Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Terupdate

Ratusan Aparat Amankan Audiensi Karyawan PT. Panamtex di DPRD Kabupaten Pekalongan

306
×

Ratusan Aparat Amankan Audiensi Karyawan PT. Panamtex di DPRD Kabupaten Pekalongan

Sebarkan artikel ini

Peka­lon­gan, SniperNew.id — Pol­res Peka­lon­gan — Pol­da Jateng – Ratu­san per­son­el Polisi dik­er­ahkan dalam penga­manan audi­en­si karyawan PT. Panam­tex den­gan DPRD Kabu­pat­en Peka­lon­gan. Hal ini dimak­sud­kan untuk men­cip­takan kon­dusi­fi­tas kamtib­mas ser­ta memas­tikan kegiatan ber­jalan den­gan aman dan lan­car, Rabu (02/10).

Hal terse­but dis­am­paikan Kapol­res Peka­lon­gan AKBP Doni Prakoso Widaman­to, S.I.K melalui Kabag Ops Kom­pol M. Farid Amir­ul­lah, S.H., M.H saat dikon­fir­masi. Dikatakan­nya, pihaknya akan beru­paya secara mak­si­mal dalam menga­mankan kegiatan audi­en­si terse­but.

“Sebanyak 129 per­son­el dari Pol­res Peka­lon­gan diter­junkan dalam penga­manan terse­but. Hal ini ten­tun­ya untuk men­cip­takan kea­manan sela­ma kegiatan berlang­sung,” ucap­nya.

  Bara Rokok Picu Kebakaran Petasan, Detik-Detik Mencekam Terekam Video

Kom­pol Farid menam­bahkan, pihaknya bakal mengede­pankan langkah huma­n­is saat melakukan penga­manan. Dirinya juga mengim­bau bagi para peser­ta aksi terse­but untuk tetap men­ja­ga ketert­iban dan kea­manan.

Dike­tahui, bah­wa rom­bon­gan karyawan PT. Panam­tex yang berjum­lah sek­i­tar 300 orang berkumpul di depan PT. Panam­tex Jl. Raya Pan­da­narum Keca­matan Tir­to Kabu­pat­en Peka­lon­gan, dan kemu­di­an menu­ju DPRD Kabu­pat­en Peka­lon­gan meng­gu­nakan 1 Mobil Koman­do dan 200 SPM.

Mere­ka mem­bawa atribut ben­dera dan mem­ben­tangkan beber­a­pa poster maupun span­duk, bertuliskan Kami Masih Bek­er­ja dan lain seba­gainya.

Per­wak­i­lan Karyawan PT. Panam­tex diter­i­ma oleh DPRD Kabu­pat­en Peka­lon­gan untuk dilakukan auden­si di ruang Komisi D DPRD Kabu­pat­en Peka­lon­gan yang dihadiri ket­ua Komisi D DPRD Kabu­pat­en Peka­lon­gan Bapak Rid­owi, anggota Komisi D DPRD Kabu­pat­en Peka­lon­gan saudara Haqi Hazen­da, Masha­di, Hin­dun, Tau­fik Rizal, Sek­da Kabu­pat­en Peka­lon­gan M. Yulian Akbar, S.Sos ser­ta pihak-pihak terkait lain­nya.

  Jejak Tiket Kuning Menuju Gerbang Profesionalisme Jurnalistik

Dalam kesem­patan itu, ket­ua PSP SPN PT. Panam­tex saudara Tabi­in, menyam­paikan, bah­wa pihaknya mewak­ili 510 orang karyawan PT. Panam­tex yang mana pada tang­gal 12 Sep­tem­ber 2024 dike­jutkan den­gan putu­san Pailit oleh Pen­gadi­lan Nia­ga Semarang.

“Hal ini berim­bas den­gan hilangnya peker­jaan kare­na tutup­nya pabrik, bulan ini kami belum men­da­p­at keje­lasan terkait gaji yang sedi­anya tang­gal 7 Okto­ber 2024 kami ter­i­ma, dan BPJS Kese­hatan per 1 Okto­ber 2024 juga sudah tidak aktif,” kata dia.

Tabi­in berharap kepa­da DPRD Kabu­pat­en Peka­lon­gan sesuai kewe­nan­gan­nya dap­at mem­ban­tu pros­es hukum yang hari ini masih ber­jalan di Kasasi sehing­ga perusa­haan ber­jalan nor­mal kem­bali.

Selain itu mem­ban­tu memas­tikan tetap ter­penuhinya hak — hak karyawan seper­ti upah dan pesan­gon ser­ta jam­i­nan sosial lain­nya, mem­berikan kemu­da­han bagi peker­ja yang sela­ma ini men­da­p­atkan jam­i­nan kese­hatan lewat perusa­haan agar dial­ihkan ke pro­gram pemer­in­tah nan­ti­nya ser­ta menye­di­akan jar­ing penga­man sosial lewat APBN maupun APBD bagi ter­dampak pabrik tut­up kare­na pailit.

  Viral Kondisi Kota Kuala Simpang Tuai Sorotan Publik

Semen­tara itu, dari pihak perusa­haan PT. Panam­tex yang diwak­ili oleh saudara Lut­fi selaku HRD men­gungkap­kan, tahun 2002 PT. Panam­tex digu­gat PKPU. Den­gan adanya gugatan terse­but, pihaknya telah beru­paya melakukan medi­asi den­gan 5 orang man­tan karyawan yang men­ga­jukan gugatan, namun tidak ada kepu­tu­san den­gan alasan sudah dikuasakan kepa­da kuasa hukum.

Selan­jut­nya pihaknya juga digu­gat pailit, dan sudah beru­paya melakukan medi­asi kem­bali, bahkan pada saat sidang, pihaknya sudah mem­bawa uang untuk mem­ba­yar pesan­gon, namun tidak mau.

“Jadi, pada intinya dari pihak perusa­haan sudah beru­paya agar pihak pen­gadi­lan tidak memu­tuskan pailit, akan tetapi pada tang­gal 12 Sep­tem­ber 2024 PT. Panam­tex dipu­tuskan pailit,” pungkas­nya. (Muji)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *