Kuala Lumpur, SniperNew.id – Kepala Pusat Informasi Strategis Pertahanan (Kapus Infostrahan) Kementerian Pertahanan RI, Brigjen TNI Robert Owen Tambunan, memimpin langsung Delegasi Republik Indonesia dalam pertemuan The 9th ASEAN Our Eyes (AOE) Working Group yang digelar di Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (15/7/2025).
Momen penting ini turut dibagikan oleh akun resmi Kementerian Pertahanan RI, @Kemhan_RI, di platform X (sebelumnya Twitter), menegaskan betapa strategisnya posisi Indonesia dalam forum kerja sama intelijen terbuka antarnegara ASEAN tersebut.
ASEAN Our Eyes adalah inisiatif kolaborasi intelijen kawasan yang dibentuk untuk menghadapi berbagai tantangan keamanan non-tradisional, seperti terorisme, radikalisme, penyelundupan lintas batas, dan ancaman siber. Dalam edisi ke‑9 ini, negara-negara anggota berkumpul untuk memperkuat mekanisme berbagi informasi strategis dan memperbarui peta ancaman kawasan.
Brigjen Tambunan menyampaikan bahwa Indonesia memandang pentingnya kepercayaan dan kolaborasi intelijen dalam menghadapi ancaman yang semakin kompleks. Ia juga menyoroti pentingnya respons cepat terhadap ancaman siber dan penyebaran radikalisme digital.
“Indonesia berkomitmen menjadikan kerja sama intelijen ASEAN sebagai benteng awal dalam menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan,” ujar Brigjen Tambunan di hadapan peserta forum.
Delegasi Indonesia juga memaparkan pendekatan baru dalam penguatan sistem pertahanan berbasis teknologi dan kecerdasan buatan untuk mendeteksi ancaman lebih dini. Fokus pada digitalisasi data intelijen terbuka dan pertukaran informasi real-time menjadi sorotan utama.
Pertemuan ini sekaligus memperkuat sinergi antarlembaga pertahanan di kawasan dan menunjukkan peran aktif Indonesia dalam membangun intelijen regional yang adaptif dan modern. Brigjen Tambunan tampil bukan hanya sebagai representasi militer, tetapi juga sebagai diplomat strategis pertahanan yang membawa suara Indonesia ke level tertinggi kerja sama ASEAN.
Melalui forum AOE, kawasan Asia Tenggara menegaskan kesiapan kolektif menghadapi ancaman lintas batas—dan Indonesia, melalui langkah sigap Brigjen Tambunan, kembali berdiri di garda depan. (Red)













