Berita Daerah

Ratapan Warga Aceh Utara Soal Banjir

321
×

Ratapan Warga Aceh Utara Soal Banjir

Sebarkan artikel ini

ACEH UTARA, SNIPERNEW.id – Aceh Utara., Curahan hati seorang warga Aceh Utara yang menjadi korban banjir menyita perhatian publik setelah diunggah melalui akun Threads @junina_damay. Dalam unggahan tersebut, ia menyampaikan kesedihan sekaligus kekecewaannya terhadap pihak-pihak yang dianggap bertanggung jawab atas kerusakan hutan yang memicu banjir besar di daerah mereka, Sabtu [06/12/2025]>

Berikut kutipan lengkap pernyataan yang diunggah oleh akun tersebut.  “Kami salah satu korban banjir di Aceh Utara.

  Kaesang Tegaskan PSI Bidik Jawa Tengah, Ingin Ubah “Kandang Banteng” Jadi “Kandang Gajah”

Aku ikhlas untuk musibah ini, tapi tidak akan kumaafkan orang2 yang berbuat kezaliman dgn menggundulkan hutan sampai kami harus merasakan musibah ini.
Semua kerusakan dan kesulitan ini akan kumintai tanggungjawabnya di akhirat kelak. Semuanya.”

Unggahan itu disertai tampilan video yang menunjukkan lautan kayu gelondongan yang memenuhi area tergenang air, menggambarkan kuatnya dugaan kerusakan hutan di wilayah sekitar. Pada unggahan lanjutan, terlihat pula beberapa foto warga termasuk relawan yang berada di lokasi pascabanjir, serta potret kondisi salah satu masjid setempat yang terdampak.

  Jalan Perbatasan Sibolga–Tapteng Putus, Warga di Perantauan Resah Tak Bisa Terhubung

Postingan tersebut telah dilihat lebih dari 2.300 kali dan mendapat ratusan respons dari warganet. Banyak yang menyampaikan empati kepada para korban, sementara sebagian lainnya menyoroti perlunya penegakan hukum terhadap praktik perusakan hutan.

  BRI Kantor Cabang Perdagangan Salurkan Bantuan Bencana Alam untuk Warga Desa Gambus Laut dan Desa Perupuk

Hingga kini, pemerintah daerah belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait tudingan kerusakan hutan yang disebut menjadi penyebab banjir. Namun, warga berharap musibah ini menjadi momentum untuk mengevaluasi pengelolaan lingkungan di Aceh Utara.

SNIPERNEW.id akan terus memantau perkembangan informasi terkait banjir dan dampaknya terhadap masyarakat setempat.

Penulis: [Iskandar]


 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *