Berita Peristiwa

Rumah Warga di Kuala Jambi Hangus Terbakar

186
×

Rumah Warga di Kuala Jambi Hangus Terbakar

Sebarkan artikel ini

Jambi, SniperNew.id – Sebuah musibah kebakaran kembali terjadi di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi. Peristiwa itu menghanguskan satu unit rumah milik warga yang berada di Kampung Laut, Kecamatan Kuala Jambi, tepatnya di kawasan Parit 5. Kebakaran terjadi pada Jumat malam, 22 Agustus 2025, sekitar pukul 22.00 WIB.

Kabar tersebut diketahui dari unggahan media lokal Jambi Sharing, yang menyebutkan bahwa peristiwa berlangsung cukup cepat dan membuat warga sekitar panik berhamburan keluar rumah. Api melahap bangunan utama rumah hingga nyaris tak tersisa.

Dalam unggahan tersebut juga disampaikan, “Sebuah tragedi menghanguskan satu unit rumah warga di Kampung Laut, Kecamatan Kuala Jambi—Parit 5, terjadi pada Jumat malam, 22 Agustus 2025 sekitar pukul 22.00 WIB. Beruntung, kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa, namun kepemilikan dan harta benda milik keluarga korban benar-benar ludes dilahap api.”

Sementara itu, pada keterangan visual yang turut dibagikan, terlihat puluhan warga berkerumun di sekitar lokasi. Kobaran api yang besar tampak menjulang tinggi disertai asap pekat yang mengepul ke udara. Cahaya merah dari jilatan api semakin jelas terlihat di tengah kegelapan malam, menandakan betapa hebatnya api yang melahap rumah tersebut.

  Pohon Tumbang di Jalan Surapati Tutup Akses Menuju Gasibu, Evakuasi Masih Berlangsung

Dalam tulisan grafis yang turut disematkan oleh akun Jambi Sharing, tertulis: “Si jago merah mengamuk di pemukiman warga di Kuala Jambi, satu rumah di Parit 5 hangus terbakar.”

Kejadian kebakaran ini memang cukup menggemparkan warga sekitar, mengingat lokasinya berada di pemukiman padat penduduk. Namun, menurut keterangan yang beredar, seluruh penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri sebelum api membesar. Hal inilah yang membuat tragedi tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.

Meski begitu, seluruh barang-barang dan harta benda milik keluarga korban tak dapat diselamatkan. Api yang cepat membesar membuat pemilik rumah tidak sempat menyelamatkan dokumen penting, perabotan, maupun barang berharga lainnya.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, tapi rumah korban beserta isinya habis terbakar. Tidak ada yang bisa diselamatkan,” ujar seorang warga yang turut menyaksikan kejadian tersebut.

Saat kebakaran terjadi, warga sekitar langsung berinisiatif membantu memadamkan api dengan alat seadanya. Ada yang menggunakan ember, ada pula yang mengandalkan mesin pompa air kecil untuk menyiram rumah yang terbakar. Namun, kobaran api yang begitu cepat menyambar seluruh bagian rumah membuat usaha warga tidak membuahkan hasil yang berarti.

Keterbatasan akses armada pemadam kebakaran juga menjadi salah satu kendala. Lokasi Parit 5 di Kecamatan Kuala Jambi berada di daerah yang cukup jauh dari pusat kota. Kondisi jalan yang sempit dan terbatas membuat mobil pemadam kebakaran sulit menjangkau lokasi dalam waktu singkat.

  Kecelakaan Truk di Tanjakan Mayit, Pengemudi Diminta Waspada

“Kami sudah berusaha, tapi api terlalu besar. Hanya bisa menyiram rumah di sebelah supaya tidak ikut terbakar,” kata seorang warga lainnya.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun aparat terkait mengenai penyebab pasti kebakaran. Namun, berdasarkan informasi yang berkembang di lapangan, diduga kuat kebakaran dipicu oleh korsleting listrik.

Seperti diketahui, korsleting listrik menjadi salah satu penyebab utama kebakaran rumah yang kerap terjadi di berbagai daerah. Kabel listrik yang sudah lama, sambungan yang tidak sesuai standar, hingga penggunaan listrik yang berlebihan dapat memicu percikan api.

Pihak berwenang masih melakukan pendataan sekaligus penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab kebakaran.

Musibah kebakaran yang menimpa satu keluarga di Parit 5 Kuala Jambi tersebut membuat seluruh harta benda korban musnah tanpa sisa. Meski belum ada data resmi mengenai jumlah kerugian, namun diperkirakan mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah.

Mulai dari bangunan rumah, peralatan elektronik, perabot rumah tangga, pakaian, hingga dokumen penting, semuanya ludes terbakar. Kondisi ini membuat keluarga korban harus kehilangan tempat tinggal sekaligus harta benda mereka dalam sekejap.

“Kami prihatin sekali, korban kehilangan rumah dan harta bendanya. Semoga ada bantuan yang bisa segera diberikan,” ucap salah seorang tokoh masyarakat setempat.

Peristiwa ini memicu keprihatinan banyak pihak. Warga sekitar yang menyaksikan kejadian secara langsung turut bersedih melihat keluarga korban kehilangan tempat tinggal. Beberapa warga juga menginisiasi gerakan solidaritas berupa penggalangan bantuan untuk meringankan beban korban.

  Dua Remaja Dibacok Saat Tawuran di Sawangan, Depok: Polisi Selidiki Pelaku

Selain itu, kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran. Pemeriksaan instalasi listrik secara berkala, tidak meninggalkan kompor menyala, serta menyediakan alat pemadam api ringan (APAR) di rumah menjadi langkah pencegahan yang sangat penting.

“Semoga ini bisa jadi pelajaran bagi kita semua, supaya lebih berhati-hati. Jangan menyepelekan hal kecil seperti kabel rusak atau stop kontak yang longgar. Karena bisa berakibat fatal,” ujar salah seorang warga yang ikut membantu memadamkan api.

Pihak aparat desa bersama warga kini tengah berupaya memberikan bantuan darurat kepada keluarga korban. Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanjung Jabung Timur juga diharapkan segera turun tangan untuk melakukan pendataan serta menyalurkan bantuan.

Masyarakat sekitar berharap agar pemerintah daerah maupun pihak-pihak terkait dapat memberikan bantuan, baik berupa kebutuhan pokok, tempat tinggal sementara, maupun dukungan psikologis untuk keluarga korban.

Tragedi kebakaran yang menimpa keluarga di Parit 5 Kuala Jambi ini memang tidak menelan korban jiwa. Namun, kehilangan rumah dan seluruh harta benda tentu menjadi duka mendalam bagi keluarga yang terdampak. Dukungan dan solidaritas dari masyarakat serta perhatian pemerintah sangat dibutuhkan agar mereka bisa segera bangkit dari musibah yang dialami.

Editor; (Ahmad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *