Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Peristiwa

Mobil Ekspedisi Terbakar di Jalintim Muba, Puluhan Paket Ludes

215
×

Mobil Ekspedisi Terbakar di Jalintim Muba, Puluhan Paket Ludes

Sebarkan artikel ini

Muba, SniperNew.id – Peri­s­ti­wa kebakaran kem­bali meng­gun­cang jalur lin­tas Sumat­era, tepat­nya di Jalan Lin­tas Timur, Desa Kalib­er­au, Keca­matan Bayung Lencir, Kabu­pat­en Musi Banyuasin (Muba). Sebuah unit mobil eks­pe­disi yang dike­tahui sedang mem­bawa paket kir­i­man pelang­gan, dila­porkan ludes ter­bakar pada Rabu (20/8) malam.

Peri­s­ti­wa terse­but son­tak men­ja­di sorotan masyarakat sek­i­tar dan war­ganet, sete­lah beredar video ser­ta infor­masi yang dibagikan oleh akun media lokal. Dalam ung­ga­han itu dije­laskan bah­wa kendaraan pen­gangkut logis­tik terse­but ter­bakar habis, sehing­ga puluhan paket tidak terse­la­matkan.

Mes­ki begi­tu, kabar baiknya, tidak ada kor­ban jiwa dari keja­di­an nahas itu. Sopir dan awak mobil berhasil menye­la­matkan diri sebelum api melalap selu­ruh isi kendaraan. Hing­ga beri­ta ini ditu­runk­an, penye­bab kebakaran belum dike­tahui secara pasti.

Menu­rut infor­masi yang dihim­pun dari war­ga di sek­i­tar lokasi, api per­ta­ma kali ter­li­hat dari bagian belakang mobil. Kobaran api den­gan cepat mem­be­sar, diduga kare­na mate­r­i­al paket yang mudah ter­bakar mem­per­cepat mer­am­bat­nya api ke selu­ruh bagian kendaraan. Dalam hitun­gan menit, mobil terse­but habis dila­hap si jago mer­ah.

  Malam Mencekam di Kampus Bandung: Seruan Damai dari Insiden Unisba dan Unpas

Beber­a­pa war­ga yang sem­pat men­co­ba mem­berikan per­to­lon­gan den­gan alat seadanya men­gaku kesuli­tan. Jarak yang cukup jauh dari pos pemadam kebakaran mem­bu­at api tak bisa dipadamkan secara cepat.

“Awal­nya cuma asap, terus lang­sung mem­be­sar. War­ga sudah coba ban­tu, tapi api cepat sekali mer­am­bat, apala­gi mobil banyak bawa paket. Akhirnya ya habis semua,” ujar salah seo­rang war­ga yang eng­gan dise­butkan namanya.

Dampak dari kebakaran ini mem­bu­at puluhan paket pen­gi­r­i­man pelang­gan dipastikan tidak sam­pai tujuan. Berba­gai jenis barang yang diti­tip­kan melalui jasa eks­pe­disi ikut mus­nah ter­bakar. Hal ini ten­tu saja menim­bulkan rasa kece­wa di kalan­gan kon­sumen yang menung­gu paket kir­i­man.

Salah satu ung­ga­han akun lokal bahkan menuliskan sindi­ran humoris kepa­da masyarakat yang mungkin menung­gu barang kir­i­man, “Kalo paket kamu lam nyam­p­eny­oo, harap mak­lum yo cehh,” tulis admin akun terse­but.

Sindi­ran terse­but sekali­gus men­ja­di pengin­gat bah­wa kon­disi di lapan­gan kadang tidak ter­duga, dan insi­d­en semacam ini bisa mem­pen­garuhi layanan pen­gi­r­i­man.

Kepala Desa Kalib­er­au, keti­ka dikon­fir­masi, mem­be­narkan adanya peri­s­ti­wa kebakaran mobil eks­pe­disi terse­but. Ia mene­gaskan bah­wa tidak ada kor­ban jiwa maupun luka berat dari insi­d­en ini. Namun keru­gian materi­il diperki­rakan men­ca­pai ratu­san juta rupi­ah aki­bat puluhan paket yang ikut ter­bakar.

  Pergi Mandi Di Air Terjun Siling Beroban, Seorang Remaja Tewas Tenggelam

“Syukur alham­dulil­lah tidak ada kor­ban jiwa. Tapi memang keru­gian cukup besar kare­na banyak paket yang tidak terse­la­matkan. Kita masih menung­gu hasil penye­lidikan lebih lan­jut dari pihak berwe­nang,” ujarnya.

Hing­ga saat ini, pihak kepolisian masih menye­lidi­ki penye­bab pasti ter­jadinya kebakaran. Kapolsek Bayung Lencir, keti­ka dim­intai keteran­gan, menyam­paikan bah­wa pihaknya sudah turun ke lokasi dan melakukan olah tem­pat keja­di­an perkara (TKP).

“Kami sudah menga­mankan lokasi dan mem­inta keteran­gan dari sopir ser­ta sak­si-sak­si. Dugaan semen­tara bisa kare­na korslet­ing listrik atau fak­tor tek­nis lain, namun untuk kepas­tian­nya masih dalam penye­lidikan,” kata Kapolsek.

Selain itu, pihak eks­pe­disi yang bersangku­tan juga dim­inta bek­er­ja sama mem­berikan data terkait jum­lah paket yang hilang, ser­ta men­gu­rus mekanisme gan­ti rugi kepa­da para pelang­gan yang men­ja­di kor­ban dari peri­s­ti­wa ini.

Insi­d­en ini menim­bulkan kekhawati­ran di kalan­gan masyarakat yang ser­ing meng­gu­nakan jasa pen­gi­r­i­man eks­pe­disi. Banyak war­ganet menuliskan komen­tar di media sosial, seba­gian menyam­paikan rasa sim­pati, namun tidak sedik­it pula yang men­geluhkan poten­si keru­gian kare­na paket berhar­ga mere­ka ikut ter­bakar.

Dalam ung­ga­han yang viral, sejum­lah neti­zen menye­but mere­ka harus bersabar jika paket yang ditung­gu tak kun­jung datang. “Mak­lum, paket­nya kebakar di jalan, nasib ya nasib,” tulis salah seo­rang peng­gu­na media sosial.

Peri­s­ti­wa ini sekali­gus men­ja­di peringatan bagi perusa­haan eks­pe­disi agar lebih mem­per­hatikan kon­disi arma­da yang digu­nakan, ser­ta menyi­ap­kan sis­tem kom­pen­sasi yang jelas bila ter­ja­di insi­d­en di luar dugaan.

  Seorang Pemotor Tewas Akibat Tabrakan Dengan Mobil

Kebakaran mobil di jalur lin­tas timur Muba ini juga men­ja­di momen­tum bagi pemer­in­tah daer­ah untuk meningkatkan kesi­a­gaan, khusus­nya menye­di­akan pos-pos pemadam kebakaran di titik rawan kece­lakaan dan ben­cana.

Masyarakat berharap adanya sin­er­gi antara perusa­haan jasa eks­pe­disi, pemer­in­tah daer­ah, ser­ta aparat kea­manan dalam mem­berikan rasa aman dan nya­man bagi peng­gu­na jasa pen­gi­r­i­man. Apala­gi di era belan­ja online seper­ti sekarang, vol­ume paket yang dikir­im semakin meningkat seti­ap harinya.

Insi­d­en ter­bakarnya mobil eks­pe­disi di Desa Kalib­er­au, Bayung Lencir, Muba, men­ja­di pengin­gat bah­wa musi­bah bisa datang kapan saja tan­pa diduga. Meskipun tidak menelan kor­ban jiwa, keru­gian materi aki­bat hilangnya puluhan paket tetap men­ja­di puku­lan berat, baik bagi perusa­haan eks­pe­disi maupun masyarakat yang menung­gu barang kir­i­man mere­ka.

Hing­ga kini, masyarakat masih menung­gu hasil penye­lidikan lebih lan­jut dari pihak berwe­nang. Semen­tara itu, kon­sumen diim­bau tetap ten­ang dan menung­gu mekanisme gan­ti rugi yang akan diberikan pihak eks­pe­disi.

Seba­gaimana ter­tulis dalam ung­ga­han media lokal, jika paket Anda ter­lam­bat datang, “harap mak­lum yo cehh.” Kare­na di balik keter­lam­bat­an itu, ada peri­s­ti­wa besar yang sem­pat melu­luh­lantakkan satu unit kendaraan beser­ta muatan­nya di jalan lin­tas Muba.

Edi­tor: (Ahmad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *