Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Hukum

Keadilan Mahal Bagi Orang Kecil: 8 Bulan Josniko Tarigan Berjuang Lawan Trauma dan Ketidakpastian Hukum

94
×

Keadilan Mahal Bagi Orang Kecil: 8 Bulan Josniko Tarigan Berjuang Lawan Trauma dan Ketidakpastian Hukum

Sebarkan artikel ini

Deli Ser­dang –Snipernew.id

Rasa sak­it yang diala­mi Jos­niko Tari­g­an (30) bukan sekadar luka fisik yang men­ger­ing, melainkan luka batin aki­bat hukum yang seo­lah “tumpul” di tan­gan Polsek Pan­cur Batu. Sudah ham­pir dela­pan bulan berlalu sejak peri­s­ti­wa pem­ba­cokan sadis yang menim­pa­nya, kead­i­lan bagi war­ga Desa Durin Sim­be­lang ini masih gelap guli­ta.

Aki­bat pem­ba­cokan bru­tal pada 4 Juni 2025 lalu, kon­disi Jos­niko kini mem­pri­hatinkan. Luka sabetan sen­ja­ta tajam terse­but tidak hanya mening­galkan bekas jahi­tan yang pan­jang, tetapi juga berdampak pada fungsi tubuh­nya.
​Berdasarkan keteran­gan kelu­ar­ga, Jos­niko kini men­gala­mi:

​Berdasarkan keteran­gan kelu­ar­ga, Jos­niko kini men­gala­mi Trau­ma Psikis yang ser­ing merasa cemas dan ketaku­tan seti­ap kali mengin­gat pelaku ekseku­tor hing­ga kini masih berke­liaran bebas.

  DPRD Medan Soroti Lemahnya Pendampingan Korban TPPO Anak

Keke­ce­waan kelu­ar­ga semakin men­dalam saat men­datan­gi Polsek Pan­cur Batu. Bukan­nya men­da­p­atkan kepas­t­ian hukum, ayah kor­ban, Pos­man Tari­g­an, jus­tru men­da­p­at jawa­ban yang menyudutkan dari penyidik Aip­tu RM Siman­jun­tak pada Juni lalu.

Penyidik beralasan sak­si kun­ci, Ersa­da, meli­hat keja­di­an dari jarak 50 meter sehing­ga kesak­sian­nya diragukan. Pada­hal, Jos­niko sendiri secara sadar men­ge­nali Nopa alias Lis S seba­gai pen­gen­dara motor CBR mer­ah saat keja­di­an.

​“Anak saya ham­pir mati diba­cok, hasil visum sudah ada, sak­si sudah diperik­sa, dan pelaku Nopa sem­pat ditangkap. Tapi kena­pa dilepaskan? Apakah harus ada nyawa yang melayang baru polisi bertin­dak serius?” ujar Pos­man Tari­g­an den­gan mata berka­ca-kaca.

Mes­ki telah men­gan­ton­gi Lapo­ran Polisi den­gan Nomor : STTLP/B/240/VI/2025/SPKT/POLSEK PANCUR BATU, hing­ga mema­su­ki awal tahun 2026 ini, tidak ada pro­gres berar­ti. Pem­be­basan Nopa alias Lis S oleh Polsek Pan­cur Batu men­ja­di tan­da tanya besar bagi masyarakat.

  Pabrik Sepatu PT. Girvi Mas di Tanjung Morawa Terancam Pailit

Dugaan adanya “per­mainan” atau lemah­nya pro­fe­sion­al­isme penyidik dalam menan­gani kasus pen­ga­ni­ayaan berat ini kian men­guat. Masyarakat mem­per­tanyakan komit­men Pre­sisi Pol­ri jika kasus yang sudah jelas kor­ban­nya menderi­ta fisik & Trau­ma Psikis jus­tru dib­iarkan mengam­bang.

Kelu­ar­ga Jos­niko Tari­g­an kini hanya bisa berharap kepa­da Kapolsek Pan­cur Batu Kom­pol Junai­di yang baru men­ja­bat untuk men­gungkap Kasus ini dan Menangkap Pelaku dan Otak Pelaku dari Per­cobaan Pem­bunuhan ini, kare­na Penyidik Aip­tu RM Siman­jun­tak saat ini di Kabarkan sudah Peng­si­un.

​“Kami orang kecil hanya minta kead­i­lan. Jan­gan kare­na kami tidak pun­ya apa-apa, lapo­ran kami dibuang ke tem­pat sam­pah. Kami minta pelaku segera ditangkap kem­bali!” tegas kelu­ar­ga kor­ban.

Ter­pisah saat kita Kon­fir­masi Kapolsek Pan­cur Batu Kom­pol Junai­di, melalui Pesan What­sApp ke nomor +62 813‑2251-xxxx Selasa, 20/1/2026, Kapolsek Pan­cur Batu men­gatakan “Ok bg kita cek🙏🙏”.

Lalu kita Kon­fir­masi juga Kan­it Reskrim Polsek Pan­cur Batu Iptu Junai­di Karosekali melalui pesan What­sApp ke nomor +62 813‑7524-xxxx Selasa, 20/1/2026 sam­pai beri­ta ini ter­bit Kan­it Reskrim Polsek Pan­cur Batu tidak siap men­jawab & terke­san Aler­gi ter­hadap Wartawan.

  Kuasa Hukum Laporkan Dugaan Pengeroyokan, Penetapan Status Tersangka Dipersoalkan

Pada­hal, meru­juk pada UU No. 14 Tahun 2008 ten­tang Keter­bukaan Infor­masi Pub­lik, peja­bat pub­lik memi­li­ki kewa­jiban untuk mem­berikan infor­masi yang berkai­tan den­gan kepentin­gan pub­lik, kecuali infor­masi yang dike­cua­likan oleh undang-undang

​Bungkam­nya Kan­it Reskrim memicu kekhawati­ran masyarakat akan transparan­si penan­ganan kasus-kasus krim­i­nal di wilayah Pan­cur Batu. Min­im­nya akses infor­masi ini dikhawatirkan dap­at menu­runk­an tingkat keper­cayaan masyarakat ter­hadap pro­fe­sion­al­isme Pol­ri dalam menan­gani lapo­ran war­ga.

Masyarakat dan awak media berharap agar pimp­inan Pol­ri, baik Kapol­restabes Medan maupun Kapol­da Sumat­era Utara, mem­berikan aten­si ter­hadap sikap jajaran di bawah­nya yang sulit dihubun­gi media. Hal ini pent­ing agar sin­er­gi­tas antara Pol­ri dan Pers seba­gai mitra strate­gis dalam men­ja­ga situ­asi Kamtib­mas dap­at ber­jalan den­gan baik.(Tim)