Berita Peristiwa

Winarno Penganiaya Ibu di Pringsewu Dibawa Ke RSJ

220
×

Winarno Penganiaya Ibu di Pringsewu Dibawa Ke RSJ

Sebarkan artikel ini

Pringsewu, SniperNew.id - Winarno (38), pria asal Kabu­pat­en Pringsewu, Lam­pung, yang men­ga­ni­aya ibu kan­dungnya, Sumarni (64), secara bru­tal, diduga men­gala­mi gang­guan keji­waan. Hing­ga kini, polisi belum dap­at mem­inta keteran­gan dari ter­sang­ka.

Kapol­res Pringsewu, AKBP. Ben­ny Prasetya, melalui Kapolsek Suko­har­jo Iptu Riya­di, meny­atakan bah­wa pihaknya belum bisa men­dala­mi motif peri­s­ti­wa ini kare­na Winarno masih belum bisa dia­jak berko­mu­nikasi den­gan baik untuk dilakukan pemerik­saan.

  Meja-Kursi Multifungsi untuk Sekolah, Rumah, dan Usaha Kuliner Siap Dipesan

“Untuk hasil intero­gasi memang belum bisa diam­bil keteran­gan, mengin­gat kon­disinya yang diduga men­gala­mi gang­guan jiwa, seti­ap ditanya pelaku tidak men­jawab,” kata Kapolsek Suko­har­jo pada Kamis (6/6/2024).

Riya­di men­je­laskan bah­wa penyidik Unit Reskrim Polsek Suko­har­jo telah mem­bawa Winarno ke Rumah Sak­it Jiwa (RSJ) Lam­pung pada siang ini untuk men­jalani pemerik­saan keji­waan.

“Kami sudah berko­or­di­nasi den­gan dok­ter keji­waan untuk melakukan pemerik­saan ter­hadap pelaku pem­ba­cokan ini,” ujarnya.

  Mantap!, Proyek Dinas PU Bagun Ruas Jalan Banyumas - Margosari Patut Dicontoh

Riya­di meny­atakan bah­wa aksi pen­ga­ni­ayaan terse­but dilakukan di rumah kor­ban di Pekon Warin­gin­sari Timur, Keca­matan Adiluwih, Kabu­pat­en Pringsewu pada Rabu sore (5/6) sek­i­tar pukul 17.30 WIB. Pelaku men­ga­ni­aya ibun­ya secara bru­tal meng­gu­nakan sebi­lah golok.

Aki­bat pen­ga­ni­ayaan ini, Sumarni men­gala­mi luka bacok dan say­at di enam bagian tubuh­nya, den­gan luka pal­ing parah di bagian belakang kepala dan leher. Saat ini, Sumarni sedang men­jalani per­awatan inten­sif di Rumah Sak­it Az-Zahra Kalire­jo, Lam­pung Ten­gah.

  Masyarakat Merasa Kecewa, Diduga Salah Satu Dokter Rumah Sakit GMC Gedung Tataan Malparek

“Semen­tara itu, Winarno yang juga men­gala­mi luka robek di bagian kepala, leher, dan dagu aki­bat upaya bunuh diri, sem­pat men­jalani per­awatan di Puskesmas Suko­har­jo,” ungkap­nya.

Riya­di juga meny­atakan bah­wa dua sen­ja­ta tajam, yaitu golok dan pisau, yang digu­nakan untuk men­ga­ni­aya kor­ban dan upaya bunuh diri, telah disi­ta dan dijadikan barang buk­ti.

Kapolsek menam­bahkan bah­wa, menu­rut keteran­gan pihak kelu­ar­ga, pada tahun 2005, Winarno sem­pat berusa­ha mem­bakar rumah orang tuanya dan per­nah men­jalani per­awatan di Rumah Sak­it Jiwa Lam­pung. (Ahmad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *