Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Investigasi

Kepala Desa Ipu Monopoli Proyek, Diduga Tanpa Libatkan TPK

1387
×

Kepala Desa Ipu Monopoli Proyek, Diduga Tanpa Libatkan TPK

Sebarkan artikel ini

Bar­i­to Utara, SniperNew.id – Pen­gelo­laan Dana Desa tidak sesuai Stan­dar Opera­sion­al Prose­dur­al (SOP) ini ter­ja­di di Desa Ipu Keca­matan Lahei Kabu­pat­en Bar­i­to Utara, Proyek Desa dijalankan lang­sung Oleh Kepala Desa Ipu tan­pa. Meli­batkan Tim Pelak­sana Kegiatan (TPK) hal ini di paparkaan oleh Ket­ua BPD dan Staf Desa itu sendiri.

Semua Kegiatan beru­pa Proyek dik­enda­likan dan dimo­nop­o­li oleh kepala desa. TPK sekedar topeng, tegas­nya.

Perny­ataan itu memus­nahkan kred­i­bil­i­tas sis­tem. Sebab sesuai Per­me­nda­gri No. 20 Tahun 2018 Pasal 11 ayat (1), keber­adaan dan peli­batan aktif TPK dalam kegiatan desa adalah kewa­jiban mut­lak. Tan­pa itu, pen­gelo­laan anggaran desa tidak hanya cacat prose­dur, tapi juga rawan peny­im­pan­gan, (16 Sep­tem­ber 2026)

  Lapor Pak Kapolri-Kapolda Kalbar, PETI di Sungai Kapuas Kelurahan Mengkurai Terkesan Kebal Hukum

Kepala desa (Kades) bertin­dak tung­gal dan otorit­er: mer­an­cang, men­jalankan, sekali­gus men­gen­da­likan anggaran. Tan­pa kon­trol, par­tisi­pasi dan kese­im­ban­gan. Prak­tik ini menyeru­pai otori­tar­i­an­isme anggaran di lev­el desa.

Di ten­gah situ­asi itu, sorotan datang dari akar rumput. Aktivis Lokal secara ter­bu­ka mem­per­tanyakan kual­i­tas berba­gai proyek desa di wilayah Desa Ipu yang dini­lai asal jadi dan min­im pen­gawasan.

Kita meli­hat lang­sung penger­jaan proyek yang kual­i­tas­nya jauh dari stan­dar, penger­jaan proyek asal jadi untuk keruk keun­tun­gan sebab menu­rut infor­masi dari war­ga yang eng­gan dise­but namanya men­gatakan proyek itu dis­ub­kon­trakkan den­gan oknum rekanan kon­trak­tor dan perangkat desa Kepuh­le­gun­di yang biasa main make­laran proyek, lalu di mana fungsi pen­gawasan pemer­in­tah Keca­matan? man­dul ?” ujarnya tajam.

Sorotan itu lang­sung men­garah ke Kasie Ekbang Keca­matan Lahei, yang hing­ga kini tidak bedaya mem­berikan satu pun tang­ga­pan. Diamnya memekakkan telin­ga. Keti­ka fungsi kon­trol hilang dan pen­gawasan tak ber­jalan, maka yang rusak bukan hanya desa-tetapi selu­ruh sis­tem birokrasi dari bawah sam­pai atas. Anehnya lagi saat dikon­fir­masi wartawan terkait proyek desa Ipu, Kasi PMD Keca­matan Lahei pun bungkam. Entah kena­pa?

  Lemah Pengawasan Pembangunan Proyek Jalan Setapak Desa Sukamenang kecamatan Gelumbang kabupaten Muara Enim Diduga Dikerjakan Asal Asalan

Mestinya DPMD Bar­i­to Utara melalui Kasie pen­gelo­laan anggaran dana desa melakukan mon­i­tor­ing secara ketat sebelum diperik­sa oleh inspek­torat.

Kepala Desa Ipu juga menut­up mulut. Dua pihak yang seharus­nya men­ja­di pen­ja­ga keuan­gan negara jus­tru menghi­lang dari pang­gung saat sorotan diarahkan.

  Hasil Pembagunan Rabat Beton dan Barau Timbun di Gang.A.Kader Daerah Ketapang Sudah Rusak

Kini Inves­ti­gasi men­dalam ten­gah ber­jalan. Doku­men APB-Des, daf­tar real­isasi anggaran, hing­ga pelak­sana proyek akan ditelusuri satu per satu. Kare­na jika proyek dijalankan sepi­hak dan pen­gawasan dimatikan, maka yang sedang berlang­sung bukan pem­ban­gu­nan-tapi pem­ba­jakan sis­tem­a­tis ter­hadap uang raky­at.
(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *