Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Daerah

Lomba Sepeda Hias, Cara Unik Warga Tumbuhkan Kepercayaan Diri Anak di Momen 17 Agustus

406
×

Lomba Sepeda Hias, Cara Unik Warga Tumbuhkan Kepercayaan Diri Anak di Momen 17 Agustus

Sebarkan artikel ini

Dalam rang­ka meme­ri­ahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Repub­lik Indone­sia ke-79, war­ga sebuah lingkun­gan diadakan Lom­ba Sepe­da Hias yang berlang­sung meri­ah. Kegiatan ini tidak hanya men­ja­di ajang kreativ­i­tas, tetapi juga sarana mem­ban­gun keper­cayaan diri anak-anak melalui inter­ak­si sosial den­gan teman-teman sebaya, Selasa 12 Agus­tus 2025.

Salah satu peser­ta lom­ba adalah seo­rang anak perem­puan yang tampil den­gan sepe­da hias bertema “warung sayur kelil­ing.” Sepe­da mini terse­but dipenuhi berba­gai sayu­ran segar seper­ti kangkung, kol, dan sayu­ran hijau lain­nya. Selain itu, ter­da­p­at juga beragam kebu­tuhan rumah tang­ga seper­ti mi instan dan bum­bu dapur yang dita­ta rapi di sisi belakang sepe­da. Penampi­lan­nya menarik per­ha­t­ian war­ga dan peser­ta lain­nya kare­na kon­sep hiasan yang unik dan lucu.

Ayah dari peser­ta terse­but, melalui ung­ga­han di media sosial Threads den­gan akun pakakbar_carikerja, menyam­paikan rasa bang­ganya. Dalam ung­ga­han terse­but ia menulis:

“Salah satu cara menum­buhkan keper­cayaan diri anak adalah biarkan dia bersosial den­gan lingkun­gan­nya. Alham­dulil­lah putriku men­tal­nya teru­ji lewat lom­ba sepe­da hias kemarin meskipun secara bis­nis ini ter­go­long Rungkat ya teman-teman 😂.”

 

Ung­ga­han ini dis­er­tai tan­da pagar seper­ti #17agustusan, #hutri, dan #indone­si­amerde­ka. Can­daan ten­tang “secara bis­nis ter­go­long rungkat” men­gun­dang tawa war­ganet kare­na hiasan sepe­da memang menyeru­pai warung sayur yang mem­bawa banyak barang dagan­gan.

  Jembatan Aceh–Medan Terputus, Warga Bertahan Pakai Sampan Darurat

Acara lom­ba ini dilak­sanakan di salah satu jalan lingkun­gan yang sudah ditut­up semen­tara untuk kendaraan bermo­tor. War­ga berkumpul di ping­gir jalan, mem­berikan seman­gat dan sorakan kepa­da anak-anak yang melin­tas den­gan sepe­da hias mere­ka. Dalam salah satu video yang diung­gah, ter­li­hat seo­rang ibu tersenyum lebar dan ber­jalan di sisi putrinya yang men­gayuh sepe­da hias terse­but. Ked­u­anya tam­pak menikmati momen ini den­gan penuh kece­ri­aan.

Pada video lain, suasana semakin hangat keti­ka peser­ta berhen­ti di area berkumpul bersama peser­ta lain­nya. Ter­li­hat beber­a­pa orang berfo­to bersama, ter­ma­suk anak-anak dan orang tua yang men­dampin­gi. Balon berwar­na-warni, ben­dera mer­ah putih kecil, dan orna­men hias khas per­ayaan 17 Agus­tus mem­per­can­tik barisan sepe­da yang ter­parkir.

Lom­ba sepe­da hias ini men­ja­di bagian dari rangka­ian kegiatan Day 1 per­ayaan HUT RI di lingkun­gan terse­but. Tujuan uta­ma dari lom­ba ini bukan hanya soal menang atau kalah, tetapi menanamkan rasa per­caya diri, melatih kreativ­i­tas, dan mem­per­erat hubun­gan sosial antar­war­ga.

Antu­si­asme war­ga ter­li­hat dari komen­tar-komen­tar posi­tif di ung­ga­han media sosial terse­but. Beber­a­pa tang­ga­pan war­ganet di antaranya:

lyn­ndalind: “Ini ibun­ya yang keren sih, niat banget 😍😍”

dedewif: “Ada suatu dianya lagi, cua­neeet 😍”

amalia.dewi29: “Suka banget kon­ten-kon­ten ibu-ibu yang effort mak­si­mal buat core mem­o­ry anaknya 😊”

har­ni­aa­gustin: “Lucu bgttt gemesss, tolong pani­tia kasih moy­aa jadi win­ner dong 😆”

Komen­tar-komen­tar ini menun­jukkan dukun­gan dan apre­si­asi atas upaya para orang tua dalam mem­per­si­ap­kan hiasan sepe­da yang menarik. Banyak yang terin­spi­rasi oleh ide kre­atif ini, teruta­ma kare­na meng­gabungkan unsur per­mainan anak den­gan sen­tuhan kehidu­pan sehari-hari.

  Bupati Pesawaran Resmi Lepas Peserta Perlombaan Muktamad RMI Tingkat Provinsi Lampung

Di lokasi lom­ba, selain sepe­da bertema warung sayur, ada juga sepe­da hias lain den­gan berba­gai tema seper­ti tokoh kar­tun, balon war­na-warni, hing­ga ben­dera mer­ah putih yang menghi­asi selu­ruh rang­ka sepe­da. Para peser­ta berasal dari berba­gai usia anak-anak, mulai dari bali­ta yang dikayuh oleh orang tuanya, hing­ga anak usia seko­lah dasar yang men­gayuh sendiri.

Pani­tia lom­ba meni­lai peser­ta berdasarkan kri­te­ria kreativ­i­tas hiasan, ker­api­an, kesesua­ian tema, dan antu­si­asme anak saat mengiku­ti lom­ba. Walaupun tidak semua peser­ta akan kelu­ar seba­gai peme­nang, selu­ruh anak yang ikut tetap men­da­p­at hadi­ah seba­gai ben­tuk apre­si­asi.

Kegiatan seper­ti ini memi­li­ki dampak posi­tif bagi perkem­ban­gan anak. Menu­rut beber­a­pa orang tua yang hadir, lom­ba sepe­da hias men­ja­di kesem­patan anak untuk bela­jar bersosial­isasi, tampil di depan umum, dan men­gasah rasa per­caya diri. Selain itu, anak juga bela­jar meng­har­gai pros­es per­si­a­pan, mulai dari ide desain, menghias sepe­da bersama kelu­ar­ga, hing­ga menung­gu gili­ran tampil.

Salah satu momen menarik adalah keti­ka peser­ta bertema warung sayur kelil­ing itu men­ja­di pusat per­ha­t­ian war­ga. Banyak orang yang menghen­tikan langkah­nya untuk mem­o­tret atau mengam­bil video. Beber­a­pa anak dan orang tua bahkan berfo­to bersama sepe­da terse­but seba­gai kenang-kenan­gan.

Per­ayaan HUT RI den­gan lom­ba sepe­da hias juga men­ja­di sarana mem­per­erat tali silat­u­rah­mi antar­war­ga. War­ga yang biasanya sibuk den­gan aktiv­i­tas mas­ing-mas­ing, dap­at berkumpul dan berin­ter­ak­si dalam suasana penuh kece­ri­aan. Banyak yang meman­faatkan kesem­patan ini untuk sal­ing bercengk­era­ma, bercan­da, dan menikmati suasana khas per­ayaan kemerdekaan.

  RPJMD Pesawaran Disepakati, Arah Lima Tahun

Dari segi visu­al, acara ini juga san­gat menarik. Jalan yang dihi­asi ben­dera mer­ah putih, span­duk uca­pan kemerdekaan, ser­ta keru­mu­nan war­ga yang penuh senyum men­ja­di latar yang indah untuk mengabadikan momen berhar­ga ini. Anak-anak yang berpar­tisi­pasi pun merasa bang­ga bisa ikut ser­ta dan menun­jukkan hasil karyanya kepa­da war­ga.

Melalui lom­ba sepe­da hias, nilai-nilai keber­samaan, kreativ­i­tas, dan keberan­ian tampil di depan umum dap­at ditanamkan sejak dini. Inisi­atif orang tua untuk men­dukung anak mere­ka dalam kegiatan seper­ti ini juga mem­beri con­toh posi­tif bah­wa men­didik anak tidak selalu harus melalui pem­be­la­jaran for­mal, tetapi juga melalui pen­gala­man sosial yang menye­nangkan.

Acara Day 1 Lom­ba Sepe­da Hias ini men­ja­di pem­bu­ka yang man­is untuk rangka­ian kegiatan per­ayaan kemerdekaan. War­ga berharap, tra­disi ini bisa terus dilestarikan di tahun-tahun berikut­nya, den­gan ide-ide hiasan sepe­da yang semakin kre­atif dan unik.

Bagi anak perem­puan yang men­gayuh sepe­da bertema warung sayur itu, pen­gala­man ini kemu­ngk­i­nan akan men­ja­di salah satu mem­o­ri masa kecil yang tak terlu­pakan. Bukan hanya kare­na penampi­lan­nya yang men­curi per­ha­t­ian, tetapi juga kare­na dukun­gan penuh dari kelu­ar­ga dan lingkun­gan­nya.

Pada akhirnya, lom­ba sepe­da hias ini mem­buk­tikan bah­wa momen seder­hana di lingkun­gan sek­i­tar bisa men­ja­di ajang pem­be­la­jaran pent­ing bagi anak. Kegiatan ini men­ga­jarkan bah­wa yang ter­pent­ing bukan­lah hasil akhir, tetapi pros­es, keber­samaan, dan keberan­ian untuk tampil di depan orang banyak. (Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *