Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Daerah

Warisan Perjuangan Pemimpin Sulut Dikenang, Gubernur Yulius: Ini Amanah Generasi Kini

276
×

Warisan Perjuangan Pemimpin Sulut Dikenang, Gubernur Yulius: Ini Amanah Generasi Kini

Sebarkan artikel ini

Mina­hasa, Snipernew.id –Suasana haru menye­limu­ti Taman Makam man­tan Guber­nur Sulawe­si Utara Drs. Adolf J. Son­dakh di Taman Buk­it Kasih Kanonang dan dilan­jutkan di makam Dr. Sinyo Har­ry Sarun­da­jang (SHS) di Tom­pa­so, Mina­hasa, Senin (22/9/2025).

Rangka­ian peringatan HUT ke-61 Provin­si Sulawe­si Utara itu diawali den­gan ziarah dan tabur bun­ga yang dip­impin lang­sung oleh Guber­nur Sulut, May­jen TNI (Purn) Yulius Sel­vanus SE.
Didampin­gi Wak­il Bupati Mina­hasa Van­da Sarun­da­jang SS, jajaran Pemer­in­tah Provin­si Sulut, ser­ta unsur Pemkab Mina­hasa, upacara berlang­sung khid­mat. Rangka­ian pros­esi dim­u­lai den­gan peng­hor­matan dan doa bersama, lalu dilan­jutkan den­gan tabur bun­ga di pusara para tokoh pem­ban­gu­nan daer­ah.

  Ribuan ASN PPPK Bandung Antre Ambil SK di Balai Kota

Dalam sambu­tan­nya, Guber­nur Yulius mene­gaskan bah­wa momen ziarah ini bukan sekadar agen­da ser­e­moni, tetapi sebuah per­jalanan batin untuk kem­bali mengin­gat jasa para pen­dahu­lu. “Apa yang kita nikmati hari ini adalah buah dari per­juan­gan dan pen­gor­banan para pemimpin sebelum­nya. Tugas kita adalah men­ja­ga dan melan­jutkan warisan per­juan­gan ini demi gen­erasi men­datang,”

Rasa haru begi­tu terasa saat bun­ga ditaburkan., ziarah ini adalah pengin­gat nya­ta bah­wa kema­juan Sulut hari ini tidak lahir dari ruang kosong. Ada darah, keringat, dan air mata yang telah ditumpahkan oleh para pemimpin daer­ah ter­dahu­lu.

  Satu Muharram di Ambarawa Timur: Harmoni Tradisi, Religi, dan Budaya dalam Suran dan Wayangan

Van­da Sarun­da­jang, yang juga putri almarhum SHS, tam­pak mena­han haru saat menyam­paikan uca­pan ter­i­ma kasih atas peng­hor­matan yang diberikan. “Ayah kami selalu per­caya bah­wa Sulawe­si Utara memi­li­ki keku­atan besar jika raky­at­nya bersatu. Seman­gat itu harus terus dija­ga,” ungkap­nya.

Momen keber­samaan antara pemer­in­tah, masyarakat, dan kelu­ar­ga besar tokoh Sulut dalam upacara ini men­ja­di sim­bol tekad bersama. Tidak hanya men­ge­nang, tetapi juga mem­ban­gun seman­gat baru agar per­juan­gan tidak berhen­ti di masa lalu, melainkan hidup dalam langkah-langkah pem­ban­gu­nan ke depan.

  Tim Oranye Selesaikan Tugas Bersihkan Puing Kebakaran di Gandaria Selatan

Ziarah ini mem­beri pesan kuat bah­wa mem­peringati HUT Provin­si bukan sekadar pes­ta ser­e­mo­ni­al. Ia adalah reflek­si dan pengin­gat: per­juan­gan masa lalu adalah pon­dasi, dan gen­erasi sekarang ditan­ta­ng untuk berjuang den­gan cara berbe­da — melalui ker­ja keras, integri­tas, dan kepedu­lian pada raky­at.

Seper­ti kata Guber­nur Yulius, “Warisan yang dit­ing­galkan para pen­dahu­lu adalah amanah. Kita wajib men­ja­ga per­sat­u­an, mem­ban­gun den­gan hati, ser­ta memas­tikan Sulawe­si Utara terus maju, adil, dan sejahtera.”

Den­gan berakhirnya tabur bun­ga di pusara SHS di Tom­pa­so, rangka­ian ziarah ditut­up penuh kekhid­matan. Namun pesan per­juan­gan yang ter­pa­tri dari upacara ini akan terus hidup, men­ja­di suluh bagi langkah pem­ban­gu­nan Sulawe­si Utara ke depan.
(zakharia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *