Jakarta, SniperNew.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan akses pendidikan yang merata dan adil bagi seluruh anak-anak di daerahnya. Hal ini disampaikan oleh Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny Lamadjido, dalam sebuah unggahan media sosial Threads yang dipublikasikan pada Selasa (19/8).
Dalam unggahannya, Reny menyampaikan bahwa dirinya menghadiri pembahasan bersama Kementerian Sosial Republik Indonesia terkait pembangunan Sekolah Rakyat. Menurutnya, agenda ini menjadi langkah penting dan nyata untuk menjamin hak pendidikan yang setara tanpa ada diskriminasi.
“Hari ini saya menghadiri pembahasan bersama Kementerian Sosial RI terkait pembangunan Sekolah Rakyat. Upaya ini adalah bentuk keseriusan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah untuk memastikan setiap anak mendapatkan hak pendidikan yang adil dan merata, tanpa terkecuali,” tulis Reny Lamadjido dalam akun Threads resminya.
Reny menegaskan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat tidak hanya sekadar program teknis, melainkan strategi jangka panjang dalam mendukung visi besar Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya membangun generasi cerdas Indonesia. Visi ini menurutnya harus dijaga hingga ke tingkat daerah agar pelaksanaannya benar-benar menyentuh seluruh lapisan masyarakat.
“Visi besar Presiden Prabowo tentang generasi cerdas Indonesia kami kawal hingga ke daerah, karena saya percaya pendidikan adalah kunci membuka jalan menuju cita-cita besar Indonesia Emas 2045 dan Sulteng Nambaso,” tambah Reny.
Pendidikan selalu menjadi isu fundamental dalam pembangunan sumber daya manusia di Indonesia. Dengan luas wilayah dan tantangan geografis Sulawesi Tengah yang beragam, mulai dari pesisir hingga pegunungan, pemerataan pendidikan menjadi agenda penting yang harus terus dikawal.
Pembangunan Sekolah Rakyat diyakini akan menjadi solusi agar anak-anak di pelosok daerah tidak lagi kesulitan mengakses pendidikan layak. Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah pusat yang menargetkan peningkatan kualitas pendidikan secara merata di seluruh provinsi.
Reny menegaskan, pemerintah daerah tidak ingin ada anak di Sulawesi Tengah yang tertinggal dalam memperoleh hak pendidikan. Baik mereka yang berasal dari keluarga miskin, dari kawasan pedalaman, maupun yang terdampak berbagai persoalan sosial, semuanya harus mendapatkan kesempatan yang sama.
Visi besar Indonesia Emas 2045 menekankan bahwa pada usia 100 tahun kemerdekaan, Indonesia diharapkan menjadi negara maju dengan generasi emas yang unggul dalam ilmu pengetahuan, teknologi, dan pembangunan karakter.
Reny Lamadjido menyatakan, pendidikan adalah kunci menuju tercapainya visi besar tersebut. Dengan memperkuat fondasi pendidikan sejak dini melalui Sekolah Rakyat, ia optimistis Sulawesi Tengah mampu berkontribusi besar dalam mencetak generasi emas.
Selain itu, Reny menyebut konsep “Sulteng Nambaso” sebagai semangat daerah untuk maju, berkembang, dan mampu sejajar dengan daerah lain di Indonesia. Sulteng Nambaso menggambarkan tekad kolektif pemerintah daerah bersama masyarakat untuk menjadikan Sulawesi Tengah sebagai pusat kemajuan di kawasan timur Indonesia.
Pembangunan Sekolah Rakyat ini merupakan wujud nyata sinergi antara pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial RI dengan pemerintah daerah. Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya berhenti pada pembangunan fisik, melainkan juga menyentuh aspek kurikulum, kualitas tenaga pendidik, hingga jaminan keberlanjutan sekolah.
Dalam unggahannya, Reny juga membagikan sebuah foto yang memperlihatkan dirinya tengah berjabat tangan dengan salah satu pejabat yang terlibat dalam pertemuan pembahasan tersebut. Momen ini mencerminkan semangat kerja sama antara berbagai pihak demi mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan inklusif.
Konstitusi Indonesia secara tegas menyatakan bahwa setiap warga negara berhak memperoleh pendidikan. Oleh karena itu, pemerintah berkewajiban menghadirkan fasilitas dan layanan pendidikan yang bisa dijangkau seluruh masyarakat tanpa memandang latar belakang sosial maupun ekonomi.
Melalui program Sekolah Rakyat, diharapkan anak-anak yang selama ini terhambat biaya atau akses dapat kembali melanjutkan sekolahnya. Dengan begitu, tidak ada lagi generasi muda Sulawesi Tengah yang tertinggal hanya karena persoalan keterbatasan ekonomi atau jarak
Masyarakat menyambut positif langkah pemerintah daerah tersebut. Banyak pihak menilai kehadiran Sekolah Rakyat akan menjadi angin segar sekaligus solusi nyata bagi orang tua yang ingin anaknya mengenyam pendidikan tanpa terbebani biaya besar.
Selain itu, kehadiran program ini diharapkan dapat mengurangi angka putus sekolah yang masih menjadi masalah serius di berbagai daerah, termasuk di Sulawesi Tengah.
Melalui unggahan yang sederhana namun sarat makna itu, Reny Lamadjido ingin menegaskan kembali bahwa pemerintah provinsi tidak pernah berhenti mencari jalan terbaik bagi pendidikan anak bangsa. Ia percaya, dengan kerja sama dan niat yang tulus, Sulawesi Tengah dapat menjadi salah satu provinsi yang sukses mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
Pembangunan Sekolah Rakyat hanyalah awal dari perjalanan panjang. Ke depan, tantangan yang harus dihadapi tidak hanya soal pembangunan sekolah baru, tetapi juga bagaimana memastikan kualitas pengajaran, ketersediaan guru berkualitas, serta fasilitas pendukung yang memadai.
Namun dengan tekad dan semangat yang kuat, Reny yakin langkah-langkah tersebut akan tercapai.
Unggahan Reny Lamadjido ini menjadi cerminan dari keseriusan pemerintah daerah dalam menjaga amanah dan visi besar nasional di bidang pendidikan. Pendidikan adalah kunci utama untuk membangun bangsa yang kuat, berdaulat, dan berdaya saing tinggi.
Sulawesi Tengah kini menatap masa depan dengan optimisme melalui pembangunan Sekolah Rakyat. Dengan kerja sama erat antara pusat dan daerah, cita-cita besar membangun generasi emas Indonesia semakin dekat untuk terwujud.
Editor: (Ahmad)












