Berita Publikasi

Tiga Kewajiban Warga, Pekon Madaraya Giat Bakti Gotong royong Masyarakat

379
×

Tiga Kewajiban Warga, Pekon Madaraya Giat Bakti Gotong royong Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Foto Haryadi Kepala Pekon Madaraya yang didampingi Babinkamtibmas, (doc photo istimewa)

Pringsewu, SniperNew.id – Pekon Madaraya, Kecamatan Pagelaran Utara, Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung laksanakan rutinan bakti gotong-royong.

Disampaikan Haryadi kepala Pekon Madaraya, bahwa ini kegiatan ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan disetiap tahunannya, sebagai upaya menumbuh kembangkan semangat gotong royong dan peran aktif masyarakat dalam pembangunan.

“Pembangunan di pekon Madaraya berlandaskan musyawarah mufakat. Ini tercermin dalam perencanaan pembangunan desa melalui berbagai tahap musyawarah,” kata Haryadi.

  Legislator Komisi III DPRD Pringsewu yang Fokus pada Pembangunan dan Infrastruktur Daerah

Meliputi musyawarah Dusun, musyawarah Desa, hingga ke tingkat musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang).

“Pada musyawarah, pemerintah pekon Madaraya melibatkan berbagai elemen, seperti, lapisan warga masyarakat dan unsur pemerintahan desa,aparut desa BHP, kepala dusun, RT, PKK, LPM, karangtaruna, dan tetap mengedepankan sinergitas unsur kecamatan setempat,” tegas Haryadi.

Tujuan dari pelaksanaan kegiantan tersebut, tujuanya untuk menjaga dan melestarikan budaya gotong royong, sebagai budaya asli bangsa Indonesia.

  HPSN 2026, SDN 1 Antar Berak Tanamkan Karakter Peduli Lingkungan Sejak Dini

“Sebagai warga masyarakat memiliki tiga kewajiban, meliputi kesadaran bergotong-royong, taat pajak, kemudian kesadaran dalam menjaga ketertiban keamanan lingkungan,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Haryadi juga menjelaskan bahwa, sebenarnya kewajiban warga itu ada tiga:

1. Yaitu sadarkan gotong-royong.

2. Sadar akan membayar pajak PBB.

3. Sadar akan melaksanakan ronda malam, kalaw semua itu dilaksakan pasti pekon Madaraya akan berkembang maju sejahterakan dan mandiri srata lingkungan aka menjadi aman sentosa.”

  Jembatan Silau Padang Rampung, Warga Bersyukur—Akses Jalan Masih Jadi PR Pemerintah

“Adanya kegiatan bualan bakti gotong masyarakat (BBGRM) dapat merangsang kepedulian masyarakat untuk berperan penting dalam meningkatkan semangat kebersamaan sepenuhnya,” harap Haryadi.

“Bisa meningkatkan kepedulian dan peran aktif masyarakat berdasarkan semangat kebersamaan, kekeluargaan, dan kegotong royongan guna mewujudkan masyarakat aman dan sejahtera serata agamis untuk melestarikan budaya gotong royong warisan leluhur bangsa Indonesia,” tukas Haryadi. (Ahmad Noviar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *