Berita Pendidikan

Roadshow Anti-Bullying Kesbangpol Hadir di SMAN 53 Jakarta

261
×

Roadshow Anti-Bullying Kesbangpol Hadir di SMAN 53 Jakarta

Sebarkan artikel ini

SMAN 53 Jakarta Gelar Penyuluhan Anti-Bullying”

Gambar GPIB DPW DKI Jakarta Menyerah kan Piagam Penghargaan kepada Kesbangpol dan SMAN 53 Jakarta sebagai bentuk apresiasi, Jumat [12/ 12/225]. ___________________________________________________________________

JAKART,A, SNIPERNEW.id SMAN 53 Jakarta menjadi lokasi penyuluhan anti-bullying dan kekerasan (PABK) yang digelar Kesbangpol Provinsi DKI Jakarta bersama Gerakan Pendidikan Indonesia Baru (GPIB) DPW DKI Jakarta serta DPC GPIB Jakarta Timur, Jumat (12/12/2025). Kegiatan yang diikuti siswa kelas 10 dan 11 ini bertujuan meningkatkan pemahaman tentang pencegahan perundungan di lingkungan sekolah.


Narasumber dari Kesbangpol DKI Jakarta, Handoko M., S.K.M., M.E., memaparkan bentuk-bentuk bullying beserta dampaknya terhadap kondisi psikologis peserta didik. Ia menegaskan pentingnya peran sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam menciptakan ruang belajar yang aman dan bebas kekerasan. Roadshow penyuluhan ini direncanakan berlangsung berkelanjutan di berbagai sekolah di Jakarta.

Kegiatan turut dihadiri Ketua Umum GPIB Ir. Agung Karang, perwakilan Kesbangpol DKI Jakarta, serta jajaran pengurus DPW dan DPC GPIB. Melalui sesi interaktif, siswa aktif bertanya mengenai mekanisme pelaporan kasus bullying dan cara memberikan dukungan kepada teman yang menjadi korban.

Ketua Umum GPIB Ir. Agung Karang menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah dan Kesbangpol atas kolaborasi dalam memperkuat pendidikan karakter. Sementara Wakil Kepala Sekolah SMAN 53 Jakarta, Yosef, menekankan pentingnya kemitraan lintas organisasi untuk menjaga lingkungan belajar yang kondusif, aman, dan ramah anak.

Pada akhir acara, GPIB DPW DKI Jakarta menyerahkan piagam penghargaan kepada Kesbangpol dan SMAN 53 Jakarta sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dalam penyelenggaraan penyuluhan. Kegiatan tersebut ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen bersama mencegah bullying di sekolah.

Penulis/Laporan[ Tim].