Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Daerah

Reses lawak” DPRD Labuhanbatu, jadi Cemoohan Warga Ujung Bandar

170
×

Reses lawak” DPRD Labuhanbatu, jadi Cemoohan Warga Ujung Bandar

Sebarkan artikel ini

Labuhan batu,snipernew.id

Reses Tahun ked­ua DPRD Kabu­pat­en Labuhan batu  Tahun 2025 di Aula Kan­tor Kelu­ra­han Ujung Ban­dar, Keca­matan Rantau Sela­tan labuhan batu Selasa (20/5), men­u­ai cemoohan masyarakat , wadah untuk menyalurkan aspi­rasi itu jus­tru dini­lai sekadar for­mal­i­tas yang jauh dari mak­na sesung­guh­nya.

Yang  anehnya, kegiatan reses hari itu  hanya dihadiri satu anggota dewan Maisyaroh dari Par­tai Gerindra, yang juga men­ja­bat Wak­il Ket­ua DPRD dan Wak­il Ket­ua DPC Par­taii Gerindra Labuhan­batu. Maisyaroh tan­pa didampin­gi anggota lain­nya memicu per­tanyaan besar, soal keseriu­san leg­is­latif untuk menden­garkan suara raky­at.

  Jemput Bola KTP ke Rumah Warga: Disdukcapil Lampung Utara Tunjukkan Pelayanan Tanpa Sekat, Tetap Semangat dan Bahagia!

Hari itu acara ter­hi­tung san­gat singkat, hanya kurun wak­tu  lebih kurang  30 menit berahir, tan­pa ada dia­log  yang bermak­na. Ter­pan­tau War­ga yang hadir dis­i­tu  sek­i­tar 20 orang— min­im­nya infor­masi diper­oleh, bahkan terkessn seba­gai ajang kegiatan tak bermak­na

Lebih jauh lagi, kegiatan Reses itu hanya seper­ti ser­i­moni. San­gat tidak pan­tas dise­but perte­muan aspi­ratif,” ujar seo­rang war­ga yang hadir. “Bu Dewan tam­paknya tidak siap. Tidak ada poin pem­ba­hasan yang jelas,  malah ter­bu­ru-buru untuk  mening­galkan ruan­gan.”

  Rumah Antam Strategis di Wates Timur, Pringsewu: Hunian Siap Tempati Mulai 275 Juta!

Saat wartawan coba untuk meyakinkan  jum­lah anggota dewan yang min­im hadir, Maisyaroh men­jawab san­tai, “Ter­gan­tung kesep­a­katan, bisa satu orang, bisa tiga, bisa empat.” Jawab singkat seo­rang  Anggota Dewan  dari lem­ba­ga leg­is­latif ter­hor­mat itu

Leih jauh ditanya kem­bali terkait anggaran pun tidak dijawab den­gan transparan. “Kalau tiga orang, anggaran­nya dikali tiga. Kalau satu, ya untuk satu,” ujar Maisyaroh sam­bil berlalu cepat ke sesi foto, terke­san eng­gan untuk men­je­laskan lebih jauh kepa­da awak media.

Sikap ter­tut­up dan eng­gan berdiskusi ini­lah yang mem­bu­at war­ga kece­wa. Seo­rang ibu muda yang ikut hadir men­gaku kesal.  ruan­gan ini bukan untuk meden­gar sambu­tan kosong, melainkan untuk berdialok.

  176 KPM Pekon Sri Rahayu Terima Penyaluran Bantuan Beras BCP

Yang pal­ing san­gat dis­ayangkan, acara baru dibu­ka, tidak begi­tu lama udah sele­sai. Aneh sekali ujarnya, Seharus­nya mere­ka harus per­si­ap­kan wak­tu min­i­mal dua jam untuk berdiskusi, bukan harus buru” sele­sai

Min­im­nya par­tisi­pasi anggota dewan den­gan wak­tu yang san­gat singkat, hing­ga  tidak ada wak­tu untuk berdia­log, war­ga  berharap untuk menyam­paikan aspi­rasi, fungsi reses yang semestinya men­ja­di penghubung antara leg­is­latif dan rakyat,.tetapi ini ter­li­hat tidak , ujar ibu muda itu ( one)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *