kom­pre­hen­sif, sehing­ga per­lu meli­batkan banyak instan­si. Tidak hanya aspek pene­gakan hukum­nya saja, tetapi yang pal­ing kita pent­ingkan adalah penan­ganan aspek sosial dan dampaknya dimasyarakat. Ini harus dihen­tikan,” ujarnya.  (Fir­daus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *