Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Daerah

Ucapan Idul Fitri Camat Adiluwih Sarat Makna Kebersamaan Mendalam

25
×

Ucapan Idul Fitri Camat Adiluwih Sarat Makna Kebersamaan Mendalam

Sebarkan artikel ini

Prinhsewu, SniperNew.id -- Per­ayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijri­ah men­ja­di momen­tum penuh mak­na bagi umat Mus­lim di selu­ruh Indone­sia, ter­ma­suk di Keca­matan Adiluwih, Kabu­pat­en Pringsewu, Provin­si Lam­pung. Dalam suasana yang sarat kehangatan dan keber­samaan terse­but, Camat Adiluwih, Yuli Sap­tikawati, S.Pd., M.M., bersama selu­ruh jajaran pemer­in­ta­han keca­matan, menyam­paikan uca­pan sela­mat Idul Fitri kepa­da masyarakat luas den­gan penuh ketu­lu­san, Kamis [19/03/2026).

Dalam perny­ataan resminya, Yuli Sap­tikawati men­gungkap­kan pesan yang menyen­tuh hati, sekali­gus men­ga­jak selu­ruh masyarakat untuk kem­bali kepa­da fitrah sete­lah men­jalani ibadah puasa sela­ma bulan Ramadan. Ia menyam­paikan.

“Marha­ban ya Marha­ban di bulan suci Idul Fitri 1447 Hijri­ah. Minal aidin wal­faizin, mohon maaf lahir dan batin. Semoga di hari yang suci ini, kita semua diberikan keberka­han, kese­hatan, ser­ta keku­atan untuk terus mem­per­erat tali silat­u­rah­mi dan meningkatkan kepedu­lian ter­hadap sesama.”

  KWRI Pringsewu Panas! Muscab Resmi Buka Babak Regenerasi

Uca­pan terse­but tidak hanya men­ja­di ben­tuk for­mal­i­tas, tetapi juga mencer­minkan nilai-nilai keber­samaan yang dijun­jung ting­gi oleh pemer­in­tah keca­matan. Yuli mene­gaskan bah­wa Idul Fitri meru­pakan wak­tu yang tepat untuk mem­per­bai­ki hubun­gan antars­esama, meng­ha­pus kesalah­pa­haman, ser­ta mem­ban­gun kem­bali seman­gat gotong roy­ong di ten­gah masyarakat.

Lebih lan­jut, ia juga men­ga­jak selu­ruh ele­men masyarakat untuk men­jadikan momen­tum Idul Fitri seba­gai awal baru dalam kehidu­pan sosial.

“Mari kita jadikan hari keme­nan­gan ini seba­gai titik awal untuk men­ja­di prib­a­di yang lebih baik, lebih sabar, dan lebih peduli ter­hadap lingkun­gan sek­i­tar. Den­gan hati yang bersih, kita dap­at mem­ban­gun Keca­matan Adiluwih yang lebih har­mo­nis dan sejahtera,” tam­bah­nya.

Dalam suasana penuh haru dan keba­ha­giaan terse­but, jajaran pemer­in­tah Keca­matan Adiluwih turut menyam­paikan apre­si­asi kepa­da masyarakat yang telah men­ja­ga kon­du­siv­i­tas wilayah sela­ma bulan Ramadan. Kea­manan dan ketert­iban yang ter­ja­ga dini­lai seba­gai hasil dari ker­ja sama yang baik antara masyarakat dan aparat setem­pat.

  Iklan: Kepsek SMAN 1 Lembak Ajak Generasi Muda Jaga Semangat Kemerdekaan di HUT RI ke-80

Seba­gai pelengkap dari uca­pan terse­but, terselip pula pesan mutiara yang sarat mak­na kehidu­pan. “Idul Fitri bukan sekadar per­ayaan, tetapi per­jalanan kem­bali menu­ju kesu­cian hati. Keti­ka tan­gan tak sem­pat ber­ja­bat, dan kata tak sem­pat teru­cap, semoga keikhlasan men­ja­di jem­bat­an yang menghubungkan hati kita dalam maaf dan kasih sayang.”

Kata-kata terse­but menggam­barkan beta­pa pent­ingnya keikhlasan dalam memaafkan dan mem­per­erat hubun­gan antarindi­vidu. Di ten­gah perkem­ban­gan zaman yang ser­ba cepat, nilai-nilai seper­ti empati, tol­er­an­si, dan keber­samaan men­ja­di fon­dasi uta­ma dalam men­ja­ga kehar­mon­isan sosial.

Selain itu, Yuli Sap­tikawati juga menekankan pent­ingnya men­ja­ga seman­gat keber­samaan tidak hanya saat hari raya, tetapi juga dalam kehidu­pan sehari-hari. Ia berharap masyarakat dap­at terus men­ja­ga per­sat­u­an dan sal­ing men­dukung dalam berba­gai aspek kehidu­pan, baik dalam kegiatan sosial, ekono­mi, maupun pem­ban­gu­nan daer­ah.

“Semoga cahaya Idul Fitri senan­ti­asa men­eran­gi langkah kita. Dalam seti­ap doa yang ter­pan­jat, semoga Allah SWT melimpahkan rah­mat dan hidayah-Nya kepa­da kita semua. Mari kita lan­jutkan per­jalanan ini den­gan hati yang bersih dan niat yang tulus,” ujarnya.

  Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Sidak Tambang di Sukabumi, Sopir dan Penambang Kaget

Den­gan seman­gat Idul Fitri yang penuh berkah, pemer­in­tah Keca­matan Adiluwih berkomit­men untuk terus mem­berikan pelayanan ter­baik kepa­da masyarakat.

Dukun­gan dan par­tisi­pasi aktif dari masyarakat dihara­p­kan dap­at men­ja­di keku­atan uta­ma dalam mewu­jud­kan pem­ban­gu­nan yang berke­lan­ju­tan.

Per­ayaan Idul Fitri tahun ini pun men­ja­di sim­bol kebangk­i­tan seman­gat baru bagi selu­ruh masyarakat. Dalam keber­samaan, ter­da­p­at keku­atan untuk meng­hadapi berba­gai tan­ta­n­gan ke depan. Dalam keikhlasan, ter­da­p­at kedama­ian yang men­ja­di lan­dasan kehidu­pan yang har­mo­nis.

Seba­gai penut­up, uca­pan dari Camat Adiluwih terse­but men­ja­di pengin­gat bah­wa Idul Fitri bukan hanya ten­tang keme­nan­gan sete­lah berpuasa, tetapi juga ten­tang bagaimana manu­sia kem­bali kepa­da nilai-nilai kemanu­si­aan yang luhur. Den­gan hati yang bersih dan niat yang tulus, dihara­p­kan selu­ruh masyarakat dap­at men­jalani kehidu­pan den­gan lebih baik, penuh kedama­ian, dan sal­ing meng­har­gai satu sama lain.

Penulis: (iskan­dar).


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *