Kupang, SniperNew.id – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat, melalui akun resmi media sosialnya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Laksamana Pertama TNI Irwan S.P. Siagian, M.Tr.Opsla., yang telah menyelesaikan masa tugasnya sebagai Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) VII Kupang, Selasa (26/08).
Pertemuan yang berlangsung di Ruang Kerja Gubernur NTT pada Selasa (26/8/2025) tersebut menjadi momen audiensi sekaligus perpisahan, mengingat Laksma TNI Irwan mendapat penugasan baru di luar wilayah NTT. Dalam kesempatan itu, Gubernur secara resmi melepas kepergian Irwan dengan penuh penghormatan atas dedikasi dan pengabdiannya selama bertugas di bumi Flobamora.
Dalam unggahan resmi akun media sosialnya, Gubernur menuliskan bahwa pertemuan ini memiliki arti penting sebagai bentuk apresiasi pemerintah daerah kepada pejabat TNI AL yang telah bekerja sama erat dengan pemerintah provinsi, khususnya dalam menjaga stabilitas keamanan laut dan mendukung berbagai program pembangunan di NTT.
“Atas nama Pemerintah NTT, saya mengucapkan terima kasih atas dedikasi Bapak selama bertugas di NTT dan selamat bertugas di tempat yang baru,” tulis Gubernur.
Ungkapan ini bukan sekadar kalimat perpisahan, melainkan juga bentuk penghormatan dari pemerintah daerah terhadap kontribusi nyata TNI AL dalam menjaga kedaulatan maritim di wilayah perbatasan yang memiliki nilai strategis bagi Indonesia.
Selama menjabat sebagai Danlantamal VII Kupang, Laksma TNI Irwan dikenal aktif membangun sinergi dengan pemerintah daerah, instansi vertikal, dan masyarakat. Berbagai upaya telah ia lakukan, mulai dari operasi pengamanan wilayah laut, pemberantasan aktivitas ilegal, hingga program sosial yang menyentuh masyarakat pesisir.
Di bawah kepemimpinannya, Lantamal VII Kupang ikut terlibat dalam upaya pengawasan perairan perbatasan yang berbatasan langsung dengan Timor Leste dan Australia Utara. Peran strategis ini menjadikan Lantamal VII sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan jalur pelayaran internasional yang melintasi Laut Sawu dan Laut Timor.
Selain itu, kepedulian terhadap masyarakat pesisir juga tampak melalui sejumlah kegiatan bakti sosial dan program kemaritiman, seperti penyuluhan nelayan, bantuan kesehatan, hingga kampanye menjaga kelestarian laut. Hal inilah yang membuat Laksma TNI Irwan mendapat apresiasi luas, tidak hanya dari kalangan militer, tetapi juga pemerintah daerah dan masyarakat umum.
Dalam foto yang dibagikan, terlihat suasana perpisahan berlangsung penuh keakraban. Gubernur NTT, mengenakan seragam dinas berwarna cokelat, berjabat tangan erat dengan Laksma TNI Irwan yang tampil dengan seragam TNI AL biru laut.
Keduanya tampak tersenyum hangat, mencerminkan hubungan kerja sama yang baik selama masa tugas Irwan di Kupang. Pada kesempatan itu, Gubernur juga memberikan kenang-kenangan berupa selendang khas NTT sebagai simbol penghormatan dan persaudaraan.
Pelepasan pejabat militer bukanlah sekadar prosesi seremonial, melainkan juga pengingat bahwa sinergi antara aparat pertahanan dan pemerintah daerah sangat penting bagi pembangunan. NTT, yang memiliki garis pantai panjang dan perairan strategis, membutuhkan kehadiran TNI AL yang kuat untuk mendukung keamanan dan kesejahteraan masyarakatnya.
Lantamal VII Kupang selama ini tidak hanya menjalankan tugas pertahanan semata, tetapi juga mendukung program-program pemerintah daerah, baik dalam bidang pariwisata bahari, keamanan transportasi laut, maupun pemberdayaan masyarakat pesisir. Dengan demikian, kehadiran Danlantamal yang berdedikasi seperti Laksma TNI Irwan jelas memberikan dampak positif.
Ucapan terima kasih dan doa restu yang disampaikan Gubernur mewakili suara masyarakat NTT yang merasakan manfaat dari kerja keras Danlantamal VII Kupang. Beberapa tokoh masyarakat turut menilai bahwa sosok Laksma TNI Irwan dikenal dekat dengan rakyat, terbuka dengan pemerintah daerah, serta tegas dalam menjalankan tugas pokoknya.
Meski kini ia harus bertugas di tempat yang baru, jejak pengabdian yang ditinggalkan akan selalu dikenang sebagai bagian dari sejarah pembangunan keamanan maritim NTT.
Tugas baru yang menanti Laksma TNI Irwan di luar NTT tentu membawa tantangan berbeda. Namun, dengan pengalaman panjang di Kupang yang merupakan wilayah strategis sekaligus rawan konflik laut, diyakini Irwan akan mampu melaksanakan amanah barunya dengan baik.
Gubernur pun menyampaikan doa agar keberhasilan yang sama juga dapat dicapai di tempat penugasan selanjutnya.
Pemerintah Provinsi NTT berharap agar pengganti Laksma TNI Irwan kelak dapat melanjutkan tradisi sinergi positif yang sudah terjalin. Dengan potensi kemaritiman yang besar, NTT membutuhkan dukungan penuh dari TNI AL dalam mengawal keamanan sekaligus mendukung visi pemerintah menjadikan laut sebagai sumber kesejahteraan rakyat.
Selain menjaga perbatasan, tantangan lain yang harus dihadapi Lantamal VII Kupang di masa depan antara lain adalah penanggulangan pencurian ikan, penyelundupan, perdagangan manusia, hingga perlindungan ekosistem laut. Semua itu hanya dapat dicapai jika ada kerja sama erat antara aparat militer, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Momen pemberian selendang khas NTT kepada Laksma TNI Irwan bukan sekadar simbol pelepasan, melainkan juga wujud persaudaraan dan penghormatan budaya. Di NTT, pemberian kain atau selendang adat memiliki makna mendalam sebagai tanda penghargaan, doa keselamatan, sekaligus ikatan emosional yang tidak terputus meski terpisah jarak.
Hal ini menunjukkan bagaimana pemerintah daerah tidak hanya melepas seorang pejabat, tetapi juga menghormati sosok sahabat yang telah menjadi bagian dari keluarga besar masyarakat NTT.
Acara audiensi dan perpisahan antara Gubernur NTT dan Laksma TNI Irwan S.P. Siagian menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan TNI merupakan kunci penting dalam menjaga stabilitas serta mendukung pembangunan.
Dengan penuh penghormatan, Gubernur dan masyarakat NTT melepas kepergian Irwan menuju tugas barunya, seraya menitipkan doa agar selalu diberikan kesuksesan dan keselamatan dalam pengabdian kepada bangsa dan negara.
“Terima kasih atas dedikasi Bapak selama bertugas di NTT dan selamat bertugas di tempat yang baru,” pesan Gubernur menutup pertemuan penuh keakraban tersebut. (Ahm).













