Tuban, SniperNew.id – Isu pemutusan hubungan kerja (PHK) massal di pabrik PT Gudang Garam Tbk, Tuban, sempat menghebohkan jagat maya. Video yang beredar di media sosial menampilkan suasana sejumlah pekerja yang sedang bersalaman dan seolah tengah menjalani acara perpisahan akibat PHK. Namun, kabar tersebut langsung dibantah oleh pihak terkait, Minggu (07/09).
Dalam sebuah unggahan video di media sosial, terlihat sejumlah pekerja yang duduk dan berdiri di dalam ruangan pabrik. Beberapa pekerja tampak berbaris serta bersalaman, dengan narasi yang menyebutkan bahwa PT Gudang Garam tengah melakukan salam perpisahan akibat PHK massal. Tulisan dalam video itu berbunyi. “..PT. Gudang Garam tengah salam perpisahan akibat PHK massal.”
(Sumber video: Instagram/andreli_48, diunggah ulang oleh akun Threads @akuratco)
Unggahan video tersebut kemudian ramai dibicarakan publik dan memunculkan dugaan bahwa perusahaan rokok ternama itu benar-benar melakukan PHK massal di pabriknya yang berlokasi di Tuban, Jawa Timur.
Menanggapi ramainya isu tersebut, Adib Musyafak, selaku HRD PT Merdeka Nusantara yang merupakan penyedia tenaga kerja di pabrik Gudang Garam Tuban, memberikan klarifikasi. Dalam keterangan yang dikutip akun Threads @akuratco pada Minggu (7/9/2025), ia menegaskan bahwa kabar PHK massal tersebut tidak benar.
KILIK JUGA! BACA JUGA LINK INFORMASI SEBELUMNYA!
Adib Musyafak memastikan bahwa hingga saat ini aktivitas produksi di pabrik Gudang Garam Tuban masih berjalan normal tanpa adanya gelombang PHK.
Video yang memicu isu PHK massal itu diunggah ke Instagram dengan akun @andreli_48, kemudian disebarkan ulang oleh akun Threads @akuratco sekitar 14 jam sebelum berita ini diakses, dan telah ditonton lebih dari 1.205 kali.
Penyebaran cepat di media sosial membuat kabar tersebut viral dalam waktu singkat, sehingga menimbulkan keresahan, khususnya di kalangan masyarakat Tuban dan pekerja rokok yang menggantungkan hidup pada perusahaan besar tersebut.
Lokasi yang disebut dalam isu tersebut adalah pabrik PT Gudang Garam Tbk di Tuban, Jawa Timur. Namun, pihak HRD menegaskan bahwa aktivitas di pabrik Tuban berjalan seperti biasa dan tidak ada pemberhentian tenaga kerja secara massal.
Menurut HRD PT Merdeka Nusantara, kabar PHK massal di Gudang Garam Tuban tidak sesuai dengan fakta di lapangan. Sejak awal tahun 2025, tidak ada gelombang PHK yang dilakukan oleh perusahaan. Aktivitas operasional dan produksi masih berlangsung normal.
Pernyataan ini dimaksudkan untuk menepis keresahan yang muncul di masyarakat akibat viralnya video tersebut. Adib Musyafak menegaskan bahwa informasi yang beredar hanyalah isu atau rumor yang tidak berdasar.
Kejadian ini berawal dari sebuah video yang memperlihatkan momen bersalaman para pekerja. Tanpa konteks yang jelas, video tersebut diberi narasi bahwa momen itu merupakan acara perpisahan karena adanya PHK massal. Narasi inilah yang kemudian memicu kesalahpahaman publik.
Melalui klarifikasi resmi, pihak penyedia tenaga kerja yang bekerja sama dengan Gudang Garam menekankan bahwa tidak ada PHK massal yang terjadi. Aktivitas pabrik masih berjalan sebagaimana mestinya, dan pekerja tetap melaksanakan tugas seperti biasa.
Berita ini merujuk pada unggahan akun Threads @akuratco, yang mengutip pernyataan resmi HRD PT Merdeka Nusantara, Adib Musyafak. Video yang menjadi pemicu isu berasal dari akun Instagram @andreli_48.
Isu PHK massal di perusahaan besar seperti PT Gudang Garam tentu sangat sensitif, terutama karena perusahaan ini dikenal sebagai salah satu penyerap tenaga kerja terbesar di Indonesia, khususnya di sektor industri rokok.
Jika kabar itu benar terjadi, dampaknya akan sangat luas, mulai dari pekerja, keluarga, hingga roda perekonomian lokal di Tuban. Tidak mengherankan jika kabar tersebut cepat menyebar dan menjadi perbincangan hangat di media sosial.
Namun, dengan adanya klarifikasi resmi, masyarakat diimbau agar lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi. Isu yang tidak jelas kebenarannya bisa menimbulkan keresahan dan berpotensi merugikan berbagai pihak, termasuk nama baik perusahaan dan para pekerjanya.
Isu mengenai PHK massal di PT Gudang Garam Tuban dipastikan tidak benar. Klarifikasi langsung telah diberikan oleh HRD PT Merdeka Nusantara, yang menegaskan bahwa aktivitas pabrik masih berjalan normal tanpa adanya pemberhentian tenaga kerja dalam jumlah besar.
Video yang beredar hanyalah potongan momen tanpa konteks yang kemudian diberi narasi menyesatkan. Masyarakat diingatkan untuk selalu memeriksa sumber informasi sebelum mempercayai atau menyebarkan kabar di media sosial.
Berita ini ditulis berdasarkan unggahan akun Threads @akuratco dengan sumber utama klarifikasi HRD PT Merdeka Nusantara, Adib Musyafa. (Darma/Abd).















