Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Terupdate

Terkait Pemberitaan Sepihak, Ketua DPP Bidang Pembinaan Dan Pengembangan Puja Kesuma Hardono, Akan Buat Pengaduan

241
×

Terkait Pemberitaan Sepihak, Ketua DPP Bidang Pembinaan Dan Pengembangan Puja Kesuma Hardono, Akan Buat Pengaduan

Sebarkan artikel ini

DELI SERDANG, Snipernew.id - Kon­tes­tasi Pilka­da Deli Ser­dang sudah mema­su­ki taha­pan pend aftaran Calon Bupati dan Wak­il Bupati di Kan­tor KPU ter­hi­tung mulai Selasa tang­gal 27 sam­pai Kamis 29 Agus­tus 2024.(Sabtu 31 Agus­tu 2024).

Dis­ela sela hari pendaf­taran salah satu Paslon terse­but, muncul pem­ber­i­taan mir­ing yang opi­ni tan­pa kon­fir­masi di salah satu media online.

Ada­pun pem­ber­i­tan mir­ing tan­pa kon­fir­masi terse­but terkait keikut­ser­taan Ket­ua DPP Pem­bi­naan dan pengem­ban­gan gen­erasi muda Puja Kesuma Hardono, dalam pendaf­taran salah satu Paslon ke kan­tor KPU Deli Ser­dang pada hari Kamis 29 Agus­tus 2024 kemarin.

Keikut­ser­taan Hardono dalam pendaf­taran salah satu Paslon,hanya lah sebatas men­dampin­gi Kadernya dan juga seba­gai Ket­ua DPD Puja Kesuma Kabu­pat­en Deli Ser­dang Bayu Sumantri Agung, yang maju dalam Pilka­da seba­gai calon Wak­il Bupati 2024 — 2029.

  Kapolres Tegal Resmikan Robot Anti Knalpot Brong

Saat di temui beber­a­pa awak media,Hardono seba­gai Ket­ua DPP Pem­bi­naan dan pengem­ban­gan Gen­erasi muda terkait pem­ber­i­taan mir­ing dan sepi­hak tan­pa kon­fir­masi men­gatakan dirinya san­gat kece­wa atas pem­ber­i­taan terse­but, dikare­nakan tan­pa ada kon­fir­masi ter­lebih dahu­lu, apala­gi sam­pai mem­bawa bawa nama Waka Pol­ri dan Insti­tusi apapun Imbuh­nya.

Dalam hal ini, Hardono juga men­gatakan kalau pem­ber­i­taan mir­ing terse­but tidak benar, dan kalau saya ikut men­gan­tarkan salah satu Kad­er Puja Kesuma dan juga Ket­ua DPD Puja Kesuma untuk mendaf­tar kan diri seba­gai wak­il bupati,apakah itu salah tegas Hardono.

Lan­jut­nya, Iro­nis­nya nama penulis dalam pem­ber­i­taan terse­but sama sekali tidak ada mengkon­fir­masi kepa­da saya, namun saya kete­mu den­gan salah satu awak media, den­gan menanyakan kepa­da saya, Apa Cri­ta bang, dan awak media men­ga­jak minum kopi, saya atas nama Puja Kesuma, dan kalau mau ngopi nan­ti lah sele­sai acara ucap Hardono yang memakai ser­agam kebe­saran Puja Kesuma.

  Kades Bukit Gajah Salurkan Beras Bansos Ke Warga Penerima Manfaat Berlangsung Lancar

Dari Keteran­gan diatas, jelas sekali pem­ber­i­taan mir­ing terse­but hanyalah sepi­hak tan­pa kon­fir­masi (Opi­ni) dan semua pem­ber­i­tan terse­but tidak benar.

Saat di temui awak media terkait Pem­ber­i­taan mir­ing terse­but, Ket­ua IWONDES Deli Ser­dang Putra Gunawan Sem­bir­ing angkat bicara den­gan men­gatakan,

Seti­ap wartawan wajib melakukan kon­fir­masi keti­ka mem­bu­at seti­ap pem­ber­i­taan, tujuan­nya agar pem­ber­i­taan terse­but seim­bang dan tidak menim­bulkan fit­nah. Dan tidak dibenarkan seo­rang wartawan memu­at pem­ber­i­taan terse­but berdasarkan opi­ni dan harus Berta yang ditayangkan atau yang dis­ajikan harus seim­bang.

Apa bila ada oknum wartawan yang melakukan pub­likasi pem­ber­i­taan lewat media cetak maupun media elek­tron­ik ter­buk­ti menim­bulkan fit­nah dan menye­satkan ataupun HOAKS jelas pelang­garan dalam Undang ‑Undang Pokok Pers nomor 40 tahun 1999 ser­ta Kode Etik Jur­nal­is­tik.

  Kapolda Sumut Irjen Whisnu Ngopi Bareng Forkopimda, Ajak Warga Jaga Kamtibmas

Wajib bagi mere­ka yang dirugikan nama baiknya aki­bat pem­ber­i­taan terse­but, mem­bu­at hak jawab untuk kemu­di­an melakukan tun­tu­tan ter­hadap wartawan yang telah melang­gar atu­ran perun­dang undan­gan terse­but.

Oknum Wartawan yang seper­ti itu, per­lu banyak bela­jar ten­tang tugas-tugas pokok PERS, agar lebih matang keti­ka ter­jun dila­pan­gan dan tidak merusak cit­ra ser­ta nama baik pro­fe­si wartawan seba­gai si pem­bu­ru beri­ta.

Bagi wartawan tidak dibenarkan ter­li­bat dalam poli­tik prak­tis atau memi­hak kepa­da salah satu kan­di­dat. Kare­na wartawan itu bertu­gas harus inde­pen­den. Jan­gan demi memi­hak kepa­da salah satu Paslon, sehing­ga dari kelom­pok Paslon lain difit­nah den­gan tuduhan macam — macam, ingat tulisan seo­rang wartawan itu bisa menim­bulkan per­pec­a­han dan kegaduhan keti­ka diba­ca oleh hak layak rame. Jadi­lah sosok wartawan yg penuh tang­gung jawab dan pro­fe­sion­al dalam bertu­gas.

Sam­pai beri­ta ini di ter­bitkan pem­ber­i­taan terse­but kita tut­up. (HRT).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *