Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Peristiwa

Mobil Pribadi Kapolres Kuansing Dirusak Massa, Wartawan Turut Jadi Korban

571
×

Mobil Pribadi Kapolres Kuansing Dirusak Massa, Wartawan Turut Jadi Korban

Sebarkan artikel ini

Kuans­ing, SniperNew.id — Insi­d­en menge­jutkan ter­ja­di di Kabu­pat­en Kuan­tan Singin­gi (Kuans­ing), Riau, keti­ka mobil prib­a­di milik Kapol­res Kuans­ing, AKBP Raden Ricky Pra­ti­din­ingrat, dirusak oleh mas­sa. Berdasarkan ung­ga­han akun res­mi @riauonline.co.id di media sosial Threads pada Senin malam, peri­s­ti­wa itu meli­batkan kendaraan jenis Toy­ota For­tuner berwar­na hitam den­gan nomor polisi BM 1405 AL yang dise­but seba­gai milik Kapol­res.

Dalam ung­ga­han terse­but, dije­laskan bah­wa mobil han­cur sete­lah dilem­pari mas­sa. Aksi anarkis itu tidak hanya menye­babkan kerusakan berat pada kendaraan, tetapi juga men­gak­i­batkan seo­rang wartawan ter­lu­ka saat meliput di lokasi keja­di­an. Video berdurasi singkat yang diung­gah mem­per­li­hatkan situ­asi tegang di sek­i­tar area keja­di­an, di mana sejum­lah war­ga tam­pak berkeru­mun dan bert­e­ri­ak di tepi jalan, semen­tara mobil hitam terse­but men­ja­di sasaran lem­paran ben­da keras.

Menu­rut keteran­gan yang dis­am­paikan riauonline.co.id, peri­s­ti­wa perusakan mobil itu ter­ja­di saat situ­asi di Kuans­ing sedang mem­anas aki­bat aksi protes war­ga terkait aktiv­i­tas tam­bang emas ile­gal (PETI) di wilayah terse­but. Mas­sa yang berkumpul di jalanan tam­paknya ter­su­lut emosi sete­lah menge­tahui keber­adaan kendaraan yang diduga milik Kapol­res Kuans­ing.

Mere­ka kemu­di­an melem­pari mobil den­gan berba­gai ben­da keras, seper­ti batu dan kayu, hing­ga menye­babkan kaca ser­ta bodi kendaraan rusak parah. Dalam video yang terse­bar, ter­den­gar teri­akan war­ga yang menun­jukkan situ­asi tidak terk­endali. Tidak lama sete­lah­nya, aparat kea­manan berusa­ha mene­nangkan mas­sa dan menga­mankan area sek­i­tar.

  Kunjungan Walikota Prabumulih Tuai Sorotan Warga di Media Sosial

Namun, di ten­gah keka­cauan terse­but, seo­rang wartawan dise­but men­ja­di kor­ban kare­na terke­na lem­paran saat beru­paya merekam keja­di­an untuk kebu­tuhan peliputan beri­ta. Kon­disi kor­ban belum dike­tahui secara pasti, tetapi dise­but men­gala­mi luka aki­bat ben­tu­ran ben­da tumpul.

Tokoh uta­ma dalam insi­d­en ini adalah AKBP Raden Ricky Pra­ti­din­ingrat, yang saat ini men­ja­bat seba­gai Kapol­res Kuan­tan Singin­gi. Kendaraan yang dirusak meru­pakan mobil prib­a­di miliknya. Selain Kapol­res, pihak yang juga dise­but ter­li­bat dalam peri­s­ti­wa terse­but adalah mas­sa yang diduga berasal dari kelom­pok war­ga yang tidak puas ter­hadap penan­ganan kasus tam­bang emas ile­gal di daer­ah mere­ka.

Semen­tara itu, wartawan yang men­ja­di kor­ban luka dise­but ten­gah men­jalankan tugas jur­nal­is­tik. Hing­ga beri­ta ini dit­ulis, iden­ti­tas wartawan terse­but belum diungkap secara res­mi, dan pihak kepolisian belum mem­berikan keteran­gan res­mi kepa­da media terkait kon­disi kor­ban.

Peri­s­ti­wa ini ter­ja­di di wilayah Kabu­pat­en Kuan­tan Singin­gi (Kuans­ing), Provin­si Riau, pada awal pekan Okto­ber 2025. Ung­ga­han riauonline.co.id menye­but keja­di­an ini baru berlang­sung sek­i­tar satu jam sebelum ung­ga­han dibu­at, menan­dakan peri­s­ti­wa terse­but masih san­gat baru.

Lokasi pastinya belum dije­laskan secara detail, namun dari video yang diung­gah ter­li­hat jalan uta­ma yang ramai oleh war­ga, den­gan sejum­lah kendaraan ter­parkir di sek­i­tar area keja­di­an. Dugaan semen­tara, peri­s­ti­wa ter­ja­di di area sek­i­tar kegiatan tam­bang emas ile­gal (PETI) yang belakan­gan ini men­ja­di sorotan di Kuans­ing.

Hing­ga kini, belum ada pen­je­lasan res­mi dari pihak kepolisian terkait pemicu uta­ma kemara­han mas­sa. Namun, berdasarkan pan­tauan di lapan­gan dan lapo­ran dari berba­gai sum­ber lokal, kemara­han war­ga diduga dipicu oleh kete­gan­gan antara aparat kepolisian dan masyarakat yang meno­lak tin­dakan pen­ert­iban tam­bang emas ile­gal (PETI).

  KA Argo Bromo Anggrek Anjlok di Subang: Jalur Lumpuh, Penumpang Terluka, Tidak Ada Korban Jiwa

Seba­gian masyarakat yang meng­gan­tungkan hidup dari aktiv­i­tas PETI merasa ter­an­cam kare­na tin­dakan tegas kepolisian dalam pen­ert­iban terse­but. Situ­asi ini menim­bulkan gesekan sosial yang beru­jung pada aksi protes dan ker­icuhan. Di ten­gah keru­mu­nan yang mem­anas itu­lah mobil prib­a­di Kapol­res Kuans­ing men­ja­di sasaran amuk mas­sa.

Selain itu, temuan beru­pa tongkat koman­do dan topi dinas bertuliskan “Kapol­res” di dalam mobil terse­but semakin mem­perku­at dugaan bah­wa kendaraan terse­but memang milik Kapol­res AKBP Raden Ricky Pra­ti­din­ingrat. Ked­ua barang itu tert­ing­gal di dalam mobil saat kerusuhan ter­ja­di.

Video yang diung­gah mem­per­li­hatkan bagaimana mas­sa mengepung dan meny­erang mobil berwar­na hitam terse­but. Suasana tam­pak kacau den­gan teri­akan war­ga di latar belakang. Beber­a­pa di antaranya ter­li­hat melem­parkan ben­da ke arah mobil hing­ga beber­a­pa bagian kaca pec­ah.

Sete­lah kendaraan rusak berat, mas­sa tam­pak mundur saat aparat kea­manan men­co­ba men­gen­da­likan situ­asi. Dalam reka­man yang beredar, ter­li­hat pula beber­a­pa orang berusa­ha mendekati mobil dan mengam­bil gam­bar atau video dari jarak dekat. Di ten­gah keka­cauan, seo­rang wartawan tam­pak ter­jatuh dan dievakuasi oleh rekan-rekan­nya kare­na diduga terke­na lem­paran batu.

Mes­ki belum ada kon­fir­masi res­mi, sejum­lah sum­ber di lapan­gan menye­but bah­wa Kapol­res Kuans­ing tidak bera­da di dalam mobil saat keja­di­an. Dugaan kuat menye­butkan bah­wa kendaraan itu sedang ter­parkir keti­ka mas­sa datang dan meny­erangnya.

Ung­ga­han terse­but memicu banyak komen­tar war­ganet yang menyayangkan tin­dakan anarkis terse­but. Beber­a­pa peng­gu­na media sosial mem­inta agar polisi segera men­gusut tun­tas kasus ini, ter­ma­suk pihak-pihak yang mem­pro­vokasi mas­sa hing­ga melakukan perusakan.

  Trafo Meledak Usai Disambar Petir, Warga Doro Sempat Panik

Semen­tara itu, pihak media riauonline.co.id juga menam­bahkan bah­wa wartawan yang ter­lu­ka aki­bat insi­d­en ini sedang men­da­p­at per­awatan dan berharap aparat kepolisian mem­berikan per­lin­dun­gan lebih bagi jur­nalis di lapan­gan.

Belum ada perny­ataan res­mi dari Kapol­da Riau maupun Humas Pol­da Riau terkait peri­s­ti­wa ini. Namun, sejum­lah penga­mat meni­lai bah­wa insi­d­en ini mencer­minkan kete­gan­gan sosial yang meningkat aki­bat kon­flik tam­bang emas ile­gal di Kuans­ing, yang sela­ma ini sudah men­ja­di per­ha­t­ian nasion­al.

Insi­d­en perusakan mobil prib­a­di milik Kapol­res Kuans­ing menam­bah daf­tar pan­jang kon­flik antara aparat dan war­ga di wilayah yang sedang meng­hadapi masalah penam­ban­gan emas tan­pa izin. Tin­dakan kek­erasan dan perusakan seper­ti ini men­ja­di peringatan serius bagi semua pihak untuk mena­han diri dan mengede­pankan dia­log.

Diper­lukan langkah cepat dari kepolisian, pemer­in­tah daer­ah, ser­ta tokoh masyarakat agar situ­asi di Kuans­ing kem­bali kon­dusif. Selain itu, per­lin­dun­gan ter­hadap wartawan yang meliput di area kon­flik juga harus men­ja­di per­ha­t­ian uta­ma, agar kebe­basan pers tetap ter­jamin dan pub­lik men­da­p­atkan infor­masi yang aku­rat tan­pa anca­man kese­la­matan.

Sum­ber: Ung­ga­han akun @riauonline.co.id di Threads den­gan keteran­gan. “Detik-detik mobil prib­a­di milik Kapol­res Kuans­ing, AKBP Raden Ricky Pra­ti­din­ingrat jenis For­tuner war­na hitam den­gan nomor polisi BM 1405 AL han­cur dirusak mas­sa. War­ga melem­pari mobil terse­but hing­ga rusak, ter­ma­suk melukai seo­rang wartawan. Tidak hanya itu, tongkat koman­do diduga milik Kapol­res dan topi dinas den­gan tulisan Kapol­res tert­ing­gal di dalam mobil terse­but.”

Tagar yang dis­er­takan dalam ung­ga­han terse­but antara lain:
#riauon­linecoid #peti #tam­bange­mas #riauon­line #kuans­ing­post #kapol­reskuans­ing

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *