Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Ekonomi

Gubernur Riau Tegas: Truk Bertonase Besar Wajib Mutasi Plat ke BM, Netizen Pro Kontra

550
×

Gubernur Riau Tegas: Truk Bertonase Besar Wajib Mutasi Plat ke BM, Netizen Pro Kontra

Sebarkan artikel ini

Riau, SniperNew.id – Kebi­jakan Guber­nur Riau, Abdul Wahid, yang mem­inta kendaraan bertonase besar den­gan plat luar daer­ah segera melakukan mutasi plat ke BM (kode plat Riau) men­u­ai pro dan kon­tra di kalan­gan masyarakat. Perny­ataan itu dis­am­paikan melalui ung­ga­han media riauonline.co.id di media sosial, Selasa (16/9/2025), dan lang­sung memicu diskusi pan­jang di kolom komen­tar.

Dalam ung­ga­han terse­but, Guber­nur Abdul Wahid mene­gaskan agar kendaraan-kendaraan truk, fuso, hing­ga kendaraan pen­gangkut kayu den­gan plat nomor luar daer­ah segera melakukan mutasi ke Riau. Pemer­in­tah Provin­si Riau meni­lai kebi­jakan ini pent­ing agar pajak kendaraan diba­yarkan di wilayah Riau, sehing­ga bisa mem­ban­tu pem­ban­gu­nan infra­struk­tur yang rusak aki­bat lalu lin­tas kendaraan berat.

“Setu­ju den­gan Pak Guber­nur @wahid_simbar @abdulwahidriau bersikap tegas ter­hadap kendaraan-kendaraan bertonase besar den­gan plat BUKAN BM untuk segera mutasi ke Riau. Jan­gan pula berop­erasi di Riau sebabkan jalan rusak eh malah bayar pajak kendaraan bukan di Riau. Ditung­gu Tim Yustisi Bersikap Keras!!!” tulis riauonline.co.id dalam ung­ga­han terse­but.

Ung­ga­han terse­but dis­er­tai sebuah video pen­dek yang mem­per­li­hatkan Guber­nur Abdul Wahid men­ge­nakan paka­ian dinas coke­lat, menun­juk ke arah sebuah truk kon­tain­er den­gan logo perusa­haan logis­tik yang sedang berhen­ti. Sejum­lah aparat ter­li­hat men­dampin­gi guber­nur di lokasi.

  Bank Jakarta Catat Kinerja Positif di Triwulan II 2025

Langkah tegas ini lang­sung memanc­ing beragam komen­tar dari war­ganet. Beber­a­pa men­dukung penuh, namun banyak pula yang mem­berikan kri­tik dan masukan agar kebi­jakan ini tidak menim­bulkan dampak negatif.

Seo­rang war­ganet den­gan akun fabi­anovvon menulis, “Klo Lam­pung men­er­ap­kan per­at­u­ran seru­pa, ham­pir semua truk yg berop­erasi di Suma­tra ini plat­nya BE.. kare­na ham­pir semua truk yg mau ke Suma­tra lewat Lam­pung dulu.”

Komen­tar ini mengin­gatkan bah­wa kebi­jakan seru­pa jika dit­er­ap­kan di provin­si lain, seper­ti Lam­pung, bisa memicu masalah logis­tik yang lebih besar, kare­na ham­pir semua truk yang menu­ju Suma­tra harus mele­wati provin­si terse­but.

Komen­tar lain datang dari eksan.afandi, yang mengin­gatkan agar kebi­jakan terse­but dit­er­ap­kan secara bijak.

“Kalau hany lewat dan eks­pe­disi apa harus olat BM pak gub. Harus­nya yang seti­ap hari berop­era­sion­al dan perusa­haan setem­pat harus BM. Nan­ti yg anak nya kuli­ah di luar Jawa bawa mobil dari BM di suruh gan­ti plat setem­pat loooh.. bisa diantisi­pasi den­gan menarik reatribusi.. tonase berku­rang, ongkos trans­portasi mahal har­ga barang jadi mahal pula.. Cer­das & bijak lah Pak Gub. Jan­gan cari pang­gung tan­pa berfikir efek nya.”

Neti­zen lain, dkic­i­nara, jus­tru pes­imistis dan mengkri­tik poten­si penyalah­gu­naan razia. “Macam betul… Sehari razia. Nan­ti dap­at tlpn duit masuk kan­tong. Ckck­ck… Dah lah ga usah pake acara penci­traan bosku. Di Riau yg kek gt dah bnyk mainan­nya dah.”

Semen­tara itu, gus.dtia meni­lai kebi­jakan meng­gan­ti plat nomor bukan­lah solusi uta­ma, dan jus­tru bisa menyulitkan penge­mu­di.

  Curhat di Media Sosial, Warganet Soroti Ketimpangan Harga Hasil Tani: ‘Petani Susah, Pasar Untung Besar

“Seharus­nya bukan plat nomor yg di sangkut pautkan,tp kap­a­sitas keku­atan pen­gas­palan… Masak seti­ap kelu­ar provin­si plat kendaraan harus gan­ti plat sesuai daer­ah yg di lewati… Bagaimana kon­sep­nya 🤔🙄😓 Itu nan­ti para sopir capet gan­ti plat saat mele­wati daer­ah daer­ah yg di lewatinya… hadeee­hh­hh… Pak guber­nur kan bisa tanya pabrik apa,dan bisa di tin­dak lan­ju­ti den­gan pemi­lik pabrik yg bersangku­tan ..sele­sai dehhh😓”

Namun, ada juga komen­tar yang men­dukung langkah Guber­nur secara penuh, seper­ti yang dit­ulis oleh tatokhen­drikus.

“Sudah langkah Benar itu, Jika Plat Luar pulau cukup Kendara’an Ringan, atau Tonase di Bawah Rata2, Jika Kendara’an…” (komen­tar ini tam­pak ter­po­tong, tetapi menun­jukkan dukun­gan pada kebi­jakan pemer­in­tah).

Kebi­jakan ini muncul seba­gai respons atas kerusakan jalan di berba­gai wilayah Riau yang diduga diak­i­batkan lalu lin­tas kendaraan berat, seper­ti truk-truk pen­gangkut hasil indus­tri perke­bunan, kayu, hing­ga logis­tik. Pemer­in­tah Riau meni­lai, jika kendaraan terse­but mem­ba­yar pajak di luar Riau, maka daer­ah ini menang­gung keru­gian kare­na infra­struk­tur harus diper­bai­ki den­gan dana APBD, semen­tara poten­si pen­da­p­atan pajaknya lari ke provin­si lain.

Selain itu, kebi­jakan ini sejalan den­gan upaya Pemer­in­tah Provin­si Riau untuk meningkatkan Pen­da­p­atan Asli Daer­ah (PAD) dari sek­tor pajak kendaraan bermo­tor.

Sejum­lah pihak mem­peringatkan bah­wa kebi­jakan ini bisa menim­bulkan efek domi­no, teruta­ma pada biaya logis­tik dan har­ga barang. Jika pen­gusa­ha harus melakukan mutasi plat kendaraan dan mem­ba­yar pajak di Riau, maka biaya opera­sion­al perusa­haan bisa meningkat. Hal ini dikhawatirkan akan berim­bas pada kenaikan har­ga bahan pokok dan barang kon­sum­si lain­nya di pasaran.

  Bikin Es Kristal Sendiri, Tagihan Listrik Tetap Aman! Mesin Hemat Energi Ini Jadi Solusi Usaha Anda

Neti­zen seper­ti eksan.afandi menekankan pent­ingnya mem­per­tim­bangkan efek jang­ka pan­jang sebelum men­er­ap­kan kebi­jakan secara menyelu­ruh. Menu­rut­nya, ret­ribusi atau biaya jalan bisa men­ja­di solusi alter­natif tan­pa harus memak­sa semua kendaraan meng­gan­ti plat.

Penga­mat trans­portasi juga meni­lai per­lu adanya sosial­isasi yang jelas men­ge­nai kebi­jakan ini, ter­ma­suk kat­e­gori kendaraan yang diwa­jibkan mutasi, prose­dur mutasi, dan teng­gat wak­tu pen­er­a­pan­nya. Pemer­in­tah daer­ah juga dihara­p­kan berko­or­di­nasi den­gan pen­gusa­ha, asosi­asi truk, ser­ta masyarakat agar kebi­jakan ini bisa dit­er­ap­kan tan­pa menim­bulkan gejo­lak.

Tim Yustisi dise­but-sebut akan segera melakukan pen­ert­iban ter­hadap kendaraan bertonase besar berplat luar daer­ah yang berop­erasi di Riau. Namun, belum ada infor­masi res­mi men­ge­nai kapan razia akan dim­u­lai dan bagaimana mekanis­menya.

Pemer­in­tah Provin­si Riau kemu­ngk­i­nan akan men­gelu­arkan surat edaran atau per­at­u­ran guber­nur (Per­gub) seba­gai dasar hukum pelak­sanaan kebi­jakan terse­but. Den­gan dasar hukum yang kuat, dihara­p­kan kebi­jakan ini dap­at ber­jalan efek­tif dan tidak menim­bulkan kebin­gun­gan di lapan­gan.

Langkah tegas Guber­nur Riau Abdul Wahid memicu diskusi hangat di media sosial. Seba­gian masyarakat men­dukung kebi­jakan terse­but demi meningkatkan pen­da­p­atan daer­ah dan mem­per­bai­ki infra­struk­tur, namun seba­gian lain­nya mengin­gatkan poten­si dampak negatif ter­hadap biaya logis­tik dan har­ga barang.

Sosial­isasi yang lebih luas, atu­ran yang jelas, ser­ta koor­di­nasi den­gan pemangku kepentin­gan men­ja­di kun­ci agar kebi­jakan ini tidak hanya men­ja­di wacana atau penci­traan sema­ta, tetapi benar-benar mem­berikan man­faat bagi masyarakat Riau. (Abd/ahh)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *