Ketapang, SniperNew.id — Lanjut, PT.BGA Ketapang Kalbar terima tanah latrit dari CV.Borneo mineral utama diduga tak mengantongi izin YUPPI, kabar berkembang di warung kopi Ketapang Kalbar CV.Borneo mineral utama beralamat Jl.pangeran Kusuma jaya ruko griya Farma Kel Mulya Karta kec benua Kayong kab Ketapang, Minggu (16/20/2025).
Menurut kabar disepanjang warung kopi belum memenuhi legalitas sebenarnya baru sebatas tahap pengajuan izin galian C Latrit tujuan hendak menimbun jalan pelabuhan PT.BGA Ketapang, beralamat desa Sungai Awan Kanan, kecamatan Muara Pawan.
Beberapa sumber yang menyampaikan informasi kepada awak media SniperNews.id ini kita lihat dari direktur CV.Borneo Mineral Utama belum memenuhi persyaratan yang akurat sangat disayangkan PT.BGA
Maunya mengambil tanah latrit dari CV yang belum jelas asal usulnya sesuai dengan undang undang berlalu penjual dan pembeli hukumnya sama kami tim investigasi Lapangan masih menggali informasi terus dari pemerintah daerah Ketapang maupun provinsi dan pusat supaya lebih akurat mendalami perihal “CV.Borneo Mineral Utama”.
Sampaisejauh mana dan siapa dibalik dalang maupun bick up CV.Borneo mineral utama ucap masyarakat Ketapang beberapa orang yang menyampaikan kepada awak media SniperNew.id Ketapang, Senin (17/2/2025) ditegaskan ketua DPC LAKI laskar Anti korupsi Indonesia kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat supaya APH lebih cermat menyelidiki dan memeriksa CV.Borneo mineral utama maupun PT yang bergerak di bidang galian C tanah latrit atau tanah urug supaya lebih cermat ujar DPC LAKI laskar Anti korupsi Indonesia kab Ketapang Kalimantan barat, kepada awak media SniperNewsid Ketapang Kalbar
Penulis: (Jumadi)



















