Berita Ekonomi

“Jalan Rusak, Anggaran Melonjak”

183
×

“Jalan Rusak, Anggaran Melonjak”

Sebarkan artikel ini

Jakarta, SniperNew.id —  Kritik publik kembali mengemuka terkait kondisi infrastruktur jalan yang rusak di berbagai daerah. Unggahan seorang warganet melalui akun media sosial Treands dengan nama pengguna ustd_misbah_cahaya_alam, pada Minggu (16/11/2025), memperlihatkan potret jalan rusak yang disebut sebagai kondisi nyata yang dihadapi masyarakat di sejumlah wilayah.

Dalam unggahan tersebut, pengguna menyoroti kontras antara kondisi jalan yang memprihatinkan dan besarnya anggaran pembangunan proyek berskala nasional seperti kereta cepat Whoosh serta Ibu Kota Nusantara (IKN). Ia menyebut bahwa proyek-proyek tersebut telah menelan dana besar, sementara kebutuhan dasar seperti perbaikan infrastruktur jalan masih jauh dari memadai.

“Banyak jalan rusak seperti ini, sedangkan Whoosh dibangun menelan dana ratusan triliun. Jika dilanjutkan bisa mencapai ribuan triliun. Tapi rakyat menghadapi kondisi jalan seperti ini,” tulisnya dalam keterangan unggahan.

Warganet tersebut juga menilai bahwa kondisi jalan rusak memperburuk kesulitan hidup masyarakat, terutama bagi warga di daerah yang mengandalkan akses transportasi darat untuk kegiatan ekonomi sehari-hari. Ia menambahkan bahwa proyek besar seperti IKN pun dinilai belum menunjukkan kemajuan signifikan, sehingga memicu kritik soal prioritas anggaran pemerintah.

Unggahan ini kemudian menjadi perbincangan di media sosial dan memicu diskusi publik mengenai kebijakan pembangunan, prioritas anggaran, serta pemerataan infrastruktur. Hingga saat ini, pihak pemerintah pusat belum memberikan pernyataan resmi terkait unggahan tersebut.

Meski demikian, sejumlah pengamat menilai bahwa kritik publik seperti ini merupakan bagian dari dinamika demokrasi dan dapat menjadi masukan bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang lebih merata dan efektif, khususnya dalam pembangunan infrastruktur dasar yang langsung dirasakan masyarakat.

penulis: (Iskandar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *