Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Nasional

Trump Pecat Bos Statistik, Tuduh Manipulasi Data Kerja Jelang Pemilu!

463
×

Trump Pecat Bos Statistik, Tuduh Manipulasi Data Kerja Jelang Pemilu!

Sebarkan artikel ini
Gambar screenshot video media NBC News, Sabtu 02 Agustus 2025.

Wash­ing­ton, D.C. SniperNew.id – Dunia poli­tik Ameri­ka Serikat kem­bali mem­anas sete­lah man­tan Pres­i­den Don­ald Trump mengu­mumkan peme­catan ter­hadap Komi­sion­er Biro Sta­tis­tik Kete­na­gak­er­jaan (Bureau of Labor Sta­tis­tics), Dr. Eri­ka McEn­tar­fer. Peme­catan ini dis­am­paikan lang­sung oleh Trump melalui ung­ga­han di media sosial Threads, yang kemu­di­an dila­porkan oleh NBC News melalui jur­nalis Gedung Putih mere­ka, Mon­i­ca Alba, Sab­tu (02/08/25).

  Maduro Perintahkan Mobilisasi Militer Besar Usai Dugaan Serangan AS di Caracas

Trump menuduh Dr. McEn­tar­fer yang meru­pakan peja­bat yang diangkat oleh Pres­i­den Joe Biden, telah “memal­sukan” data per­tum­buhan peker­jaan men­je­lang Pemilu Pres­i­den 2024. Dalam ung­ga­han yang viral itu, Trump menulis:

“Saya baru saja diberi tahu bah­wa angka peker­jaan negara kita dipro­duk­si oleh peja­bat Biden, Dr. Eri­ka McEn­tar­fer… yang memal­sukan angka peker­jaan sebelum pemilu untuk meningkatkan pelu­ang keme­nan­gan Kamala.”

Ia menye­but BLS telah melebih-lebihkan per­tum­buhan lapan­gan ker­ja pada Maret 2024 sebe­sar 818.000 dan di bulan Agustus–September sebe­sar 112.000. Trump menun­tut data peker­jaan yang “jujur dan aku­rat” ser­ta meny­atakan bah­wa posisi McEn­tar­fer akan segera digan­tikan oleh sosok yang “lebih kom­pe­ten dan netral secara poli­tik.”

  Banjir Belum Reda, Truk Sawit Tetap Gas Pol dari Garoga

Reak­si pub­lik di media sosial lang­sung meledak. Seo­rang peng­gu­na berna­ma lostvegas44 menyam­but peme­catan ini seba­gai “keme­nan­gan man­is” dan menud­ing McEn­tar­fer seba­gai bagian dari “deep state” yang ingin men­jatuhkan Trump:

“Dia harus diek­sekusi di depan regu tem­bak di TV nasion­al… Mere­ka semua harus dikir­im ke kamp ker­ja untuk mem­ba­yar dosa ter­hadap Trump.”

Komen­tar ekstrem ini lang­sung men­gun­dang per­ha­t­ian, bahkan salah satu peng­gu­na lain menandai akun FBI atas perny­ataan berba­haya terse­but.

Semen­tara itu, akun lain berna­ma barrych12 meny­oroti data lapan­gan ker­ja yang menge­jutkan:

“Hanya ada 73.000 peker­jaan baru di bulan Juli, jauh di bawah ekspek­tasi. Mei & Juni dire­visi turun sebanyak 258.000.”

Ia melan­jutkan bah­wa penu­runan ini ter­ja­di di ham­pir semua sek­tor pemer­in­tah, man­u­fak­tur, ritel kecuali di sek­tor kese­hatan. Ia menye­but situ­asi ini seba­gai “bukan resesi, tapi sab­o­tase.”

  Kolaborasi Pemuda-Olahraga Indonesia–AS

Dalam beri­ta lain, MSNBC juga mela­porkan perny­ataan Kamala Har­ris di acara The Late Show with Stephen Col­bert, di mana ia men­gungkap alasan meno­lak pencalo­nan guber­nur Cal­i­for­nia. Har­ris men­gatakan sis­tem poli­tik saat ini “rusak,” namun ia tetap berkomit­men untuk berkon­tribusi secara nasion­al.

Peme­catan Komi­sion­er Sta­tis­tik oleh Trump men­ja­di isu nasion­al yang men­cu­at cepat dan memicu perde­batan tajam, mulai dari dugaan manip­u­lasi data, tuduhan “deep state”, hing­ga predik­si kehan­cu­ran ekono­mi. Situ­asi ini bisa berdampak besar ter­hadap dinami­ka poli­tik dan ekono­mi jelang pemilu AS yang akan datang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *