Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Lifestyle

Indahnya Berbagi di Muharram: 70 Anak Yatim Disantuni, Ratusan Jamaah Tumpah Ruah di Desa Bernung

305
×

Indahnya Berbagi di Muharram: 70 Anak Yatim Disantuni, Ratusan Jamaah Tumpah Ruah di Desa Bernung

Sebarkan artikel ini

Pesawaran, SniperNew.id — Nuansa haru dan hangat penuh cin­ta menye­limu­ti Dusun Menan­ti Kasih, Desa Bernung, Keca­matan Gedong Tataan, Kabu­pat­en Pesawaran, pada Selasa, 22 Juli 2025.

Dalam rang­ka mem­peringati Tahun Baru Islam 1 Muhar­ram 1447 Hijriyah, Majelis Hus­nul Hotimah yang bera­da di bawah naun­gan Yayasan Darul Hadro Ad-Damani Khus­nul Hotimah suk­ses mengge­lar pen­ga­jian akbar sekali­gus aksi sosial yang menyen­tuh hati: san­tu­nan kepa­da 70 anak yatim ser­ta pem­ba­gian sem­bako kepa­da kaum dhuafa.

Kegiatan ini bukan sekadar rit­u­al keaga­maan, namun juga men­ja­di momen­tum gaya hidup spir­i­tu­al masyarakat mod­ern yang mengede­pankan nilai berba­gi, sol­i­dar­i­tas, dan keber­samaan lin­tas desa.

  Berbagi Ide dan Tren dengan Teks, Katakan Lebih Banyak dengan Threads

Den­gan men­gangkat tema penuh mak­na “Tia­da Kein­da­han yang Amat Indah Kecuali Berba­gi den­gan Penuh Keikhlasan”, acara ini menyuguhkan wajah Islam yang penuh kasih dan inspi­ratif.

Suasana semakin semarak keti­ka ratu­san jamaah, may­ori­tas para ibu dari 14 desa di sek­i­tar Gedong Tataan dan bahkan dari Gad­ing Rejo, Pringsewu, tumpah ruah mema­dati lokasi acara sejak pagi. Banyak dari mere­ka datang den­gan busana mus­limah ter­baik, mem­bawa ser­ta seman­gat berba­gi dan tekad untuk mem­perku­at ukhuwah.

Ibu Kokom, sosok energik yang diper­caya seba­gai Ket­ua Pani­tia, dalam sambu­tan­nya menyam­paikan rasa syukur yang men­dalam atas antu­si­asme semua pihak.

“Ter­i­ma kasih atas kehadi­ran ibu-ibu sekalian. Mohon maaf jika ada keku­ran­gan dalam penyambu­tan. Semoga silat­u­rah­mi ini terus ter­ja­ga dan ketak­waan kita semakin meningkat,” ujarnya tulus dari atas pang­gung seder­hana namun hangat.

Acara dibu­ka den­gan lan­tu­nan qasi­dah mawalan oleh para ibu-ibu Dusun Menan­ti Kasih yang mam­pu meng­gu­gah hati sia­pa pun yang menden­gar. Kemu­di­an dilan­jutkan pem­ba­caan Surah Al-Waqi’ah yang mer­du dan penuh peng­hay­atan oleh putri bung­su dari Ustaz Endang Khaidir, seo­lah men­ja­di pen­gan­tar spir­i­tu­al bagi jalan­nya acara.

  Ayah di Usia 50: Kisah Haru tentang Harapan dan Keajaiban Hidup

Pun­cak kekhusyukan hadir saat KH. Endang Zainal Khaidir memimpin muna­jat dan istighosah. Beli­au, selaku pem­bi­na Majelis Hus­nul Hotimah, dike­nal luas seba­gai ula­ma kharis­matik yang selalu menyam­paikan pesan-pesan keikhlasan dan keteguhan dalam bera­mal. Dalam tausiyah­nya, KH. Endang menyam­paikan pesan penuh moti­vasi:

“Terus­lah jalin keber­samaan melalui majelis ini. Dalam per­juan­gan, pasti ada ujian, tetapi teta­plah ikhlas. Insya Allah, kita akan berkumpul di sur­ga-Nya, seba­gaimana kita berkumpul hari ini,” katanya den­gan suara teduh dan penuh keyak­i­nan.

Momen­tum pem­ba­gian san­tu­nan pun men­ja­di titik yang san­gat meng­harukan. Sebanyak 70 anak yatim mener­i­ma bingk­isan kasih sayang beru­pa paket per­lengka­pan dan kebu­tuhan pokok. Semen­tara itu, puluhan kaum dhuafa juga tersenyum baha­gia mener­i­ma sem­bako yang berasal dari sum­ban­gan jamaah, para der­mawan, dan dukun­gan Baz­nas Kabu­pat­en Pesawaran.

  WePlay Hadirkan Pengalaman Game Sosial Interaktif yang Makin Seru untuk Generasi Muda

Acara ini seakan mene­gaskan bah­wa berba­gi bukan hanya tang­gung jawab, tapi juga gaya hidup spir­i­tu­al yang dap­at dijalani den­gan cin­ta dan keikhlasan. Kehangatan yang ter­cip­ta dalam pen­ga­jian ini bukan sema­ta-mata kare­na susunan acara atau jum­lah peser­ta, tetapi kare­na nilai-nilai kemanu­si­aan yang begi­tu ken­tal terasa.

Yayasan Darul Hadro Ad-Damani Khus­nul Hotimah pun semakin mem­perte­gas per­an­nya seba­gai ruang inklusif yang tidak hanya men­ja­di pusat kegiatan keaga­maan, tetapi juga motor peng­ger­ak kepedu­lian sosial di ten­gah masyarakat.

Masyarakat sek­i­tar berharap kegiatan seper­ti ini dap­at terus dilak­sanakan secara rutin, agar nilai-nilai berba­gi dan cin­ta sesama tidak hanya hidup saat Muhar­ram, tetapi men­ja­di denyut nadi kehidu­pan sehari-hari.

Di ten­gah hiruk-pikuk dunia dig­i­tal dan tren mod­ern yang ker­ap indi­vid­u­alis, pen­ga­jian dan san­tu­nan di Desa Bernung ini men­ja­di oase spir­i­tu­al yang men­gin­spi­rasi: bah­wa gaya hidup pal­ing indah adalah saat kita mam­pu berba­gi, walau hanya den­gan senyu­man dan keikhlasan. (Sufiyawan)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *