Pasaman SniperNew.id Untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap bencana kebakaran dilakukan Sosialisasi Pemberdayaan Masyarakat tentang Edukasi dan Penanganan dini terhadap bahaya kebakaran oleh Pemerintah Kabupaten Pasaman melalui Satpol PP dan Damkar yang dilaksanakan di Halaman Kantor Wali Nagari Panti Rabu (31/07/2024). Kegiatan ini diikuti oleh 46 orang peserta se Nagari Panti.
Kasat Pol PP dan Damkar Aan Afrinaldi, S.STP secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi penanggulangan kebakaran, melalui kegiatan ini diharapkan dapat mengedukasi masyarakat terhadap pencegahan kebakaran dan penyelamatan korban khususnya perempuan, lansia dan anak-anak.
Afrinaldi juga menyampaikan beberapa penyebab kebakaran bangunan dan gedung yang terjadi di Pasaman menurut data yang kami himpum adalah 80 persan datangnya dari kompor/ tungku dapur, pembakaran sampah dan arus pendek atau konsleting listrik.
Pesan Afrinaldi kita harus berhati hati apabila membakar sampah dan mememasak di dapur, Ketik meninggalkan rumah pastikan bahwa kompor atau tungku memasak di dapur kita harus benar benar padam dari api dan bara ujarnya
Wali Nagari Panti Nofri Adyla Safri ST menerangkan dalam Sambutannya “Atas nama Pemerintah Nagari Panti menyampaikan apresiasi dan berterimakasih kepada Dinas Satol PP dan Damkar Kabupaten Pasaman yang sudah menyelenggarakan kegiatan sosialisasi pencegahan Kebakaran ini. Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Damkar Kabupaten Pasaman dengan Nagari Panti mengingat dalam 2 bulan terakhir sudah terjadi kebakaran rumah penduduk sebanyak 2 kali, tuturnya.
Diungkapkannya bencana kebakaran bisa terjadi kapan dan dimana saja jika masyarakat lalai. Kegiatan hari ini sangat luar biasa dan karena untuk mencegah terjadinya kebakaran perlu pemahaman bagaimana menangani bencana kebakaran agar tidak menjadi besar.
Salah satu tokoh Masyarakat Sekaligus Ketua Bamus Nagari Panti Pahmi Nasution ST menerangkan kepada wartawan SniperNew.id Kegiatan ini sangat bermanfaat. Kita bersyukur di Kabupaten Pasaman jika terjadi kebakaran, dapat segera dipadamkan. Ini karena Damkar di Kabupaten Pasaman cekatan dan tangguh. Melalui kegiatan ini tentu akan lebih banyak masyarakat yang paham bagaimana melakukan pencegahan penanggulangan kebakaran,” ujar Pahmi
Pahmi berpesan kepada peserta agar dapat menerima materi terkait pencegahan penanggulamgan awal kebakaran yang akan disampaikan oleh narasumber. Selain sosialisasi dan edukasi pencegahan kebakaran peserta juga akan mengikuti simulasi penanggulangan kebakaran dini.
“Semoga setelah mengikuti sosialisasi dan edukasi pencegahan dan penanggulangan ini, masyarakat menjadi paham akan pentingnya pencegahan kebakaran,” tuturnya.( Abdi Novirta )












