Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Hukum

Ketum TKN Kompas Nusantara Soroti Dugaan Penahanan Pasien, Minta Poldasu Ambil Langkah Tegas

138
×

Ketum TKN Kompas Nusantara Soroti Dugaan Penahanan Pasien, Minta Poldasu Ambil Langkah Tegas

Sebarkan artikel ini

Medan |Snipernew.id

Ket­ua Umum DPP TKN Kom­pas Nusan­tara sekali­gus Ket­ua Umum Pagar Unri Prabowo Gibran untuk Negara Repub­lik Indone­sia, Adi War­man Lubis, saat dite­mui Senin pagi, 10 Novem­ber 2025, di Kan­tor Sekre­tari­at DPP TKN Kom­pas Nusan­tara Jalan Prof. H.M. Yamin, S.H No.202 Medan, mende­sak Kepolisian Daer­ah Sumat­era Utara untuk segera menin­dak­lan­ju­ti dugaan penyan­der­aan pasien Mang­tur Sili­ton­ga oleh man­a­je­men RS Colom­bia Asia Aksara Medan.

  Pegawai PNM Mekar di Tanjung Balai Jadi Korban Saat Menagih Utang

Kasus ini men­cu­at sete­lah pihak kelu­ar­ga menyam­paikan bah­wa Mang­tur tidak diizinkan pulang kare­na adanya keku­ran­gan biaya per­awatan, meskipun dok­ter telah meny­atakan kon­disinya mem­baik dan dap­at men­jalani masa pemuli­han di rumah.

Adi men­gu­raikan bah­wa Mang­tur telah tiga kali men­jalani per­awatan di rumah sak­it terse­but sep­a­n­jang tahun 2025, mas­ing-mas­ing pada bulan Feb­ru­ari, Maret, dan April. Namun, pada per­awatan ter­akhir, kepu­lan­gan­nya diduga diham­bat den­gan alasan belum dis­e­le­saikan­nya tag­i­han biaya.

Pada­hal, Mang­tur adalah pemegang polis asur­an­si kese­hatan Gen­er­ali Indone­sia den­gan nilai per­lin­dun­gan hing­ga sek­i­tar Rp1 mil­iar per tahun.

“Ini jelas tidak patut. Rumah sak­it dan pihak asur­an­si Gen­er­ali harus bertang­gung jawab. Jan­gan hanya rajin menag­ih pre­mi, namun keti­ka nasabah mem­inta hak kese­hatan­nya malah diham­bat,” ujar Adi den­gan tegas.

  Dugaan Pemukulan Oleh Pekerja Tambang Ilegal di Ketapang, Kasus Korban Mandek, Publik Pertanyakan Komitmen Hukum

Seba­gai pen­damp­ing pasien, Adi menye­butkan perkara ini telah dila­porkan ke Unit Krim­sus Pol­da Sumut. Namun, ia meni­lai pros­es­nya ber­jalan lam­bat dan belum menun­jukkan perkem­ban­gan sig­nifikan.

“Sudah ham­pir enam bulan. Katanya rumah sak­it dan pihak asur­an­si sudah dipang­gil, tapi hasil­nya tidak ada. Bila ini terus didi­amkan, kami siap turun ke jalan menag­ih kead­i­lan,” ungkap­nya.

Adi juga menu­turkan bah­wa pihaknya telah men­gir­imkan surat kepa­da Dinas Kese­hatan, Wali Kota Medan, dan DPRD Medan. Jika tetap tidak ditang­gapi, pihaknya akan mem­bawa per­soalan ini ke tingkat Menteri Kese­hatan, Menteri Hukum dan HAM, hing­ga Pres­i­den Prabowo Subianto.

Lebih lan­jut, Adi menekankan bah­wa rumah sak­it tidak memi­li­ki dasar hukum untuk mena­han pasien, sekalipun ter­da­p­at tung­gakan biaya. Penye­le­sa­ian biaya kese­hatan meru­pakan ranah per­da­ta, bukan den­gan cara mena­han pasien.

  Kejar Tuntas Korupsi Lampung: Aset Rp38,5 Miliar Disita, ARD Diperiksa Intensif

“Kese­hatan adalah hak dasar war­ga negara. Negara tidak boleh kalah meng­hadapi prak­tik-prak­tik seper­ti ini,” tegas Adi.

Adi mem­inta Dinas Kese­hatan Medan dan Kementer­ian Kese­hatan RI untuk melakukan eval­u­asi, pen­gawasan, ser­ta penin­dakan bila dite­mukan pelang­garan etik pelayanan di RS Colom­bia Asia Aksara.

Semen­tara itu, kelu­ar­ga Mang­tur berharap adanya kepas­t­ian sikap dari aparat pene­gak hukum, mengin­gat kon­disi psikol­o­gis dan kese­hatan pasien mem­bu­tuhkan lingkun­gan pemuli­han yang baik.

Hing­ga beri­ta ini dipub­likasikan, pihak RS Colom­bia Asia Aksara belum mem­berikan tang­ga­pan res­mi.

Kasus ini kini men­ja­di sorotan pub­lik kare­na menyangkut eti­ka pelayanan fasil­i­tas kese­hatan ser­ta jam­i­nan kepas­t­ian hukum bagi pasien dalam pros­es pem­bi­ayaan medis.

BT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *