Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Bantuan BOSBerita Daerah

Klarifikasi Kacabdin Soal Chat Tipikor

48
×

Klarifikasi Kacabdin Soal Chat Tipikor

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Kacabdin memberikan klarifikasi melalui sambungan telepon terkait pesan WhatsApp yang disebut berasal dari Kepala SMA Negeri 1 Pringsewu, di tengah polemik pemberitaan Dana BOS.

PRINGSEWU, SNIPERNEW.id – Kepala Cabang Dinas Pen­didikan Wilayah Kabu­pat­en Pringsewu (Kacab­din) akhirnya mem­berikan klar­i­fikasi terkait pesan What­sApp yang sebelum­nya men­ja­di sorotan dalam pem­ber­i­taan berjudul “Chat Singkat, Polemik Pan­jang.” Kamis (26/02/2026).

Dalam keteran­gan singkat yang dis­am­paikan kepa­da redak­si, Kacab­din men­je­laskan bah­wa pesan yang diteruskan­nya kepa­da jur­nalis berasal dari Kepala Seko­lah SMA Negeri 1 Pringsewu.

“Chat dari kasek SMAN 1 Pringsewu, saya mau men­je­laskan tapi tele­pon bapak tidak diangkat,” ujar Kacab­din melalui pesan What­sApp, seba­gai ben­tuk tang­ga­pan atas per­mintaan kon­fir­masi sebelum­nya.

  Reses Akhir Tahun, drg. Putih Sari Dengarkan Langsung Keluhan Masyarakat

Sebelum­nya diber­i­takan, sebuah pesan What­sApp yang diteruskan Kacab­din kepa­da jur­nalis DPC Komite Wartawan Refor­masi Indone­sia (KWRI) memu­nculkan tan­da tanya kare­na memu­at kali­mat yang menye­but pen­gad­u­an telah disikapi oleh Tipikor di seko­lah dan dise­but telah sele­sai.

Pada saat beri­ta awal diter­bitkan, redak­si menyam­paikan bah­wa upaya kon­fir­masi kepa­da Kacab­din belum mem­per­oleh jawa­ban.

Den­gan adanya klar­i­fikasi terse­but, kini dike­tahui bah­wa pesan dimak­sud meru­pakan kuti­pan atau teru­san dari komu­nikasi Kepala Seko­lah SMA Negeri 1 Pringsewu kepa­da Kacab­din.

Mes­ki demikian, hing­ga beri­ta ini diper­barui, belum ter­da­p­at pen­je­lasan rin­ci dari pihak seko­lah terkait kon­teks lengkap per­caka­pan maupun mak­sud dari perny­ataan ten­tang penan­ganan Tipikor terse­but.

Polemik ini beraw­al dari sorotan pub­lik ter­hadap pen­gelo­laan Dana Ban­tu­an Opera­sion­al Seko­lah (BOS) tahun anggaran 2024–2025 di SMA Negeri 1 Pringsewu.

Berdasarkan data yang dihim­pun redak­si, real­isasi dana pemeli­haraan sarana dan prasarana pada tahun 2024 terba­gi dalam dua tahap, yakni Rp119.090.350 pada Tahap I dan Rp224.921.420 pada Tahap II.

  Sosialisasi Anti-Bullying Dimulai di SMAN 53 Cipinang

Semen­tara pada tahun 2025, Tahap I ter­catat Rp175.368.200 dan Tahap II sebe­sar Rp160.889.000.

Total anggaran dalam dua tahun terse­but men­ca­pai ratu­san juta rupi­ah yang bersum­ber dari Dana BOS.

Besaran nom­i­nal itu men­ja­di per­ha­t­ian sejum­lah pihak yang men­dorong keter­bukaan infor­masi men­ge­nai rin­cian kegiatan, mekanisme pen­gawasan, ser­ta doku­men peren­canaan dan per­tang­gung­jawa­ban.

Dalam pem­ber­i­taan sebelum­nya, redak­si juga telah men­gir­imkan surat kon­fir­masi res­mi kepa­da pihak terkait, ter­ma­suk cabang dinas dan seko­lah.

Per­tanyaan yang dia­jukan men­cakup dasar hukum peng­gu­naan anggaran, rin­cian tek­nis kegiatan, ser­ta sis­tem pen­gawasan inter­nal dan ekster­nal.

Redak­si mene­gaskan bah­wa per­mintaan klar­i­fikasi dilakukan seba­gai bagian dari fungsi kon­trol sosial pers sesuai per­at­u­ran perun­dang-undan­gan yang berlaku.

Menang­gapi isu transparan­si, Sekre­taris Dewan Pimp­inan Pusat Him­punan Aksi Masyarakat Madani Ekono­mi Raky­at (HAMMER), Toyip, S.E., sebelum­nya meny­atakan pent­ingnya keter­bukaan infor­masi dalam pen­gelo­laan dana pub­lik.

  Relawan Sambangi Korban Banjir Lubuk Surau

Ia menekankan bah­wa seti­ap peng­gu­naan anggaran negara per­lu dis­am­paikan secara ter­bu­ka dan berba­sis data guna menghin­dari kesalah­pa­haman di ten­gah masyarakat.

Den­gan adanya klar­i­fikasi dari Kacab­din, redak­si meman­dang per­lu menyam­paikan infor­masi terse­but seba­gai bagian dari hak jawab dan prin­sip keber­im­ban­gan pem­ber­i­taan. Hing­ga saat ini, belum ter­da­p­at perny­ataan res­mi dari aparat pene­gak hukum terkait sub­stan­si yang dise­but dalam pesan What­sApp terse­but.

Redak­si tetap mem­bu­ka ruang kon­fir­masi lan­ju­tan dari selu­ruh pihak terkait guna mem­berikan infor­masi yang utuh, aku­rat, dan berim­bang kepa­da pub­lik. Transparan­si dan komu­nikasi yang ter­bu­ka dihara­p­kan dap­at men­jernihkan situ­asi ser­ta men­ja­ga keper­cayaan masyarakat ter­hadap insti­tusi pen­didikan dan pemangku kepentin­gan.

Penulis: (Tim-KWRI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *