Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Peristiwa

Kecelakaan Maut KA vs Mobil Mini Bus di Deli Serdang, Enam Orang Tewas Satu Kritis

500
×

Kecelakaan Maut KA vs Mobil Mini Bus di Deli Serdang, Enam Orang Tewas Satu Kritis

Sebarkan artikel ini

Deli Ser­dang, SniperNew.id - Kece­lakaan maut ter­ja­di mobil kon­tra kere­ta api di per­lin­tasan KM 33+800 petak jalan antara Sta­si­un Per­baun­gan – Sta­si­un Lubuk­pakam. Tepat­nya, di Dusun I Desa Pagar Jati, Keca­matan Lubuk­pakam, Kabu­pat­en Delis­er­dang, Sumat­era Utara, Ming­gu siang, 21 Juli 2024, sek­i­tar pukul 12.15 WIB.

Dalam kece­lakaan kere­ta api ini, dari 7 orang penumpang mobil terse­but, berdasarkan data diper­oleh, bah­wa menewaskan enam orang yang masih dalam satu kelu­ar­ga. Sedan­gkan, satu orang lagi men­gala­mi luka berat atau kri­tis.

  Kebakaran Hebat Hanguskan Permukiman Warga Tana Tidung

Keenam kor­ban tewas, yaitu Ram­ses Man­ul­lang selaku sua­mi, (51) dan keli­ma anaknya, Gabriel­la Dwiyana Man­ul­lang (28), Sarah Tabi­ta Man­ul­lang (26), Yohanes Man­ul­lang (24), David Junior Man­ul­lang (22), dan Nikon Monang Man­ul­lang (20). Sedan­gkan, istri dari Ram­ses Man­ul­lang, yakni Her­awaty Manu­rung (52), men­gala­mi luka berat.

Petu­gas kepolisian mengevakuasi kor­ban mening­gal dunia dibawa ke RSUD Amri Tam­bunan. Semen­tara, kor­ban kri­tis dibawa ke RS Sari Mutiara Lubuk Pakam, Kabu­pat­en Delis­er­dang.

“Total kor­ban berjum­lah 7 orang, den­gan per­in­cian mening­gal dunia 6 orang dan kri­tis 1 orang,” sebut Kepala Sat­u­an Lalulin­tas Pol­res­ta Delis­er­dang, Kom­pol Budi S.

Kro­nolo­gi peri­s­ti­wa tabrakan terse­but, Kere­ta Api penumpang Sri Bilah KA U51A, sedang mela­ju dari arah Rantau Pra­p­at menu­ju Medan. Saat mele­wati lokasi keja­di­an terse­but, bertabrakan den­gan mobil Toy­ota Rush war­na hitam.

  Insiden U-Bahn Hamburg Jadi Sorotan, Medsos Jerman Ramai Bahas Kasus Pengungsi

Dimana, mobil den­gan nomor polisi, BK-1496-MAA itu, men­gangkut tujuh orang penumpang dari Desa Suka­man­di Hulu Keca­matan Pagar Mer­bau menu­ju Desa Pagar Jati Keca­matan Lubuk Pakam.

Budi men­gungkap­kan atas keja­di­an terse­but, mobil terse­but terseret sejauh kurang lebih 30 meter kare­na ben­tu­ran keras terse­but, saat kere­ta api melin­tas.

“Per­son­el Polsek Lubuk Pakam dan Sat Lan­tas Pol­res­ta Deli Ser­dang tiba di lokasi keja­di­an untuk mem­berikan per­to­lon­gan, menga­mankan barang buk­ti, dan mem­ban­tu evakuasi kor­ban bersama war­ga sek­i­tar ser­ta Kades Pagar Jati, Desi­ta Lamtiur Sili­ton­ga,” ucap Budi.

Atas peri­s­ti­wa kece­lakaan maut itu, keru­gian kor­ban ditak­sir men­ca­pai Rp 300 juta. Kini, pros­es penye­lidikan ten­gah dilakukan Sat­u­an Lalulin­tas Pol­res­ta Delis­er­dang.

Ter­pisah, Man­ag­er Humas Kere­ta Api Indone­sia (KAI) Divre I Sumut, Anwar Solikhin men­gungkap­kan pri­hatin atas kece­lakaan lalulin­tas terse­but. “Betul telah ter­ja­di tem­per­an (tabrakan terse­but). PT KAI Divre I Sumut, turut pri­hatin dan menyayangkan keja­di­an terse­but,” sebut Anwar.

  Sidang Kampus Berujung Serangan, Mahasiswi UIN SUSKA Jadi Korban

Anwar men­je­laskan berdasarkan keteran­gan dari crew kere­ta api terse­but, bah­wa mobil melin­tas di per­lin­tasan tidak ter­ja­ga, saat KA akan melin­tas, secara beru­langkali masi­nis sudah mem­bun­yikan klak­son loko­mo­tif, namun tidak diin­dahkan atau menghen­tikan laju kendaraan­nya.

“Dari keja­di­an terse­but, selu­ruh penumpang dan crew KA U51 Sri­bi­lah Uta­ma sela­mat. Sedan­gkan, 6 penumpang mobil mening­gal dunia. PT KAI menyam­paikan bela­sungkawa dan duka yang men­dalam kepa­da selu­ruh kor­ban,” ucap Anwar.

Atas insi­d­en terse­but, Anwar men­gatakan per­jalanan KA U51A Sri­bi­lah Uta­ma men­gala­mi keter­lam­bat­an 11 menit. “KAI men­gu­cap­kan per­mo­hon maaf kepa­da pelang­gan KA kare­na keter­lam­bat­an yang diala­mi,” tutur Anwar.(fitriadi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *