Aceh, SniperNew.id –Para penyintas bencana di Aceh harus menempuh perjalanan darat penuh risiko demi kembali bertemu keluarga. Berdasarkan unggahan akun Threads teukud4ni, perjalanan darat dari Bener Meriah menuju Kota Lhokseumawe, Aceh Utara, sejauh sekitar 80 kilometer, harus ditempuh selama 4 hari 3 malam, Rabu (3/12/2025).
Jalur tersebut terpaksa dilalui dengan berjalan kaki karena kondisi medan yang terputus akibat longsor dan hujan lebat. Dalam unggahan itu terlihat para penyintas membawa perlengkapan seadanya, berjalan melalui jalur berbatu dan licin, serta menginap di titik-titik yang dianggap aman.
Perjalanan panjang tersebut dilakukan karena komunikasi dengan keluarga terputus sejak bencana terjadi. Para penyintas memilih tetap melanjutkan perjalanan, meski diselimuti rasa cemas akan longsor susulan dan kondisi cuaca ekstrem.
Unggahan teukud4ni juga menampilkan rekaman video yang memperlihatkan situasi medan:
Para penyintas berjalan di jalan tanah berlumpur dengan tas besar yang dipenuhi bekal air mineral.
Kondisi jalan rusak parah, berlubang, serta dikelilingi material longsor.
Aliran air dan bebatuan besar tampak memenuhi jalur sehingga kendaraan tidak dapat melintas.
Perjalanan berat tersebut menjadi satu-satunya cara bagi mereka untuk memastikan keselamatan keluarga, sekaligus kembali dari wilayah terdampak bencana yang sama.
Penulis Iskandar












