Jakarta, SniperNew..id – Pemerintah Kabupaten Pesawaran meraih penghargaan Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) Proaktif Level 3 dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Republik Indonesia. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas capaian kinerja Pemerintah Kabupaten Pesawaran dalam memperkuat tata kelola pengadaan barang dan jasa yang profesional, transparan, dan akuntabel, pada 25 Februari 2026.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Pesawaran Nanda Indira Budiarti dalam kegiatan Rapat Koordinasi dan Penyerahan Piagam UKPBJ Proaktif pada Rapat Koordinasi UKPBJ Triwulan I Tahun 2026. Acara tersebut digelar di Gedung LKPP, kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (25/2/2026).
Penghargaan UKPBJ Proaktif Level 3 diberikan kepada pemerintah daerah yang dinilai telah memenuhi standar kematangan unit kerja pengadaan barang dan jasa sesuai indikator yang ditetapkan oleh LKPP. Dalam penilaian tersebut, Pemerintah Kabupaten Pesawaran berhasil memenuhi seluruh kelengkapan atribut dari sembilan variabel penilaian yang menjadi indikator utama dalam menentukan tingkat kematangan UKPBJ.
Penyerahan piagam penghargaan dilakukan langsung oleh Kepala LKPP RI, Sarah Sadiqa, yang didampingi Deputi Bidang Pengembangan dan Pembinaan Sumber Daya Manusia Suharti, Direktur Pengembangan Profesi dan Kelembagaan Wahyuni Kartianingsih, serta Kepala Bagian Barang dan Jasa Kabupaten Pesawaran Nanang Sumarlin.
Capaian tersebut menempatkan Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa Kabupaten Pesawaran sebagai salah satu unit yang telah mencapai tingkat kematangan strategis dalam sistem pengadaan pemerintah. Pada level ini, UKPBJ tidak lagi hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi juga memiliki peran strategis dalam perencanaan dan pengelolaan proses pengadaan barang dan jasa.
Pengadaan barang dan jasa pemerintah merupakan salah satu aspek penting dalam penyelenggaraan pemerintahan, terutama dalam memastikan penggunaan anggaran negara berjalan secara efektif, efisien, dan tepat sasaran. Oleh karena itu, keberadaan UKPBJ yang profesional menjadi kunci dalam memastikan proses pengadaan dapat berjalan sesuai dengan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.
Dalam sistem pengadaan barang dan jasa pemerintah, tahap perencanaan memiliki peran yang sangat krusial. Perencanaan yang matang akan memastikan bahwa kebutuhan pengadaan dapat dipenuhi secara tepat waktu, dengan kualitas yang sesuai, serta dengan biaya yang efisien.
Selain itu, proses perencanaan pengadaan yang baik juga dapat mendorong terciptanya transparansi serta akuntabilitas dalam penggunaan anggaran pemerintah. Hal tersebut sekaligus menjadi upaya untuk meminimalkan potensi penyimpangan dalam proses pengadaan barang dan jasa di lingkungan pemerintah.
Sejalan dengan amanat Peraturan Presiden Nomor 46 Tahun 2025, Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa didorong untuk berperan sebagai pusat keunggulan atau center of excellence dalam pengelolaan pengadaan barang dan jasa pemerintah.
Peran tersebut mencakup berbagai fungsi strategis, mulai dari identifikasi kebutuhan pengadaan, penentuan metode pengadaan yang tepat, proses penganggaran, hingga pengelolaan sistem informasi pengadaan yang terintegrasi.
Selain itu, UKPBJ juga diharapkan mampu mendukung berbagai kebijakan pemerintah, termasuk peningkatan penggunaan produk dalam negeri serta pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam proses pengadaan barang dan jasa pemerintah.
Dengan demikian, sistem pengadaan tidak hanya berfungsi sebagai mekanisme administratif, tetapi juga menjadi instrumen kebijakan yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Bupati Pesawaran Nanda Indira Budiarti dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa penghargaan yang diraih merupakan bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Pesawaran dalam memperkuat tata kelola pengadaan barang dan jasa yang profesional dan berintegritas.
Menurutnya, capaian tersebut tidak terlepas dari kerja sama seluruh perangkat daerah, khususnya jajaran UKPBJ Kabupaten Pesawaran yang selama ini terus berupaya meningkatkan kualitas sistem pengadaan di lingkungan pemerintah daerah.
Bupati juga menilai bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil dari kerja kolektif seluruh pihak dalam membangun sistem pengadaan yang transparan serta berorientasi pada hasil pembangunan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Ia berharap penghargaan tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh aparatur pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kinerja dan memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik.
Selain itu, Bupati juga menekankan pentingnya menjaga integritas dalam setiap proses pengadaan barang dan jasa pemerintah. Menurutnya, pengelolaan pengadaan yang transparan dan akuntabel merupakan salah satu kunci dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan terpercaya.
Ke depan, Pemerintah Kabupaten Pesawaran berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas sistem pengadaan barang dan jasa agar semakin efektif dalam mendukung berbagai program pembangunan daerah.
Dengan capaian UKPBJ Proaktif Level 3 tersebut, diharapkan Pemerintah Kabupaten Pesawaran mampu terus memperkuat sistem pengadaan yang modern, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik yang lebih baik bagi masyarakat. (Fahrul Rozi).



















