Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Olahraga

Nostalgia SKJ 1984, Olahraga Populer Era 80–90an

563
×

Nostalgia SKJ 1984, Olahraga Populer Era 80–90an

Sebarkan artikel ini

Jakar­ta, SniperNew.id - Senam Kesegaran Jas­mani (SKJ) adalah salah satu ben­tuk olahra­ga mas­sal yang san­gat pop­uler di Indone­sia, khusus­nya pada era 1980-an hing­ga 1990-an. Dalam sebuah ung­ga­han di media sosial oleh akun almuminun31 yang meng­gu­nakan tagar #senam­skj, dibagikan infor­masi menarik sep­utar sejarah dan perkem­ban­gan senam ini.

Dise­butkan bah­wa Senam Kesegaran Jas­mani per­ta­ma kali diberi judul SKJ ’84, yang ger­akan­nya san­gat mirip den­gan ger­akan Senam Pagi Indone­sia Seri D. Ger­akan dalam SKJ ’84 diran­cang untuk men­ja­ga kebugaran masyarakat Indone­sia secara luas dan mudah diiku­ti oleh semua kalan­gan, mulai dari anak seko­lah hing­ga pegawai negeri dan masyarakat umum.

  Taktik Arne Slot Dipuji, Liverpool Bangkit Lagi

Namun, seir­ing wak­tu, SKJ men­gala­mi peruba­han besar. Pada seri SKJ ’88, beber­a­pa ger­akan men­gala­mi penye­sua­ian atau bahkan diha­puskan. Menu­rut Berty Tilar­so, salah satu penyusun ger­akan SKJ, revisi dilakukan berdasarkan rekomen­dasi dari dok­ter ahli dan pakar olahra­ga. Beber­a­pa ger­akan diang­gap tidak lagi aman untuk dilakukan, teruta­ma yang menyangkut regan­gan otot yang ter­lalu ekstrem atau ger­akan meman­tulkan otot.

  Garuda Kena Lemparan, Filipina Tersenyum di Semifinal

Peruba­han ini bertu­juan untuk menghin­dari risiko ced­era dan menye­suaikan den­gan perkem­ban­gan ilmu kedok­ter­an olahra­ga.

Dalam ung­ga­han terse­but juga dis­isip­kan gam­bar cup­likan video den­gan tulisan men­colok:
“SENAM SKJ 1984 FULL VERSION”
Dis­usul kali­mat berna­da nos­tal­gia:
“Gen­erasi 80an / 90an. Ada yang masih ingat senam ini?”

Gam­bar mem­per­li­hatkan sekelom­pok orang yang men­ge­nakan ser­agam ungu-putih sedang melakukan ger­akan senam serem­pak di ruang ter­bu­ka. Kom­po­sisi visu­al ini jelas mem­bawa kem­bali kenan­gan bagi mere­ka yang tum­buh besar di masa terse­but, keti­ka seti­ap pagi, teruta­ma hari Jumat, masyarakat Indone­sia melak­sanakan senam ini secara mas­sal di seko­lah-seko­lah, instan­si pemer­in­tah, bahkan di kan­tor-kan­tor swasta.

  Elemen Mahasiswa Sumut Bertemu Kapolda, Dorong Kolaborasi Tekan Narkoba dan Kriminalitas

SKJ tidak hanya berfungsi seba­gai sarana kebugaran, tapi juga men­ja­di sim­bol disi­plin, seman­gat kolek­tif, dan gaya hidup sehat masyarakat Indone­sia kala itu. Musik pen­gir­ingnya yang khas, ser­ta ger­akan yang ter­struk­tur, mem­bu­at SKJ mudah dike­nali dan diin­gat hing­ga kini.

Kini, mes­ki SKJ tidak lagi sepop­uler dulu dan telah digan­tikan oleh berba­gai ben­tuk olahra­ga mod­ern lain­nya, banyak yang men­gang­gap SKJ seba­gai warisan budaya olahra­ga nasion­al yang patut dike­nang dan dilestarikan. Ung­ga­han seper­ti ini men­ja­di buk­ti bah­wa seman­gat SKJ tetap hidup dalam mem­o­ri kolek­tif gen­erasi yang per­nah men­galaminya. SKJ bukan sekadar senam, tapi bagian dari iden­ti­tas olahra­ga Indone­sia. (Abd)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *