Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Terupdate

Tanjuang Alai Bayang Aia ambil Ikan Larangan, Bupati Sabar AS jala pertama.

311
×

Tanjuang Alai Bayang Aia ambil Ikan Larangan, Bupati Sabar AS jala pertama.

Sebarkan artikel ini

Pasaman SniperNew.id — Kegiatan mengam­bil ikan larangan secara tra­di­sion­al di ali­ran sun­gai Bayang Aia Tan­juang Alai Keca­matan Lubuk Sikap­ing Kabu­pat­en Pasaman res­mi dibu­ka Bupati Pasaman Sabar AS, Ming­gu pagi (08/09/24).

Turut hadir dalam acara terse­but OPD terkait, Camat Lubuk Sikap­ing, Wali Nagari Pauah, Jorong Tan­juang Alai, Tokoh Masyarakat, Nini­ak Mamak, Alim Ula­ma Cadi­ak Pandai, Bun­do Kan­d­uang dan para undan­gan lain­nya.

Bupati Sabar AS meny­atakan mem­beri apre­si­asi ter­hadap semua ele­men masyarakat Tan­juang Alai yang telah menye­leng­garakan kegiatan mala­peh ikan larangan terse­but.

“Teruta­ma kepa­da kalan­gan gen­erasi muda. Kalau pemu­da sudah bersatu, tidak ada yang tidak mungkin bisa dilakukan. Pemu­da adalah paga nagari,” ucap Sabar AS.

Sabar AS men­gatakan mala­peh ikan larangan seba­gai sebuah tra­disi dan kear­i­fan lokal yang hidup di ten­gah masyarakat.

  Kesbangpol Pringsewu Lakukan Kunker ke Sekretariat DPC KWRI

“Dalam kegiatan ini ter­da­p­at nilai-nilai kego­ton­groy­on­gan dan seman­gat keber­samaan yang ting­gi,” ungkap­nya.

Selain itu, kegiatan ini juga memi­li­ki nilai ekono­mi yang ting­gi. “Bila dikelo­la den­gan sung­guh-sung­guh, dipastikan akan men­datangkan hasil,” tam­bah­nya.

Sabar AS berharap, kegiatan semacam itu mam­pu mengem­bangkan poten­si pemu­da, baik poten­si yang dim­i­li­ki oleh pemu­da itu sendiri maupun poten­si yang dim­i­li­ki oleh lingkun­gan di mana pemu­da itu bertem­pat ting­gal.

“Kalau semakin banyak kegiatan berni­lai ekono­mi yang dikelo­la oleh pemu­da, baik secara per­son­al maupun berkelom­pok, ten­tu akan berdampak ter­hadap per­tum­buhan ekono­mi suatu kawasan,” ujarnya.

Pemu­da pun, ungkap Sabar, pun­ya pelu­ang untuk berkon­tribusi bagi pem­ban­gu­nan seper­ti mem­ban­tu pem­ban­gu­nan rumah ibadah, menun­jang kegiatan keo­lahra­gaan, kesen­ian, dan lain­nya.

Kegiatan yang dipusatkan di sisi ali­ran Sun­gai Bayang Aia yang mele­wati kejoron­gan Tan­juang Alai itu dihadiri oleh ratu­san masyarakat, baik tua ataupun muda, baik besar maupun kecil.

Sun­gai yang di hari biasa sepi, tiba-tiba men­ja­di ramai oleh jube­lan masyarakat dari berba­gai kalan­gan. Semuanya meman­car­kan ekspre­si kegem­bi­raan dan keba­ha­giaan.

  DKPP Diminta Berhentikan Komisioner Bawaslu Deli Serdang

Pada kesem­patan itu juga, Sabar AS mema­parkan sejum­lah pro­gram yang ten­gah dan akan dilan­jutkan pem­ban­gu­nanya di Kabu­pat­en Pasaman.

“Pro­gram pem­ban­gu­nan Pasaman seper­ti Pen­didikan gratis dan Pen­go­b­atan gratis, Pasaman Berim­tag ser­ta pen­ingkatan ekono­mi melalui pengem­ban­gan pari­wisa­ta, per­tan­ian, perikanan, maupun pem­ban­gu­nan infrastruktur/jalan secara berta­hap, Pro­gram ini akan kita teruskan ke depan­nya,” tut­up Sabar AS.

Diakhir sambu­tan, Bupati Sabar AS mem­berikan ban­tu­an beru­pa uang tunai kepa­da pani­tia pelak­sana seni­lai Rp. 2.000.000,-

Wali Pauah Dedi Rah­madani men­gu­cap­kan sela­mat datang kepa­da Bapak Bupati Pasaman Sabar AS yang telah hadir dalam pem­bukaan pengam­bi­lan Ikan Larangan di Bayang Aia, dan merasa salut kepa­da Bapak Bupati Pasaman dimana dalam agen­da yang full hari ini masih bisa menyem­patkan hadir di lokasi pengam­bi­lan Ikan Larangan.

Dedi Rah­madani men­je­laskan ten­tang Ali­ran Sun­gai Bayang Aia, dimana Bayang Aia meru­pakan salah satu objek Wisa­ta yang ada di Pasaman yang dikelo­la oleh Bum­nag Bina Karya Pauah.

Alpu­tra Andes­ta yang akrab dipang­gil den­gan Mak Ak seba­gai masyarakat Tan­juang Alai men­gatakan, tra­disi pengam­bi­lan ikan larang yang dilak­sanakan seti­ap tahun sudah dilak­sanakan dari zaman dahu­lu, kegiatan ini sudah turun temu­run dilak­sanakan anak cucu keme­nakan Kejoron­gan Tan­juang Alai. Hari ini kegiatan pengam­bi­lan ikan larangan memakai alat Jala”, kata Mak Ak.

  Kapolres Pringsewu dan Forkopimda Sambut Kunjungan Kerja Kepala Staf TNI AD

Salah seo­rang peser­ta, Nora Ahmad men­gatakan, bah­wa Ia san­gat senang den­gan adanya kegiatan pengam­bi­lan ikan larangan ini. Menu­rut­nya, tar­a­disi pengam­bi­lan ikan larangan ini selain untuk memuaskan hobi, tra­disi ini juga men­ja­di salah satu ajang silatur­rah­mi dan bersedekah, kare­na peng­galan­gan dana yang dilakukan sebelum pengam­bi­lan ikan terse­but biasanya digu­nakan, untuk pem­ban­gu­nan mushal­la, kegiatan pemu­da dan kegiatan sosial­nya.

Ket­ua pelak­sana Agus­rizal (Jal) mela­porkan bah­wa Ikan Larangan terse­but diam­bil war­ga 1 kali dalam setahun dan dana yang dida­p­at digu­nakan untuk pem­ban­guan Mushal­la Tan­juang Alai, beli­au men­gu­cap­kan ter­i­makasih atas kedatan­gan Bupati Pasaman dan mem­bu­ka secara res­mi pengam­bi­lan ikan larangan ser­ta men­do’akan Bupati agar selalu bera­da dalam Lin­dun­gan Allah Sub­han­nahu Wata’ala dan suk­ses dalam men­jalankan roda pemer­in­ta­han.( Anjas­ri )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *