Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Viral

Trump Dikecam Usai Puji dan Undang Pelaku Kejahatan Seksual di Acara Anak

126
×

Trump Dikecam Usai Puji dan Undang Pelaku Kejahatan Seksual di Acara Anak

Sebarkan artikel ini

Ameri­ka, SniperNew.id - Man­tan Pres­i­den Ameri­ka Serikat, Don­ald Trump, kem­bali men­u­ai kon­tro­ver­si tajam sete­lah secara ter­bu­ka memu­ji dan men­gun­dang Lawrence Tay­lor seo­rang pelaku keja­hatan sek­su­al yang telah divo­nis dalam sebuah acara kebugaran anak-anak.

Keja­di­an ini memicu gelom­bang kri­tik dari berba­gai pihak, teruta­ma kare­na acara terse­but dis­e­leng­garakan den­gan latar belakang sim­bol res­mi kepres­i­de­nan Ameri­ka Serikat.

  Farel, Santri Darul Yamani Raih Peringkat 1 Nasional Seleksi Universitas Imam Syafii

Dalam ung­ga­han akun media sosial @barrych12 den­gan nama peng­gu­na “Trump­IsA­Na­tionalD­is­grace”, dije­laskan bah­wa Trump tidak mem­berikan pen­je­lasan apa pun terkait riway­at krim­i­nal Tay­lor yang sudah ter­catat seba­gai pelang­gar sek­su­al terdaf­tar. Lebih menge­jutkan lagi, acara yang dihadiri Tay­lor itu berlang­sung di atas pang­gung yang dihi­asi den­gan lam­bang res­mi kepres­i­de­nan, menam­bah kesan legit­i­masi ter­hadap kehadi­ran­nya.

“Acara ini dini­lai san­gat tidak sen­si­tif dan tidak pan­tas  teruta­ma kare­na sta­tus Tay­lor seba­gai pelaku keja­hatan sek­su­al terdaf­tar yang jus­tru diberi pang­gung di acara bertema anak,” tulis akun terse­but. Kri­tik keras terus bergulir, meni­lai langkah Trump seba­gai ben­tuk pem­biaran ter­hadap masa lalu kelam yang seharus­nya men­ja­di per­ha­t­ian serius.

  Pemuda dan Sarang Tawon: Detik-detik Pelarian ke Dalam Mobil

Beber­a­pa penga­mat poli­tik menye­but bah­wa tin­dakan ini kem­bali menun­jukkan bagaimana Trump tidak mam­pu lep­as dari bayang-bayang skan­dal masa lalu, ter­ma­suk keterkai­tan­nya den­gan kasus Jef­frey Epstein, seo­rang pelaku keja­hatan sek­su­al terke­nal yang juga sem­pat men­ja­di sorotan dunia kare­na konek­si elit­nya, ter­ma­suk den­gan Trump.

“Trump tidak bisa lari dari bayang-bayang Epstein sek­eras apa pun ia men­co­ba,” tulis akun terse­but den­gan meny­er­takan emo­ji mata melo­tot, jari menun­juk, dan badut seba­gai sindi­ran keras.

Foto yang beredar menun­jukkan Trump berdiri di samp­ing Tay­lor bersama beber­a­pa pria lain­nya, semua men­ge­nakan jas for­mal di depan podi­um yang mema­jang lam­bang kepres­i­de­nan. Kehadi­ran Tay­lor dalam forum terse­but, tan­pa pen­je­lasan apa pun dari pihak penye­leng­gara, menim­bulkan per­tanyaan besar ten­tang kebi­jakan dan nilai yang diusung oleh tokoh poli­tik yang masih memi­li­ki pen­garuh besar dalam par­tai Repub­lik terse­but.

  Putar Suara Alam di Kafe Tetap Kena Royalti, LMKN Tuai Respons Warganet

Semen­tara pihak Gedung Putih atau per­wak­i­lan Trump belum mem­berikan komen­tar res­mi, gelom­bang kri­tik pub­lik terus mem­be­sar di media sosial, mem­per­tanyakan integri­tas moral Trump ser­ta poten­si pen­garuh buruk ter­hadap masyarakat, khusus­nya anak-anak, jika fig­ur pub­lik seper­ti Tay­lor diangkat tan­pa per­tang­gung­jawa­ban.

Isu ini diperki­rakan akan terus men­ja­di sorotan men­je­lang tahun poli­tik yang semakin mem­anas di AS.

Edi­tor: (Ahd/Dar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *