Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Hukum

Kuasa Hukum PT. AMJ Klarifikasi Pemberitaan Online Posmetro Medan

424
×

Kuasa Hukum PT. AMJ Klarifikasi Pemberitaan Online Posmetro Medan

Sebarkan artikel ini

Tebingtin­gi, SniperNew.id - Kuasa hukum PT Anu­grah Mak­mur Jaya (AMJ) Klar­i­fikasi atas pem­ber­i­taan salah satu Media Online Pos­metro Medan pada tanggal(01/Agustus 2024).

Junir­wan Kur­nia SH dan AKBP ℗ Amwizar,SH,MH,Kuasa Hukum PT.Anugrah Mak­mur Jaya (AMJ) men­erangkan Bah­wa: Ir.Yusdi Harianto (Komis­aris Uta­ma PT Anuger­ah Mak­mur Jaya„“jelasnya.

Junir­wan Kurnia,SH., dan Rekan menyam­paikan ada 5 poin pada hari kamis (01/08/2024)sebagai berikut:

1. Bah­wa tidak benar Saiman Sia­haan dan Rudy pemi­lik Pabrik Kela­pa Saw­it (PKS) yang di operasikan /dijalankan oleh PT.Anuhrah Mak­mur Jaya (AMJ), Oleh kare­na baik ban­gu­nan PKS terse­but maupun tanah per­ta­paan­nya adalah milik prib­a­di Klien kami,Ir.Yusdi Harianto, sedan­gkan PT. Anu­grah Mak­mur Jaya adalah perseroan yang mengoperasikan/menjalankan pabrik kela­pa saw­it (PKS) terse­but Bah­wa Saiman Sia­haan saat ini tidak ada Hak apapun den­gan kepemi­likan saham,” Jelas­nya.

  BAP Kasus Dugaan Penipuan Kepala SMKN 1 Dolok Masihul Resmi Dikirim ke Kejaksaan

2. PT.Anugfah Mak­mur Jaya(AMJ) maupun kepemi­likan Pabrik Kela­pa Saw­it (PKS) yang dioperasikan/dijalankan oleh PT. Anu­grah Mak­mur Jaya terse­but sudah Tiga (3) kali ditun­da den­gan mengiku­ti Sidang pidana atas nama Saiman Sia­haan atau Rudy Sak­it, Pada­hal dari pan­dan­gan kami ked­u­anya sehat-sehat saja,” Ucap­nya.

Namun klien kami meng­hor­mati pros­es di pen­gadi­lan yang sedang ber­jalan, walau tersendat-sendat den­gan alasan ked­ua ter­dak­wa terse­but sakit,“ujarnya.

“Hal ini harus dimaklumi,oleh kare­na klien kami selaku kor­ban ingin secepat­nya mem­per­oleh kepas­t­ian hukum dan kead­i­lan,” jelas­nya.

3. Bah­wa kami maupun klien kami tidak ingin men­cam­puri per­masala­han Saiman Sia­haan den­gan pihak kejak­saan selaku penun­tut Umum,pihak kejak­saan dan pen­gadi­lan Negeri tebing tinggi,agar diper­oleh kepas­t­ian hukum dan kead­i­lan maupun kami meng­har­gai seti­ap langkah menye­le­saikan kasus ini secepat­nya,” ucap­nya

  Diduga Milyaran Rupiah Bocor, P2NAPAS Cium Aroma Busuk Proses Pemilihan Penyedia 14 Kegiatan Dinas PUPR Seluma

4. Bah­wa kami selaku kuasa hukum kor­ban den­gan meno­lak state­ment Saiman Sia­haan den­gan men­ertawakan­nya pada­hal yang meny­atakan bah­wa klien kami meng­in­tim­i­dasi Fak­tanya seba­gai berikut:

Nasu­tion sedang duduk menung­gu jad­w­al sidang dan pada saat itu ditem­pat terse­but duduk juga ibu Yanti(Mantan Pen­gacara Saiman Siahaan)dan kami seper­ti biasa sesama kole­ga pen­gacara men­go­b­rol itu uru­san kami untuk tersenyum atau tertawa kare­na itu hak kami seba­gai manu­sia bersosial­isasi,” jelas­nya.

Bah­wa keti­ka Saiman Sia­haan melin­tasi kami untuk menu­ju ruang sidang, tiba-tiba Saiman Sia­haan berba­lik dan men­garahkan wajah­nya kepa­da kami sam­bil men­gatakan, “Kau Atau Aku Yang Mati. “Meli­hat hal terse­but saya (Junir­wan Kur­nia SH)selaku kuasa hukum kor­ban men­gatakan agar jan­gan men­gan­cam seper­ti itu .…. dst, tidak sem­pat ter­ja­di kon­tak fisik,oleh kare­na Saiman Sia­haan dibawa masuk keru­ang sidang oleh petu­gas Tahanan kejak­saan,” Ungkap­nya

  Kapuspenkum Kejaksaan Agung Dr. Ketut Sumedana: Kerja Kejaksaan Agung yang Progresif dalam Berantas Korupsi

Lanjutnya,pada saat Saiman Sia­haan dibawa petu­gas kami (kuasa hukum) bersama klien kami tidak per­nah men­ertawakan Saiman Sia­haan yang mana di anggap lucu dirinya untuk menu­ju ruang sidang.

“Yus­di Harianto dan Ahmad Arifin oleh kare­na itu tidak ada yang kami fan aksi Saiman Sia­haan keti­ka marah­nya serius, oleh kare­na tidak mungkin pada Majelis Hakim dan Jak­sa penun­tut ini,“ucapnya.

5. Bah­wa menu­rut pan­dan­gan kami, jika di lihat gaya Saiman Sia­haan cara marah tersebut,kami tidak yakin dia men­gala­mi sak­it orang segalak itu,oleh sebab itu kami mohon ke Umum agar melan­jutkan pros­es Per­si­dan­gan perkara ini,“Pungkasnya. (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *