Berita EkonomiBerita Lifestyle

Rahasia Sukses Bertani Mangga: Inovasi Tanam & Rawat Mangga yang Menjanjikan Masa Depan Cerah

632
×

Rahasia Sukses Bertani Mangga: Inovasi Tanam & Rawat Mangga yang Menjanjikan Masa Depan Cerah

Sebarkan artikel ini

Jakar­ta, SniperNew.id – Kabar baik kem­bali hadir bagi masyarakat Indone­sia, khusus­nya bagi para petani dan pegiat per­tan­ian di berba­gai daer­ah. Dalam situ­asi ekono­mi yang dinamis, sek­tor per­tan­ian kem­bali menun­jukkan potensinya seba­gai penopang uta­ma keta­hanan pan­gan dan perekono­mi­an bangsa. Salah satu komod­i­tas yang semakin dilirik kare­na prospek pasarnya yang luas adalah tana­man mang­ga, Rabu 18 Juni 2025.

Kini, den­gan teknik penana­man dan per­awatan yang lebih mod­ern, bertani mang­ga tak hanya sekadar tra­disi, tetapi juga men­ja­di pelu­ang usa­ha yang men­jan­jikan masa depan cer­ah. Mang­ga bukan hanya buah favorit di pasar lokal, tetapi juga memi­li­ki nilai ekspor ting­gi ke berba­gai negara seper­ti Jepang, Korea Sela­tan, Uni Emi­rat Arab, hing­ga Eropa.

Lan­tas, bagaimana cara menanam dan mer­awat mang­ga den­gan lebih baik agar bisa men­ja­di petani mang­ga yang suk­ses»>?

Mang­ga [Mangifera indi­ca] meru­pakan salah satu buah tro­pis ung­gu­lan Indone­sia. Selain rasanya yang man­is dan menye­garkan, mang­ga juga memi­li­ki nilai gizi ting­gi ser­ta dap­at dio­lah men­ja­di berba­gai pro­duk turunan seper­ti jus, dodol, selai, dan bahkan kos­metik. Jenis-jenis mang­ga seper­ti mang­ga aru­ma­n­is, golek, gedong gin­cu, dan harum man­is san­gat dim­i­nati pasar domestik maupun inter­na­sion­al.

  PANEN PADI SAWAH LEBIH MUDAH DAN CEPAT: INI 5 TIPS PRAKTIS YANG WAJIB DICOBA PETANI!

Menu­rut data Kementer­ian Per­tan­ian RI, ekspor buah mang­ga Indone­sia terus meningkat dalam lima tahun ter­akhir. Hal ini menun­jukkan bah­wa bertani mang­ga bukan hanya pelu­ang lokal, tetapi juga bis­nis glob­al.

Seti­ap indi­vidu, baik yang berasal dari latar belakang kelu­ar­ga petani maupun tidak, berpelu­ang men­ja­di petani mang­ga suk­ses. Tak sedik­it anak muda mile­nial yang mulai ter­jun ke dunia per­tan­ian, khusus­nya hor­tikul­tura, kare­na meli­hat poten­si bis­nis­nya yang men­jan­jikan.

Con­tohnya, Sug­eng (35), seo­rang petani mang­ga asal Probol­ing­go, kini suk­ses mengek­spor mang­ga harum man­is ke Sin­ga­pu­ra dan meraih omzet ratu­san juta rupi­ah per musim panen. Menu­rut­nya, kun­ci suk­ses adalah kemauan bela­jar, peman­faatan teknolo­gi, dan kon­sis­ten­si dalam mer­awat tana­man.

Wak­tu ter­baik untuk menanam mang­ga adalah pada awal musim hujan, sek­i­tar Okto­ber hing­ga Desem­ber. Curah hujan yang cukup akan mem­ban­tu tana­man tum­buh den­gan baik tan­pa harus bergan­tung penuh pada iri­gasi.

Untuk masa panen, ter­gan­tung jenis­nya, pohon mang­ga biasanya mulai berbuah sete­lah usia 3–5 tahun sejak ditanam, dan bisa dipa­nen satu hing­ga dua kali setahun. Per­awatan yang kon­sis­ten akan mem­per­cepat per­tum­buhan dan kual­i­tas buah.

Tana­man mang­ga cocok ditanam di dataran ren­dah hing­ga ket­ing­gian 300 mdpl, den­gan suhu opti­mal antara 24–30°C. Jenis tanah yang ide­al adalah tanah lem­pung berpasir den­gan drainase baik dan pH antara 5,5–7,5.

  Manfaat Ikan Baung untuk Kesehatan

Daer­ah-daer­ah seper­ti Indra­mayu, Probol­ing­go, Pasu­ru­an, Situbon­do, dan NTB men­ja­di sen­tra pro­duk­si mang­ga nasion­al yang telah ter­buk­ti berhasil. Namun, daer­ah-daer­ah lain pun tetap memi­li­ki pelu­ang besar asal dikelo­la den­gan benar.

Ada beber­a­pa alasan men­ga­pa bertani mang­ga san­gat men­jan­jikan:

1. Tingginya Per­mintaan Pasar: Baik pasar lokal maupun ekspor terus tum­buh.

2. Nilai Ekonomis Ting­gi: Har­ga mang­ga pre­mi­um bisa men­ca­pai Rp25.000–Rp40.000/kg di pasar ekspor.

3. Daya Tahan Panen: Mang­ga bisa dis­im­pan dalam ben­tuk ola­han, sehing­ga mem­per­pan­jang umur jual­nya.

4. Pelu­ang Pro­duk Turunan: Selain buah segar, mang­ga bisa dio­lah jadi ane­ka pro­duk yang memi­li­ki nilai tam­bah.

5. Dukun­gan Pemer­in­tah: Banyak pro­gram ban­tu­an, pelati­han, dan akses per­modalan untuk petani hor­tikul­tura.

Berikut langkah-langkah prak­tis yang bisa dit­er­ap­kan petani:

1. Pemil­i­han Bib­it Ung­gul

Gunakan bib­it dari vari­etas ung­gul dan berser­ti­fikat seper­ti Aru­ma­n­is 143, Gedong Gin­cu, dan Man­ala­gi. Bib­it bisa berasal dari oku­lasi, cangkok, atau sam­bung pucuk.

2. Per­si­a­pan Lahan

Bersihkan lahan dari gul­ma dan siap­kan lubang tanam uku­ran 60x60x60 cm. Tam­bahkan pupuk kan­dang matang untuk menyuburkan tanah.

3. Penana­man

Tanam bib­it pada awal musim hujan. Jaga jarak tanam sek­i­tar 8x8 meter untuk memu­dahkan per­awatan dan memak­si­malkan sinar mata­hari.

  Jual Cepat! Laptop Acer Aspire A314-32 Mulus dan Bergaransi, Cocok untuk Kerja hingga Kuliah

4. Penyi­ra­man & Pemupukan

Sir­am secara ter­atur teruta­ma saat musim kema­rau. Gunakan pupuk NPK, organik cair, dan pupuk daun sesuai dosis anju­ran.

5. Pemangkasan

Lakukan pemangkasan tajuk agar sinar mata­hari mer­a­ta dan pohon tidak ter­lalu ting­gi.

6. Pen­gen­dalian Hama

Gunakan pestisi­da nabati untuk men­gen­da­likan hama seper­ti lalat buah dan kutu putih. Juga, jaga keber­si­han kebun secara rutin.

7. Pema­ne­nan

Panen buah saat kulit mulai kekuningan. Gunakan gunt­ing tajam dan tangkai pan­jang agar buah tidak rusak saat dipetik.

Den­gan pen­dekatan yang lebih mod­ern dan edukatif, bertani mang­ga kini tak sekadar peker­jaan warisan nenek moyang, tetapi juga sebuah pro­fe­si masa depan yang men­jan­jikan. Mulai dari pemil­i­han bib­it ung­gul, per­awatan inten­sif, hing­ga meman­faatkan pasar dig­i­tal untuk pen­jualan, seti­ap langkah yang dilakukan den­gan tepat akan mem­berikan hasil mak­si­mal.

Pelu­ang men­ja­di petani mang­ga suk­ses ter­bu­ka lebar bagi sia­pa saja. Dukun­gan teknolo­gi, pelati­han dari dinas per­tan­ian, ser­ta ker­ja sama den­gan pelaku ekspor, bisa men­jadikan Indone­sia seba­gai pusat mang­ga tro­pis dunia.

Terus­lah bersama kami di SniperNew.id, yang selalu menya­jikan beri­ta edukasi, ekono­mi, lifestyle, daer­ah dan banyak lagi.
Salam hijau, salam petani suk­ses!

Edi­tor: Redak­si SniperNew.id
Lapo­ran: (STM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *