Berita Daerah

Warga Lanjas Meriahkan HUT RI ke-80 dengan Aneka Lomba di Dermaga Ujung

884
×

Warga Lanjas Meriahkan HUT RI ke-80 dengan Aneka Lomba di Dermaga Ujung

Sebarkan artikel ini

Bar­i­to Utara, SniperNew.id — Suasana semarak tam­pak mewar­nai Der­ma­ga Ujung RT 10/30, Kelu­ra­han Lan­jas, Muara Teweh, Kabu­pat­en Bar­i­to Utara, pada Sab­tu (23/8/2025). War­ga setem­pat mengge­lar berba­gai per­lom­baan tra­di­sion­al untuk mem­peringati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Repub­lik Indone­sia ke-80.

Acara ini dip­impin lang­sung oleh Ket­ua Pani­tia, Mulia­di, war­ga RT 30 Der­ma­ga Ujung. Menu­rut­nya, kegiatan terse­but tidak hanya bertu­juan meme­ri­ahkan HUT RI, tetapi juga mem­per­erat rasa per­saudaraan dan keber­samaan antar­war­ga. “Hari ini kita mem­peringati HUT Kemerdekaan RI ke-80. Kegiatan ini kami adakan untuk men­ja­ga seman­gat nasion­al­isme dan mem­perku­at tali silat­u­rah­mi di antara masyarakat,” ujar Mulia­di dalam sambu­tan­nya.

Beragam per­lom­baan diadakan, meli­batkan selu­ruh lapisan masyarakat dari anak-anak hing­ga orang dewasa. Di antaranya lom­ba lari karung untuk anak-anak, lom­ba makan kerupuk, tarik tam­bang khusus ibu-ibu, tarik tam­bang bapak-bapak, lom­ba joget untuk para emak-emak, hing­ga lom­ba lari sua­mi gen­dong istri yang men­gun­dang gelak tawa penon­ton. Pun­caknya adalah lom­ba pan­jat pinang untuk kat­e­gori putra dan putri, yang men­ja­di ajang pal­ing ditung­gu-tung­gu.

  Malam Taptu Kota Ternate: Kilauan Obor Menyambut Detik-Detik Proklamasi

Antu­si­asme war­ga begi­tu ting­gi. Area lapan­gan milik H. Mat­nor yang dijadikan lokasi kegiatan tam­pak dipa­dati peser­ta dan penon­ton. Anak-anak berso­rak men­dukung teman-teman­nya, semen­tara para orang tua tak kalah berse­man­gat mem­beri seman­gat untuk peser­ta lom­ba. “Rasanya senang sekali bisa ikut meme­ri­ahkan acara ini. Tra­disi lom­ba HUT RI seper­ti ini mem­bu­at suasana kam­pung lebih hidup,” ujar Siti, salah seo­rang peser­ta lom­ba joget.

Kesuk­sesan acara ini tidak ter­lepas dari dukun­gan berba­gai pihak. Tim Risky Ramad­han Dom­peng turut mem­ban­tu menye­di­akan per­ala­tan musik untuk men­girin­gi jalan­nya kegiatan. Selain itu, sejum­lah donatur juga mem­berikan kon­tribusi dana, antara lain Bos Rahayu dari Toko Zahara, H. Upik, H. Rus­li, dan Herya­di. Total sum­ban­gan yang terkumpul men­ca­pai Rp8.900.000, yang digu­nakan untuk men­dukung selu­ruh kegiatan dan menye­di­akan hadi­ah bagi para peme­nang.

Hadi­ah yang diberikan cukup menarik dan berman­faat bagi war­ga. Untuk juara per­ta­ma seti­ap lom­ba, hadi­ah yang disi­ap­kan beru­pa sem­bako, beras lima karung mas­ing-mas­ing lima kilo­gram, ser­ta uang tunai Rp200.000. Juara ked­ua men­da­p­atkan paket deter­jen, sabun, dan uang tunai Rp200.000, semen­tara juara keti­ga juga men­da­p­at beras lima karung mas­ing-mas­ing lima kilo­gram. Hadi­ah-hadi­ah terse­but dihara­p­kan dap­at mem­berikan man­faat lang­sung bagi para peme­nang sekali­gus men­ja­di ben­tuk apre­si­asi atas par­tisi­pasi mere­ka.

  PBB Naik 250%, Bupati Pati Tantang Rakyat: “50 Ribu Orang Saya Hadapi!

Ket­ua Pani­tia Mulia­di juga menyam­paikan rasa ter­i­ma kasih yang men­dalam kepa­da selu­ruh pihak yang telah berkon­tribusi. “Kami men­gu­cap­kan banyak ter­i­ma kasih kepa­da para donatur dan semua pihak yang telah mem­ban­tu, baik dalam ben­tuk dana, tena­ga, maupun dukun­gan lain­nya. Tan­pa mere­ka, acara ini tidak akan ber­jalan seme­ri­ah ini,” ujarnya.

Ia juga men­ga­jak selu­ruh masyarakat untuk terus men­ja­ga per­sat­u­an dan seman­gat keber­samaan di lingkun­gan mas­ing-mas­ing. “Hara­pan saya, mari kita sal­ing men­ja­ga nama baik dan kedaula­tan NKRI. Sal­ing men­dukung dan mem­ban­tu antar­war­ga adalah kun­ci men­ja­ga har­moni,” tam­bah­nya.

Per­ayaan HUT RI ke-80 di Der­ma­ga Ujung ini men­ja­di buk­ti bah­wa seman­gat kemerdekaan tetap hidup di ten­gah masyarakat. Kegiatan seder­hana namun penuh mak­na terse­but mem­buk­tikan bah­wa nilai keber­samaan dan gotong roy­ong masih san­gat ken­tal di lingkun­gan war­ga Kelu­ra­han Lan­jas.

Tra­disi per­ayaan kemerdekaan den­gan lom­ba-lom­ba raky­at seper­ti ini meru­pakan bagian dari iden­ti­tas bangsa Indone­sia. Selain untuk men­ge­nang jasa para pahlawan, kegiatan ini juga men­ja­di sarana mem­per­erat hubun­gan sosial antar­war­ga. Den­gan adanya dukun­gan dari masyarakat dan par­tisi­pasi aktif berba­gai pihak, dihara­p­kan kegiatan seru­pa dap­at terus dilak­sanakan di tahun-tahun men­datang.

  Pengecoran Pertalite di SPBU Fajarisuk Pringsewu Disorot, Warga Kecewa dan LSM HAMMER Desak Tindakan Tegas

Tak hanya itu, per­ayaan semacam ini juga mem­berikan dampak posi­tif bagi anak-anak dan gen­erasi muda. Melalui lom­ba-lom­ba tra­di­sion­al, mere­ka dap­at bela­jar ten­tang nilai sportiv­i­tas, ker­ja sama, dan meng­har­gai sesama. “Kami ingin anak-anak tidak melu­pakan tra­disi dan seman­gat per­juan­gan para pen­dahu­lu. Lom­ba-lom­ba seper­ti ini men­ga­jarkan mere­ka untuk berjuang dan bersatu,” kata Mulia­di menut­up acara.

Acara berlang­sung lan­car dan meri­ah hing­ga sore hari. Pani­tia berharap, seman­gat keber­samaan yang ter­jalin dap­at terus ter­ja­ga dan men­ja­di modal sosial bagi kema­juan lingkun­gan sek­i­tar. Momen HUT RI ke-80 ini tidak hanya men­ja­di ajang hibu­ran, tetapi juga pengin­gat bah­wa kemerdekaan yang diraih 80 tahun lalu harus terus diisi den­gan hal-hal posi­tif yang mem­perku­at per­sat­u­an bangsa.

Den­gan seman­gat terse­but, war­ga Der­ma­ga Ujung RT 10/30 Kelu­ra­han Lan­jas mem­berikan con­toh nya­ta bagaimana peringatan HUT RI tidak harus dilakukan den­gan acara besar dan mewah, melainkan cukup den­gan keber­samaan, par­tisi­pasi, dan rasa cin­ta tanah air. Per­ayaan ini pun dihara­p­kan men­ja­di inspi­rasi bagi lingkun­gan lain untuk terus menggelo­rakan seman­gat kemerdekaan seti­ap tahun­nya.

Penulis: (Hen­ryanus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *