Jakarta, SniperNew.id — Rabu 2 Juli 2025 — Google kembali mengguncang dunia teknologi dengan pengumuman fitur kecerdasan buatan (AI) terbaru untuk sistem operasi Android. Fitur ini diumumkan secara resmi dalam acara “Google AI Forward” yang digelar di Mountain View, California, pada Selasa malam waktu setempat, dan langsung menjadi trending topic di berbagai platform sosial media, termasuk X (dulu Twitter) dan Reddit.
Fitur terbaru bernama “LiveSmart AI” ini memungkinkan ponsel Android generasi baru untuk memproses perintah suara dan gambar secara real-time tanpa perlu koneksi internet. Dengan teknologi ini, pengguna bisa mengedit foto, menerjemahkan dokumen, hingga menjawab pertanyaan kompleks hanya dengan percakapan alami — mirip seperti yang dilakukan ChatGPT, namun langsung dari perangkat.
Dalam presentasinya, CEO Google Sundar Pichai menekankan bahwa inovasi ini merupakan langkah besar menuju era “AI Native OS”, di mana AI menjadi bagian inti dari sistem operasi, bukan sekadar tambahan aplikasi.
“Android ke depan bukan hanya sistem operasi, tapi asisten pribadi digital yang intuitif, cerdas, dan responsif — bahkan saat offline,” kata Sundar Pichai.
Fitur ini akan tersedia pertama kali di perangkat Google Pixel 9 dan beberapa flagship dari Samsung serta OnePlus yang mendukung Tensor Core generasi terbaru.
Analis teknologi menilai langkah Google ini sebagai respons langsung terhadap integrasi AI milik Apple di iOS 19 dan Samsung Galaxy AI. Dengan pendekatan edge-AI, Google berupaya memberikan kecepatan dan privasi yang lebih baik dibandingkan pesaingnya.
Pengguna internet di Indonesia juga turut meramaikan perbincangan. Tagar #AndroidAI dan #GooglePixel9 menjadi trending di X Indonesia. Banyak netizen menyambut antusias fitur baru ini, terutama karena kemampuannya bekerja tanpa koneksi data — cocok untuk daerah dengan jaringan lemah.
Fitur ini diperkirakan akan dirilis secara publik pada akhir Agustus 2025, bersamaan dengan peluncuran Android 15.
Dengan inovasi ini, Google tampaknya siap mengubah cara kita menggunakan ponsel, sekaligus memanaskan persaingan AI mobile global di tahun-tahun mendatang. (Red)














