Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Daerah

Jalan Poros Barru–Parepare Terendam Banjir, Lalin Terganggu Sementara

136
×

Jalan Poros Barru–Parepare Terendam Banjir, Lalin Terganggu Sementara

Sebarkan artikel ini

Bar­ru, SniperNew.id — Hujan deras yang meng­guyur wilayah Kabu­pat­en Bar­ru menye­babkan ban­jir di sep­a­n­jang Jalan Poros Barru–Parepare, Sab­tu (26/10/2025) malam. Genan­gan air yang cukup ting­gi di jalur uta­ma terse­but men­gak­i­batkan kemac­etan dan gang­guan arus lalu lin­tas, sehing­ga sejum­lah kendaraan ter­pak­sa berhen­ti dan menepi.

Berdasarkan lapo­ran yang dibagikan oleh akun res­mi media sosial @detik_sulsel, Badan Penang­gu­lan­gan Ben­cana Daer­ah (BPBD) Kabu­pat­en Bar­ru telah mengim­bau masyarakat agar berhati-hati dan tidak memak­sakan diri melin­tasi genan­gan air. BPBD juga mem­inta pen­gen­dara untuk men­cari tem­pat parkir yang aman demi menghin­dari risiko kendaraan mogok atau terseret arus.

  Petani Berlindung Daun Pisang di Tengah Terik, Cuaca Panas Ekstrem Kian Memprihatinkan

Ban­jir melan­da Jalan Poros Parepare–Barru, menye­babkan kemac­etan. BPBD Bar­ru imbau pen­gen­dara untuk parkir aman dan tidak melin­tas genan­gan air,” tulis akun terse­but dalam ung­ga­han­nya, Ming­gu dini hari (26/10/2025).

Selain itu, BPBD Bar­ru menu­runk­an sejum­lah per­son­el ke lokasi ban­jir untuk mem­ban­tu para pen­gen­dara yang ter­je­bak macet dan memas­tikan kese­la­matan war­ga di sek­i­tar lokasi. Petu­gas ter­li­hat men­gatur arus lalu lin­tas dan mem­berikan pan­d­u­an kepa­da peng­gu­na jalan agar memil­ih jalur alter­natif sela­ma kon­disi belum memu­ngkinkan untuk dilalui.

BPBD juga telah menu­runk­an per­son­el ke jalan terse­but untuk mem­ban­tu para pen­gen­dara. Semen­tara untuk di pemuki­man pen­duduk kon­disi air masih nor­mal,” tulis keteran­gan dalam ung­ga­han yang sama.

Video yang turut dibagikan mem­per­li­hatkan situ­asi malam hari den­gan genan­gan air yang menu­tupi seba­gian besar badan jalan. Dalam tayan­gan singkat terse­but, ter­li­hat lam­pu kendaraan berderet menung­gu gili­ran melin­tas, semen­tara air tam­pak men­galir cukup deras di beber­a­pa titik. Pada bagian ten­gah video, muncul teks bertuliskan:

  GOR Pangsuma Dipenuhi Sampah, Penonton Keluhkan Minimnya Tempat Sampah

Jalan Poros Barru–Parepare Teren­dam Ban­jir, Lalin Putus.”

Ung­ga­han itu dis­er­tai tagar #ban­jir­bar­ru, #bar­ru, #pare­pare, #poros­bar­ru, dan #detik­Sulsel, seba­gai penan­da wilayah ter­dampak sekali­gus ben­tuk peringatan dini bagi masyarakat yang hen­dak melin­tas. Hing­ga beri­ta ini ditu­runk­an, belum ada lapo­ran kor­ban jiwa maupun kerusakan parah aki­bat keja­di­an terse­but.

Kepala Pelak­sana BPBD Bar­ru, melalui keteran­gan singkat kepa­da media, menye­butkan bah­wa pihaknya masih melakukan peman­tauan ter­hadap deb­it air di wilayah sek­i­tar jalan poros ser­ta men­gan­tisi­pasi kemu­ngk­i­nan ban­jir susu­lan jika hujan kem­bali turun.

“Situ­asi di jalan poros masih ter­ge­nang, tapi kami sudah sia­gakan tim untuk mem­ban­tu peng­gu­na jalan. Untuk wilayah pemuki­man, air masih dalam kon­disi aman dan belum mema­su­ki rumah war­ga,” jelas­nya.

  Kebakaran di Dumai, Warga Diajak Waspada dan Utamakan Keselamatan

War­ga diim­bau untuk tetap was­pa­da, teruta­ma bagi yang ting­gal di dekat ali­ran sun­gai atau area ren­dah yang rawan ter­ge­nang. Semen­tara itu, peng­gu­na jalan yang hen­dak melin­tas dari arah Pare­pare menu­ju Bar­ru atau seba­liknya dis­arankan untuk semen­tara wak­tu menun­da per­jalanan hing­ga kon­disi benar-benar aman.

Pan­tauan semen­tara menun­jukkan bah­wa genan­gan air mulai surut men­je­lang pagi, namun petu­gas masih ber­ja­ga untuk memas­tikan tidak ada kendaraan yang ter­je­bak di lokasi.

Peri­s­ti­wa ban­jir di jalur uta­ma Barru–Parepare ini men­ja­di pengin­gat pent­ing akan per­lun­ya pen­ingkatan sis­tem drainase di kawasan terse­but. Pemer­in­tah daer­ah dihara­p­kan segera melakukan eval­u­asi ser­ta tin­dakan cepat agar jalur uta­ma penghubung antarko­ta di Sulawe­si Sela­tan itu dap­at kem­bali berfungsi nor­mal dan aman dilalui masyarakat.

(Kabar ini bersi­fat semen­tara dan akan diper­barui sesuai perkem­ban­gan situ­asi di lapan­gan.). (Iskan­dar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *