Berita Daerah

Sosialisasi Anti-Bullying Dimulai di SMAN 53 Cipinang

379
×

Sosialisasi Anti-Bullying Dimulai di SMAN 53 Cipinang

Sebarkan artikel ini

Jakar­ta —Snipernew id

Upaya pence­ga­han bul­ly­ing dan kek­erasan di lingkun­gan seko­lah kem­bali diperku­at melalui pro­gram sosial­isasi dan penyu­luhan yang res­mi dim­u­lai di SMAN 53 Cip­inang, Jakar­ta Timur, pada Kamis pagi. Kegiatan ini men­ja­di langkah awal dari rangka­ian road­show ke berba­gai seko­lah di wilayah DKI Jakar­ta yang bertu­juan mem­ban­gun lingkun­gan pen­didikan yang aman dan bebas dari kek­erasan.

  Jurnalis Gelar Aksi di Depan Mapolda Banten, Desak Usut Tuntas Kasus Kekerasan Liputan

Seba­gai nara­sum­ber uta­ma, hadir Han­doko M., S.K.M., M.E dari Kes­bang­pol Provin­si DKI Jakar­ta. Dalam paparan­nya, Han­doko mene­gaskan bah­wa bul­ly­ing bukan sekadar per­i­laku iseng atau guy­onan antar pela­jar, tetapi tin­dakan yang dap­at mening­galkan dampak psikol­o­gis jang­ka pan­jang. Ia men­je­laskan secara rin­ci ben­tuk-ben­tuk perun­dun­gan, mulai dari ver­bal, fisik, sosial, hing­ga cyber­bul­ly­ing yang kini semakin marak ter­ja­di.

“Seko­lah harus men­ja­di ruang aman untuk bela­jar dan berkem­bang. Seti­ap siswa berhak ter­lin­dun­gi dari segala ben­tuk kek­erasan,” tegas Han­doko di hada­pan ratu­san siswa-siswi SMAN 53.

Kegiatan ini juga men­da­p­at dukun­gan penuh dari Ger­akan Pen­didikan Indone­sia Baru (GPIB) yang dip­impin oleh Ir. Agung Karang, seba­gai wujud komit­men organ­isasi dalam men­dukung ger­akan nasion­al pence­ga­han kek­erasan di dunia pen­didikan. Agung meni­lai bah­wa kolab­o­rasi antara pemer­in­tah, seko­lah, dan komu­ni­tas pen­didikan san­gat pent­ing untuk men­cip­takan eko­sis­tem bela­jar yang sehat.

  Bantuan untuk Daerah Terisolir Diupayakan Maksimal

Sosial­isasi berlang­sung inter­ak­tif melalui sesi dia­log dan tanya jawab. Para pela­jar ter­li­hat antu­sias men­ga­jukan berba­gai per­tanyaan, mulai dari mekanisme pela­po­ran kasus bul­ly­ing, cara mem­berikan dukun­gan kepa­da kor­ban, hing­ga strate­gi mem­ban­gun keberan­ian untuk bersuara keti­ka meli­hat tin­dakan perun­dun­gan. Han­doko menekankan bah­wa keberan­ian siswa untuk mela­por men­ja­di kun­ci dalam memu­tus rantai kek­erasan di seko­lah.

Selain mem­berikan edukasi, kegiatan ini juga men­ja­di momen­tum untuk men­gapre­si­asi pihak-pihak yang berper­an aktif dalam men­dukung pence­ga­han kek­erasan di seko­lah. Di akhir acara, Ket­ua Umum GPIB Ir. Agung Karang meny­er­ahkan piagam peng­har­gaan kepa­da Han­doko dari Kes­bang­pol Provin­si DKI Jakar­ta atas kon­tribusinya seba­gai nara­sum­ber. Selan­jut­nya, peng­har­gaan juga diberikan kepa­da pihak SMAN 53 Jakar­ta, yang diter­i­ma oleh Wak­il Kepala Seko­lah, Pak Dol­ly dan Pak Yosef, mewak­ili Kepala Seko­lah.

  Pamit Haru di Tanah Sawit, Manager Estate Pandran Dilepas dengan Air Mata

Den­gan dim­u­lainya rangka­ian sosial­isasi ini, dihara­p­kan ter­cip­ta kesadaran kolek­tif untuk mem­ber­an­tas perun­dun­gan ser­ta mem­ban­gun budaya seko­lah yang huma­n­is, berkarak­ter, dan aman bagi selu­ruh siswa di DKI Jakar­ta. Pro­gram ini men­ja­di langkah nya­ta dalam mem­ben­tuk gen­erasi muda yang lebih peduli, berem­pati, dan berani melawan segala ben­tuk kek­erasan.

B.H

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *