Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Lifestyle

Potongan Papua di Jerman: Kisah Artefak Nusantara di Kota Kecil Gelnhausen

332
×

Potongan Papua di Jerman: Kisah Artefak Nusantara di Kota Kecil Gelnhausen

Sebarkan artikel ini

Papua, SniperNew.id — Sia­pa sang­ka, di sebuah kota kecil di Jer­man berna­ma Gelnhausen, ter­da­p­at sebuah rumah tua yang meny­im­pan ratu­san arte­fak dari tanah Papua. Melalui ung­ga­han di akun media sosial Threads-nya, Anies Baswedan mem­bagikan kisah menarik ten­tang tem­pat terse­but yang dike­nal seba­gai Papua Muse­um, Kamis (30/10/2025).

  Hijau Sawah Pegunungan Ini Bikin Netizen Lupa Hiruk Pikuk!

Dalam ung­ga­han berdurasi singkat itu, Anies tam­pak bera­da di depan ban­gu­nan bergaya klasik Eropa den­gan atap mer­ah bata. Ia men­je­laskan bah­wa muse­um ini meru­pakan kolek­si prib­a­di Dr. Wern­er Wei­glein, yang sela­ma lebih dari 40 tahun mengumpulkan arte­fak Papua melalui ratu­san eks­pe­disi.

  Makanan Sehat, Apalagi Buah Anggur Turunkan Resiko Darah Tinggi

“Sebuah poton­gan Papua ter­sim­pan jauh di Eropa dan tetap menghubungkan kita pada kekayaan budaya yang luar biasa di ujung timur Indone­sia,” tulis Anies dalam keteran­gan ung­ga­han­nya.

Papua Muse­um di Gelnhausen men­ja­di buk­ti bah­wa kekayaan budaya Indone­sia tak hanya dike­nal di dalam negeri, tetapi juga men­da­p­at tem­pat di hati para pecin­ta budaya dunia. Tem­pat ini tidak hanya meny­im­pan arte­fak, tetapi juga men­ja­di jem­bat­an sejarah dan kebu­dayaan antara Indone­sia dan Jer­man.

  DR.Iswadi M.pd Sarankan Gerakan Pramuka Menjadi Kurikulum Wajib Supaya Jadi Pilar Pendidikan Karakter dan Moderasi Agama

Ung­ga­han ini men­da­p­at per­ha­t­ian luas di media sosial, teruta­ma dari war­ganet yang bang­ga meli­hat warisan budaya Nusan­tara diakui dan dirawat di man­cane­gara.

Penulis: (Iskan­dar).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *