Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Daerah

Lumpur Banjir Jadi Harapan Baru di Aceh Tamiang

108
×

Lumpur Banjir Jadi Harapan Baru di Aceh Tamiang

Sebarkan artikel ini

ACEH TAMIANG, SNIPERNEW.id – Kepolisian Daer­ah (Pol­da) Aceh menyalurkan ban­tu­an beru­pa ribuan polibag berisi tanah lumpur sisa ban­jir dan bib­it tana­man kepa­da masyarakat Kabu­pat­en Aceh Tami­ang, Selasa (13/1/2026).

Ban­tu­an terse­but dis­er­ahkan lang­sung oleh Kapol­da Aceh Irjen Pol. Drs. Marzu­ki Ali Basyah, M.M., melalui Pol­res Aceh Tami­ang.

  Bukber Haru di BSD, Mensos Gus Ipul Soroti Perubahan Nyata Sekolah Rakyat

Peny­er­a­han ban­tu­an ini meru­pakan bagian dari upaya peman­faatan kem­bali mate­r­i­al sisa ben­cana ban­jir agar memi­li­ki nilai pro­duk­tif, sekali­gus men­dukung pemuli­han ekono­mi dan keta­hanan pan­gan masyarakat pas­caben­cana.

Kabid Humas Pol­da Aceh, Kombes Pol. Joko Kris­diyan­to, S.I.K., men­je­laskan bah­wa Kapol­da Aceh meny­er­ahkan sebanyak 20.000 karung atau polibag berisi tanah lumpur bekas ban­jir yang telah dik­er­ingkan, ser­ta 500 bungkus bib­it per­tan­ian kepa­da Pol­res Aceh Tami­ang.

Peny­er­a­han ban­tu­an ini meru­pakan bagian dari upaya peman­faatan kem­bali mate­r­i­al sisa ben­cana ban­jir agar memi­li­ki nilai pro­duk­tif, sekali­gus men­dukung pemuli­han ekono­mi dan keta­hanan pan­gan masyarakat pas­caben­cana.

Kabid Humas Pol­da Aceh, Kombes Pol. Joko Kris­diyan­to, S.I.K., men­je­laskan bah­wa Kapol­da Aceh meny­er­ahkan sebanyak 20.000 karung atau polibag berisi tanah lumpur bekas ban­jir yang telah dik­er­ingkan, ser­ta 500 bungkus bib­it per­tan­ian kepa­da Pol­res Aceh Tami­ang. Ban­tu­an terse­but diter­i­ma lang­sung oleh Kapol­res Aceh Tami­ang, AKBP Mulia­di, S.H., M.H.

  Sikat Tambang Ilegal, Pemkab Pringsewu Tak Main-Main

“Karung-karung terse­but tidak sekadar ban­tu­an biasa. Selu­ruh­nya diisi den­gan tanah lumpur bekas ban­jir besar yang telah dik­er­ingkan, seba­gai ben­tuk peman­faatan mate­r­i­al sisa ben­cana men­ja­di sesu­atu yang berni­lai dan pro­duk­tif,” ujar Kombes Pol. Joko Kris­diyan­to.

Ia menam­bahkan, bib­it per­tan­ian yang dis­alurkan ter­diri dari berba­gai jenis tana­man hor­tikul­tura, di antaranya timun, terong, dan semang­ka, yang dihara­p­kan dap­at segera ditanam oleh masyarakat ter­dampak ban­jir.

  Kepemimpinan Tegas Kacabdin Wilayah II Lampung, Rodi Hayani Samsun dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan

“Melalui langkah ini, Pol­ri men­dorong masyarakat untuk bangk­it, men­go­lah, dan mena­ta kem­bali kehidu­pan pas­ca­ban­jir. Ban­tu­an ini juga men­ja­di sim­bol seman­gat gotong roy­ong ser­ta kepedu­lian Pol­ri ter­hadap pemuli­han ekono­mi dan keta­hanan pan­gan masyarakat Aceh Tami­ang,” jelas­nya.

Lebih lan­jut, Kabid Humas Pol­da Aceh menyam­paikan bah­wa lumpur yang sebelum­nya mem­bawa dampak buruk aki­bat ben­cana, kini dihara­p­kan dap­at men­ja­di media tum­buh­nya hara­pan baru bagi masyarakat.

“Pol­ri hadir tidak hanya untuk men­ja­ga kea­manan, tetapi juga ikut menanam masa depan bagi masyarakat yang ter­dampak ben­cana,” pungkas­nya.

Penulis: (Iskan­dar).