Berita Otomotif

Kilau Warna Nostalgia: Toyota Rayakan 40 Tahun di Le Mans dengan Livery Ikonik

470
×

Kilau Warna Nostalgia: Toyota Rayakan 40 Tahun di Le Mans dengan Livery Ikonik

Sebarkan artikel ini

Prancis, SniperNew.id – Dalam hiruk-pikuk ajang balap ketahanan paling legendaris di dunia, Le Mans 24 Hours, Toyota tampil bukan hanya dengan performa, tetapi juga cerita. Memperingati 40 tahun partisipasinya di ajang ini, Toyota Gazoo Racing merayakan perjalanan panjangnya dengan menghadirkan livery-livery ikonik yang menggugah memori para penggemar motorsport.

Lewat unggahan di akun resmi X mereka, @en_Toyota memperkenalkan mobil-mobil GR010 Hybrid yang mengenakan desain livery khusus terinspirasi dari mobil legendaris Toyota sebelumnya—mulai dari warna merah-putih khas TS010 era 1992, aksen hijau-kuning dari Toyota GT-One tahun 1999, hingga balutan merah-hitam yang mengingatkan pada mobil juara Le Mans tahun 2018.

  Mobil Idaman Harga Bersahabat: Ricko Tawarkan Honda City E Matic 2015 Siap Pakai di Bandar Lampung

“Ini adalah penghormatan visual terhadap empat dekade perjuangan dan inovasi kami di Le Mans. Setiap garis, warna, dan detail pada livery ini memiliki kisahnya sendiri,” ujar Koji Sato, President Toyota Motor Corporation, dalam keterangan resminya.

Sejak debut pertamanya di Le Mans tahun 1985, Toyota telah mencetak berbagai pencapaian penting, termasuk hattrick kemenangan berturut-turut sejak 2018 hingga 2020. Tahun 2024 ini menjadi momentum refleksi sekaligus optimisme, bahwa teknologi hybrid yang mereka kembangkan bukan hanya soal efisiensi, tapi juga tentang daya tahan dan dominasi.

  Bengkel Canggih dan Jujur Ini Jadi Incaran Pemilik Mobil di Lampung!

Lebih dari sekadar ajang balap, kehadiran Toyota di Le Mans selalu menjadi ladang uji untuk pengembangan teknologi masa depan. Sistem hybrid yang saat ini digunakan di GR010 Hybrid, misalnya, merupakan cikal bakal inovasi kendaraan elektrifikasi Toyota di jalan raya.

Selain livery, Toyota juga merilis merchandise edisi terbatas bertema “40 Years of Le Mans”, mencakup diecast, apparel, hingga poster desain ulang mobil legendaris mereka.

  Thunder Terpuruk di Game 6, Nasib Penentuan di Game 7: Apa yang Salah?

Tentu saja, ini bukan hanya tentang tampilan. Dengan persaingan ketat dari Ferrari, Porsche, dan Peugeot di kelas Hypercar, Toyota tetap membidik podium tertinggi.

Le Mans bukan hanya soal siapa tercepat. Tapi juga siapa yang paling tangguh, paling konsisten, dan paling mengakar dalam sejarahnya. Dan Toyota, sekali lagi, membuktikan bahwa mereka bukan sekadar peserta  mereka adalah bagian dari warisan Le Mans itu sendiri. (Ahm)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *