Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita InvestigasiBerita Nasional

Ketum ALISSS Minta Kejatisu Bongkar Dugaan KKN di Dinas Pendidikan Sergai

886
×

Ketum ALISSS Minta Kejatisu Bongkar Dugaan KKN di Dinas Pendidikan Sergai

Sebarkan artikel ini

MEDAN,Snipernew.id.

- Puluhan mas­sa yang ter­gabung dalam Alian­si Peduli Bersama Masyarakat Indone­sia (ALISSS) melak­sanakan aksi unjukrasa damai di depan Kan­tor Kejak­saan Ting­gi Sumat­era Utara, Medan, Senin,(23 /6/2025), seki­ra pukul 10.00 WIB.

ALISSS meru­pakan gabun­gan dari beber­a­pa ele­men masyarakat dan gabun­gan dari beber­a­pa ormas, ter­diri dari LIRA Ser­gai, FKI‑1 Ser­gai, GAMBESU dan APMPEMUS.

ALISSS yang berkan­tor di Dusun VIII Desa Fir­daus, Keca­matan Sei Ram­pah, Kabu­pat­en Ser­dang Beda­gai, Provin­si Sumat­era Utara, datang ke Kan­tor Kejatisu
mem­bawa sepa­n­duk dan ker­tas kar­ton bertuliskan per­mintaan kepa­da Kejatisu agar memerik­sa dan men­gusut dugaan KKN (Korupsi,Kolusi dan Nepo­tisme), dan Pungli (Pung­utan liar) eba­gai ben­tuk keke­ce­waan mere­ka ter­hadap Dinas Pen­didikan Ser­gai dan Dinas PMD Ser­gai.
Kor­di­na­tor Aksi Mus­lim Lubis yang juga Sekre­taris Umum ALISSS dalam orasinya menyam­paikan ALISSS adalah wadah yang menc­in­tai Indone­sia dan Kabu­pat­en Ser­dang Beda­gai ser­ta menc­in­tai kebe­naran.
Dis­am­paikan­nya den­gan penuh seman­gat, Indone­sia adalah negara hukum. Kon­sti­tusi men­jamin dan melin­dun­gi raky­at­nya melakukan demon­strasi
“Kami hari ini demon­strasi untuk mem­per­juangkan hak war­ga kurang mam­pu di Kabu­pat­en Ser­dang Beda­gai dan kesedi­han para guru-guru di Ser­gai. Kasi­han loh 458 guru belum cair dana TPG Tri­wu­lan IV Tahun 2024, pada­hal ini sudah bulan Juni 2025, ini meng­gores hati dunia pen­didikan,” ungkap­nya.
“Kami per­caya suara hati yang tulus dap­at menge­tuk hati jak­sa. Kami bersuara kare­na kami meno­lak keti­dak­be­naran. Kami demon­strasi bukan seba­gai musuh peja­bat, melainkan kare­na kami cin­ta Indone­sia dan Kabu­pat­en Ser­dang Beda­gai,” jelas­nya.
Semen­tara itu Ketum ALISSS Zuhari dalam orasinya men­gatakan Pres­i­den Prabowo Subianto telah men­gin­struk­sikan efisien­si anggaran, namun diten­gah kebi­jakan terse­but, 181 Kepala Desa men­da­p­atkan sepe­da motor NmMAX pada­hal masih ada war­ga miskin di Ser­gai yang kesuli­tan untuk makan.
“Kami per­caya Kajatisu pun­ya nyali untuk men­gusut tun­tas dugaan korup­si, kolusi dan nepo­tisme di Dinas Pen­didikan Ser­gai dan Dinas PMD Ser­gai,” ujar Zuhari.
Diakhir orasinya Zuhari mene­gaskan kalau tun­tu­tan kami tidak ditin­dak­lan­ju­ti oleh Kejatisu maka kami akan demon­strasi besar-besaran hing­ga tun­tu­tan kami ditin­dak­lan­ju­ti.
Ini­lah tun­tu­tan dari mas­sa ALISSS dalam demon­strasi damai terse­but adalah seba­gai berikut:
1. Mem­inta Kejatisu Pang­gil dan Perik­sa Kepala Dinas Pen­didikan Ser­dang Beda­gai Suwan­to Nasu­tion, Sekre­taris Dinas Pen­didikan Agus Sal­im Berutu, Kepala BPKAD Ser­gai Raden Cici Sis­tian­syah, selu­ruh Kor­wil di Kabu­pat­en Ser­dang Beda­gai dan Kepala Dinas PMD Ser­dang Beda­gai Fajar Sim­bolon.
2. Mem­inta Kejatisu usut tun­tas dugaan korup­si, kolusi dan nepo­tisme dana TPG Tahun 2023 dan 2024.
3. Mem­inta Kejatisu usut tun­tas dugaan korup­si, kolusi dan nepo­tisme pen­gadaan makan dan minum Tahun 2023 dan 2024 di Dinas Pen­didikan Ser­dang Beda­gai.
4. Mem­inta Kejatisu usut tun­tas dugaan pungli pengam­bi­lan SK PPPK diperki­rakan Rp 10 Juta-Rp 15 Juta/orang sebanyak 499 orang, pen­gangkatan Tahun 2023.
5. Mem­inta Kejati usut tun­tas dugaan korup­si kegiatan Ases­men Bakat Minat tingkat SD sebanyak 3000 Siswa-siswi tahun 2024 den­gan Pagu Rp 900 Juta.
6. Mem­inta Kejatisu usut tun­tas dugaan korup­si, kolusi dan nepo­tisme di Dinas PMD Ser­gai terkait pen­gadaan 181 unit Sepe­da Motor Nmax yang dipe­run­tukkan kepa­da Kepala Desa.

  Resmi: Nicola Zalewski Gabung Atalanta dari Inter Senilai €17 Juta

Sete­lah menyam­paikan orasinya di depan gapu­ra Kejatisu. Mas­sa ALISSS lang­sung ditang­gapi oleh pihak Intelijen Kejatisu, Mari­na. Dihada­pan mas­sa, dia menyam­paikan uca­pan ter­i­ma kasih atas aksi damainya. ” Pihak Kejatisu akan menin­dak­lan­ju­ti aspi­rasi ini jika sudah dila­porkan. Ungkap­nya.

  Dr. Febrie Adriansyah: Kerugian Rp271 Triliun Itu Bukan Soal Besarnya Tetapi Bagaimana Kembalikan Kondisi Seperti Semula

Kemu­di­an Ketum ALISSS Zuhari didampin­gi Wak­il Ket­ua Dedek Susan­to dan Sekum Mus­lim Lubis lang­sung mela­porkan dugaan KKN di Dinas Pen­didikan Ser­gai dan Dinas PMD Ser­gai ke PTSP (Pelayanan Ter­padu Satu Pin­tu) Kejatisu.

  Dituding Terlibat Suap dan Kripto Ilegal, Wamen Silmy Karim Bungkam dan Blokir Wartawan

Bas­t­ian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *