Jakarta, SniperNew.id – Sebuah momen menarik terjadi saat Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengunjungi Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 10 Jakarta Selatan. Dalam kesempatan tersebut, salah satu siswi berbagi kisah pribadi mengenai banyaknya hal baru yang ia rasakan sejak menjadi bagian dari Sekolah Rakyat.
Kisah itu disampaikan langsung di hadapan Sri Mulyani, yang hadir bersama jajaran pejabat Kementerian Sosial. Momen ini menjadi sorotan karena menampilkan interaksi hangat antara pejabat negara dan pelajar, di mana siswa berkesempatan menyampaikan pengalaman dan pandangannya secara langsung kepada tokoh penting di pemerintahan.
Dalam unggahan resmi akun media sosial Kemensos RI yang diberi tanda verifikasi, tertulis:
“Salah satu siswi curhat kalau banyak banget hal baru yang dia rasain sejak masuk Sekolah Rakyat. Ceritanya ini disampein langsung ke Bu Menkeu Sri Mulyani pas main ke SRMA 10 Jakarta Selatan. Bu Menkeu juga nggak lupa kasih pesan spesial buat mereka. Apa aja pesannya? Cek videonya, yuk!”
Dari foto yang dibagikan, terlihat Sri Mulyani berdiri di sisi kanan, mengenakan kemeja putih dengan rompi merah bertanda Kementerian Sosial, memperhatikan siswi yang tengah berbicara sambil memegang mikrofon. Siswi tersebut, berbusana seragam biru muda dengan rok panjang hitam dan kerudung hitam, tampak serius menyampaikan ceritanya.
Di sebelahnya, hadir sejumlah pejabat Kementerian Sosial, termasuk Menteri Sosial Tri Rismaharini yang tidak tampak dalam frame, namun terwakili oleh para staf senior. Beberapa di antaranya juga mengenakan rompi merah identitas Kemensos yang menjadi ciri khas dalam kegiatan resmi lapangan.
Sri Mulyani yang dikenal tegas namun penuh empati, memberikan perhatian penuh pada setiap kata yang diucapkan sang siswi. Momen ini sekaligus mencerminkan komitmen pemerintah dalam mendengarkan suara pelajar sebagai penerima manfaat langsung dari berbagai program pendidikan dan kesejahteraan.
Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) adalah bagian dari program pendidikan alternatif yang diinisiasi untuk memberikan kesempatan belajar bagi anak-anak dari berbagai latar belakang, terutama mereka yang kurang mampu. Kurikulum di sekolah ini dirancang untuk tidak hanya menekankan pelajaran akademik, tetapi juga keterampilan hidup, pembentukan karakter, dan kegiatan sosial yang membangun rasa percaya diri siswa.
Siswi yang bercerita kepada Sri Mulyani mengungkap bahwa sejak masuk ke SRMA, ia merasakan perubahan signifikan dalam hidupnya. Banyak hal baru yang sebelumnya belum pernah ia alami, mulai dari cara belajar yang lebih interaktif, dukungan guru yang intensif, hingga berbagai pelatihan keterampilan yang relevan dengan dunia kerja maupun kehidupan sehari-hari.
Meski isi lengkap pesannya tidak diungkap di unggahan tersebut, Kemensos RI mengajak masyarakat untuk menonton video pertemuan tersebut guna mengetahui pesan lengkap dari Sri Mulyani kepada para siswa.
Sri Mulyani Beri Pesan Spesial
Dalam kunjungan itu, Sri Mulyani juga menyampaikan pesan khusus kepada para siswa SRMA 10 Jakarta Selatan. Sebagai Menteri Keuangan, ia mendorong para pelajar untuk memanfaatkan pendidikan sebaik-baiknya sebagai modal utama menggapai masa depan yang lebih baik. Ia menekankan bahwa pengetahuan, keterampilan, dan kepercayaan diri adalah kunci untuk bersaing di dunia yang terus berubah.
Selain itu, Sri Mulyani menegaskan pentingnya rasa tanggung jawab, disiplin, dan semangat belajar yang tinggi. Menurutnya, keberhasilan siswa tidak hanya diukur dari nilai akademik, tetapi juga dari kemampuan mengelola diri, beradaptasi dengan perubahan, dan berkontribusi positif bagi masyarakat.
Sinergi Kementerian untuk Pendidikan
Kunjungan Sri Mulyani ke SRMA 10 Jakarta Selatan ini merupakan bagian dari kerja sama lintas kementerian untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan anak-anak Indonesia. Kementerian Sosial berperan dalam mendukung fasilitas dan kebutuhan sosial siswa, sementara Kementerian Keuangan memastikan alokasi anggaran yang memadai bagi program-program tersebut.
Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa pemerintah serius dalam membangun sumber daya manusia sejak usia sekolah, terutama bagi kelompok yang membutuhkan dukungan ekstra. Dengan pendekatan yang holistik, diharapkan para siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga kesiapan mental dan keterampilan untuk menghadapi masa depan.
Momen yang Menginspirasi
Pertemuan hangat antara Sri Mulyani dan para siswa SRMA 10 Jakarta Selatan mendapat perhatian publik. Unggahan Kemensos RI di platform Threads ini telah ditonton lebih dari 2.500 kali hanya dalam beberapa jam. Banyak warganet yang memberikan komentar positif, memuji inisiatif pemerintah dalam terjun langsung ke lapangan dan mendengarkan aspirasi siswa.
Potret siswi yang berbicara penuh percaya diri di hadapan Sri Mulyani menjadi simbol bahwa pendidikan yang inklusif dan partisipatif dapat membentuk generasi muda yang berani bersuara dan mengambil peran.
Momen ini juga diharapkan menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain untuk membuka ruang dialog antara siswa, guru, dan pembuat kebijakan. Dengan komunikasi yang baik, kebijakan pendidikan dapat lebih tepat sasaran dan menjawab kebutuhan nyata di lapangan.
Kisah ini bukan hanya tentang kunjungan seorang menteri, tetapi juga tentang perubahan nyata yang dirasakan siswa ketika diberikan kesempatan belajar di lingkungan yang mendukung..
Editor: (Ahmad)













