Sergai.Snipernew.id Gedung UPT PSC (Unit Pelaksana Teknis Pusat Pelayanan Keselamatan Terpadu) 199 yang berdiri di Dusun XIV Desa Suka Dame Kecamatan Sei Bamban,Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara (Sumut), terlihat sangat kumuh ditandai dengan banyaknya rumput tumbuh menjulang tinggi di halaman depan gedung tersebut. Kantornya juga terlihat jarang sekali terbuka dan bahkan pintunya masih terkunci dengan rapat dililit rantai besi dan bergembok. Dipintu tersebut juga terlihat poster Kadis Kesehatan Sergai yang lama Selamat Hartono SKM,MKM.
Saat di lokasi gedung UPT PSC 119 melihat melalui pintu kaca didalam terlihat tumpukan buku yang tidak tersusun rapih terkesan seperti barang tak terpakai,gedung bangunan terlihat retak parah
“Tertutupnya kantor tersebut setiap hari jelas menimbulkan tanda tanya besar bagi masyarakat di Kabupaten Serdang Bedagai khususnya masyarakat Desa Suka Dame, ada apa dengan pembangunan Kantor UPT PSC 199 tersebut sehingga harus dibangun dan selanjutnya dibiarkan terlantar begitu saja hingga kumuh.”ungkapan tersebut disampaikan Herman seorang warga Sergai dengan nada heran di Desa Firdaus,Kecamatan Sei Rampah, Rabu (5/2/2025).
Ia menyayangkan Kantor Pelayanan Kesehatan yang dibangun dengan uang rakyat tersebut dibiarkan sampai kumuh dan seperti tidak ada gunanya lagi. Pemandangan kumuh itu dapat dilihat oleh semua pengendara kendaraan dan penumpang, sebab gedung tersebut berdiri persis dekat Jalan lintas Sumatera (Jalinsum), jadi semua orang melintas bisa melihatnya.
Jelaslah kata Heramn, pemandangan itu tidak enak dilihat mata, dengan penampilan warna cet yang sudah pudar dan sudah saatnya diganti. Gedung itu menimbulkan kesan pelayanan kesehatan di Sergai ini memperhatinkan. Pemkab Sergai dalam hal ini Dinas Kesehatan Sergai bisa saja dinilai tidak peduli dengan kebersihan lingkungan Kantor Pelayanan Kesehatan.
Akibat kumuh itu dibiarkan, Gedung Puskesmas Pembantu (Pustu) Desa Suka Dame yang berdampingan berdiri turut terlihat jorok juga. Walaupun Gedung Pustu itu hanya cet Kuning Hijau gedung itu yang sudah pudar, ditambah asbes yang bolong dan tidak adanya daun jendela. Dinding gedung Pustu juga terlihat sudah retak sana sini. Jadi, kumuhnya kantor UPT PSC 119 itu mempengaruhi keberadaan Pustu tersebut.
Alhasil, Pustu itu jadi kerlihat kumuh meskipun bahan bangunannya sudah banyak mesti diganti. Diharapkan Pemkab Sergai lebih memperhatikan kebersihan lingkungan Kantor Pelayanan Kesehatan.Harap Herman dengan nada tersenyum.
Kadis Kesehatan Serdang Bedagai dr. Yohnly Boelian Dachban yang diminta penjelasan terkait Gedung UPS PSR 119 dan Pustu Desa Suka Dame tampak kumuh dan tidak terawat dan apakah Kantor UPT PSR 199 tidak difungsikan lagi, lewat WhatsApp, Rabu (5/3/2025) sekira pukul 12.27 WIB, Yohnly hanya “membisu” tanpa ada jawaban.(Tim)



















