Berita DaerahBerita Hukum

Rumah Sakit Columbia Asia Aksara Dikecam Keras Atas Penahanan Pasien Berasuransi Generali

405
×

Rumah Sakit Columbia Asia Aksara Dikecam Keras Atas Penahanan Pasien Berasuransi Generali

Sebarkan artikel ini

Medan, Sumat­era Utara –  Snipernew.id.

Ket­ua Umum TKN KOMPAS NUSANTARA dan Ket­ua Umum PAGAR UNRI, Adi Lubis, menge­cam keras tin­dakan Rumah Sak­it Colum­bia Asia Aksara yang mena­han pasien yang telah diper­bolehkan pulang oleh dok­ter.

Pasien terse­but, yang telah tiga kali dirawat di rumah sak­it terse­but dalam satu tahun ter­akhir den­gan biaya per­awatan men­ca­pai ratu­san juta rupi­ah,  dita­han sela­ma dua hari tan­pa pen­go­b­atan kare­na belum melu­nasi tag­i­han admin­is­trasi, meskipun telah memi­li­ki asur­an­si Gen­er­ali.

  BRI Balige hadirkan e-Buzz Simulasi dan Penarikan Dana PIP di Pemkab Toba

“Ini adalah tin­dakan yang tidak manu­si­awi dan melang­gar hak asasi manu­sia,” tegas Adi Lubis. “Pasien telah mem­ba­yar seba­gian besar biaya per­awatan, dan sisanya ditang­gung oleh asur­an­si Gen­er­ali.

Namun, rumah sak­it tetap mena­han pasien dan menun­tut pem­ba­yaran tam­ba­han sebe­sar 30 juta rupi­ah.  Sete­lah negosi­asi alot, istri pasien ter­pak­sa mem­in­jam uang dari rentenir untuk melu­nasi seba­gian tag­i­han agar pasien dap­at pulang.”

Adi Lubis menam­bahkan bah­wa tin­dakan Rumah Sak­it Colum­bia Asia Aksara diduga melang­gar beber­a­pa pasal per­at­u­ran perun­dang-undan­gan yang men­gatur ten­tang pelayanan kese­hatan,  ter­ma­suk diskrim­i­nasi ter­hadap pasien ber-asur­an­si.

Pena­hanan pasien kare­na masalah biaya dap­at diang­gap seba­gai penyan­der­aan, teruta­ma jika tin­dakan terse­but dilakukan secara ile­gal atau tan­pa dasar hukum yang kuat. UU Kese­hatan men­gatur ten­tang hak pasien dan kewa­jiban rumah sak­it untuk mem­berikan pelayanan kese­hatan tan­pa diskrim­i­nasi.

  Pameran Pembangunan NTT Jadi Ajang Kolaborasi dan Refleksi

Diduga rumah sak­it Colum­bia Asia aksara sudah melang­gar Pasal 624 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 ten­tang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana:
Pasal ini men­gatur ten­tang tin­dak pidana penyan­der­aan, yang mungkin dap­at dit­er­ap­kan jika pena­hanan diang­gap seba­gai penyan­der­aan.

Ia juga menyayangkan sikap Asur­an­si Gen­er­ali yang dini­lai tidak bertang­gung jawab atas nasabah­nya.  Per­jan­jian polis seharus­nya men­jamin biaya per­awatan hing­ga 1 mil­iar rupi­ah per tahun, namun perusa­haan asur­an­si malah mem­inta pasien mem­ba­yar seba­gian biaya per­awatan dari kan­tong prib­a­di.

“Kami mem­inta pihak berwe­nang untuk men­cabut izin opera­sion­al Rumah Sak­it Colum­bia Asia Aksara jika per­lu.  Rumah sak­it seharus­nya mem­berikan pelayanan ter­baik kepa­da masyarakat, bukan malah menyengsarakan mere­ka,” ujar Adi Lubis.

  Sudah Seminggu Pasca Tewasnya Wartawan Nico di Medan, Masih Menjadi Misteri!!

“Tin­dakan tegas harus diberikan agar keja­di­an seru­pa tidak teru­lang kem­bali.  Kami juga akan men­em­puh jalur hukum ter­hadap Rumah Sak­it Colum­bia Asia Aksara dan Asur­an­si Gen­er­ali atas pelang­garan hak pasien dan keti­dakadi­lan yang diala­mi pasien terse­but.”  TKN KOMPAS NUSANTARA dan PAGAR UNRI akan terus men­gaw­al kasus ini hing­ga tun­tas dan menun­tut per­tang­gung­jawa­ban pihak-pihak terkait.

Dihara­p­kan kepa­da bapak Guber­nur Sumat­era Utara Bob­by Afif Nasu­tion untuk mengeval­u­asi ijin dari rumah sak­it Colum­bia Asia aksara kare­na diduga sudah melang­gar hak asasi manu­sia dan

Secara spe­si­fik,  Sudah melang­gar UU Kese­hatan yang men­gatur ten­tang hak pasien, ter­ma­suk hak men­da­p­atkan pelayanan kese­hatan tan­pa diskrim­i­nasi, dan juga men­gatur sanksi bagi rumah sak­it yang melang­gar hak-hak terse­but.

Red/Tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *