Berita Daerah

Silaturahmi Hangat Gibran dan Selvi di Ulang Tahun ke-76 SBY

358
×

Silaturahmi Hangat Gibran dan Selvi di Ulang Tahun ke-76 SBY

Sebarkan artikel ini

Jakar­ta, SniperNew.id - Pagi tadi, suasana hangat ter­li­hat di kedia­man Pres­i­den ke‑6 Repub­lik Indone­sia, Susi­lo Bam­bang Yud­hoy­ono (SBY), di Puri Cikeas, Jawa Barat. Momen­tum itu ter­ja­di keti­ka Wak­il Pres­i­den RI, Gibran Rak­abum­ing Raka, bersama sang istri, Selvi Anan­da, datang bersi­lat­u­rah­mi untuk menyam­paikan uca­pan sela­mat ulang tahun kepa­da SBY yang genap beru­sia 76 tahun, Selasa (09/09).

Kabar ini terungkap melalui ung­ga­han akun media sosial m.bahrunnajach di plat­form Threads. Dalam ung­ga­han terse­but ter­tulis:

“Pagi tadi Mas Wapres @gibran_rakabuming bersama Mba Selvi bersi­lat­u­rah­mi ke kedia­man Pak SBY.. di Cikeas, untuk menyam­paikan uca­pan sela­mat ulang tahun ke 76 kepa­da pak SBY. Wapres dan Ibu Selvi tiba sek­i­tar pukul 07.45 WIB dan dis­am­but hangat oleh SBY. Perte­muan berlang­sung dalam suasana penuh keakra­ban..”

Ung­ga­han ini juga dilengkapi den­gan cup­likan video pen­dek. Ter­li­hat dalam video itu, SBY yang men­ge­nakan keme­ja pan­jang berwar­na ungu tam­pak menyam­but Gibran den­gan pelukan hangat. Gibran sendiri men­ge­nakan batik coke­lat den­gan motif tra­di­sion­al, semen­tara Selvi tam­pak men­dampin­gi den­gan busana nuansa mer­ah berco­rak flo­ral.

Kedatan­gan Gibran dan Selvi sek­i­tar pukul 07.45 WIB mencer­minkan peng­hor­matan ser­ta sikap kekelu­ar­gaan antara pemimpin bangsa saat ini den­gan tokoh senior yang per­nah memimpin Indone­sia sela­ma dua peri­ode. Perte­muan berlang­sung seder­hana, namun sarat mak­na. Tidak ada pro­tokol­er yang kaku, suasananya jus­tru lebih menyeru­pai perte­muan kelu­ar­ga yang akrab.

  Penimbunan Jembatan Pandan Rampung

SBY menyam­but ked­u­anya den­gan penuh senyum. Dari bahasa tubuh yang terekam dalam video, ter­li­hat jelas adanya kehangatan antara gen­erasi pemimpin saat ini den­gan gen­erasi sebelum­nya. Kehadi­ran Wak­il Pres­i­den Gibran di hari ulang tahun SBY tidak hanya berni­lai sim­bo­lis, tetapi juga men­gan­dung pesan per­sat­u­an, peng­har­gaan, dan rasa hor­mat lin­tas gen­erasi.

Ulang tahun ke-76 ten­tu men­ja­di momen reflek­tif bagi SBY. Seba­gai seo­rang tokoh nasion­al, SBY telah melalui per­jalanan pan­jang dalam hidup­nya: mulai dari kari­er militer, per­jalanan poli­tik, hing­ga mengem­ban amanah seba­gai Pres­i­den Repub­lik Indone­sia dari tahun 2004 hing­ga 2014.

Kun­jun­gan dari Wak­il Pres­i­den Gibran dan Ibu Selvi men­ja­di salah satu ben­tuk peng­har­gaan dari gen­erasi muda atas dedikasi yang telah diberikan SBY kepa­da bangsa. Hal ini juga menun­jukkan bah­wa tra­disi meng­hor­mati tokoh bangsa masih tetap dija­ga dalam kul­tur poli­tik Indone­sia.

Perte­muan ini tidak hanya sekadar silat­u­rah­mi per­son­al. Di mata pub­lik, kehadi­ran Gibran dan Selvi di rumah SBY juga mem­bawa mak­na poli­tik yang lebih luas. Seba­gai Wak­il Pres­i­den muda yang baru saja men­ja­bat, Gibran ten­gah bera­da dalam sorotan masyarakat. Langkah­nya untuk menyam­ban­gi dan mem­berikan uca­pan ulang tahun kepa­da SBY mem­per­li­hatkan sikap ter­bu­ka, inklusif, ser­ta meng­hor­mati para pen­dahu­lu.

  Pelantikan Direktur Teknik PDAM Tegal, Air Bersih Jadi Fokus

Bagi pub­lik, hal ini men­ja­di sim­bol poli­tik yang menye­jukkan di ten­gah dinami­ka dan perbe­daan pan­dan­gan poli­tik yang ker­ap muncul di masyarakat. SBY sendiri dike­nal seba­gai sosok yang men­jun­jung ting­gi nilai demokrasi, per­sat­u­an, ser­ta keber­aga­man. Maka, perte­muan penuh keakra­ban ini mem­beri pesan bah­wa estafet kepemimp­inan bangsa harus senan­ti­asa diwar­nai den­gan sikap sal­ing meng­hor­mati.

Ung­ga­han akun m.bahrunnajach di Threads men­da­p­at beragam tang­ga­pan posi­tif dari neti­zen. Hing­ga beri­ta ini ditu­runk­an, ung­ga­han terse­but telah diton­ton lebih dari 753 kali hanya dalam wak­tu singkat. Banyak yang men­gapre­si­asi sikap Gibran yang diang­gap mam­pu men­ja­ga eti­ka poli­tik dan men­jalin silat­u­rah­mi den­gan tokoh-tokoh pent­ing bangsa.

Tidak sedik­it pula war­ganet yang meny­oroti momen kehangatan terse­but seba­gai teladan dalam kehidu­pan bermasyarakat, di mana perbe­daan poli­tik tidak boleh men­ja­di sekat dalam hubun­gan antar­manu­sia. Kehadi­ran Gibran dan Selvi diang­gap seba­gai langkah baik yang layak diapre­si­asi.

Silat­u­rah­mi telah men­ja­di bagian pent­ing dalam kul­tur bangsa Indone­sia, ter­ma­suk dalam dunia poli­tik. Para pemimpin dan tokoh bangsa ser­ing menun­jukkan sikap sal­ing meng­hor­mati melalui kun­jun­gan atau perte­muan prib­a­di di luar forum for­mal.

Tra­disi ini­lah yang kem­bali ter­li­hat keti­ka Gibran dan Selvi datang lang­sung ke kedia­man SBY. Mes­ki hanya berlang­sung singkat, momen ini men­gan­dung mak­na men­dalam bah­wa komu­nikasi dan hubun­gan per­son­al adalah fon­dasi pent­ing dalam men­ja­ga keber­samaan di lev­el elit maupun masyarakat luas.

Dari peri­s­ti­wa seder­hana ini, pub­lik dap­at menarik sejum­lah pela­jaran berhar­ga. Meng­hor­mati yang Lebih Tua Seba­gai gen­erasi muda, Gibran menun­jukkan sikap meng­har­gai tokoh senior yang lebih berpen­gala­man. Ini meru­pakan teladan yang patut ditiru, tidak hanya dalam dunia poli­tik, tetapi juga dalam kehidu­pan sehari-hari.

  Polemik Biaya Seragam SMKN 9 Bandar Lampung, Wali Murid Mengeluh, LSM Desak Disdik Audit Lapangan

Men­ja­ga Silat­u­rah­mi. Perte­muan ini mene­gaskan pent­ingnya men­ja­ga hubun­gan baik mes­ki berbe­da pan­dan­gan, latar belakang, atau per­an. Silat­u­rah­mi adalah jem­bat­an untuk mem­perku­at per­sat­u­an.

Sikap Ren­dah Hati. Gibran dan Selvi memil­ih datang di pagi hari, menun­jukkan kesung­guhan ser­ta keren­da­han hati dalam meng­hor­mati SBY.

Perte­muan ini bisa men­ja­di sim­bol bah­wa poli­tik Indone­sia dap­at dijalani den­gan seman­gat per­saudaraan, tan­pa per­lu per­musuhan yang merugikan masyarakat.

Kehadi­ran Wak­il Pres­i­den Gibran Rak­abum­ing Raka bersama Ibu Selvi Anan­da ke kedia­man SBY di Cikeas untuk mem­berikan uca­pan ulang tahun ke-76 adalah sebuah peri­s­ti­wa yang seder­hana, namun penuh mak­na. Dari ung­ga­han di Threads oleh akun m.bahrunnajach, pub­lik dap­at menyak­sikan bah­wa perte­muan berlang­sung dalam suasana penuh keakra­ban, jauh dari kesan for­mal­i­tas sema­ta.

Di balik pelukan hangat dan senyum yang ter­abadikan dalam video singkat, ter­sim­pan pesan moral dan poli­tik yang kuat: pent­ingnya men­ja­ga silat­u­rah­mi, meng­hor­mati tokoh bangsa, dan menum­buhkan poli­tik yang menye­jukkan.

Den­gan demikian, momen ini tidak hanya sekadar catatan kecil dalam per­jalanan hidup SBY atau agen­da Gibran seba­gai Wak­il Pres­i­den, tetapi juga men­ja­di teladan bagi selu­ruh masyarakat Indone­sia bah­wa perbe­daan tidak boleh meng­ha­lan­gi per­sat­u­an. (Ahm/abd).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *